MerahPutih.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan serangan terhadap target Hizbullah di pinggiran kota Beirut.
Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa gerakan Lebanon dan Israel telah menyetujui gencatan senjata.
Gerakan Hizbullah Lebanon siap mematuhi gencatan senjata jika Israel berhenti menyerang seluruh wilayah Lebanon.
Baca juga:
Mahmoud Qamati, anggota pimpinan politik kelompok tersebut mengatakan, pihaknya memberi tahu semua pihak terkait bahwa kami telah membatalkan formula pertukaran antara wilayah pinggiran selatan Beirut dengan permukiman utara.
Qamati melanjutkan bahwa pihaknya telah menyepakati gencatan senjata yang nyata serta komprehensif, dan siap berkomitmen terhadap hal itu.
Hizbullah menolak "garis kuning" di Lebanon selatan demi membebaskan seluruh wilayahnya.
Ia pun bersumpah menyerang target lebih dalam di Israel jika musuh terus melanjutkan agresi dan membombardir pinggiran Beirut.

