>“Lempeng Laut Filipina yang berada di sisi timur berbenturan dengan lempeng Laut Eurasia yang berada di sisi barat. Titik benturan kedua lempeng besar ini terjadi di Laut Maluku, sehingga menyebabkan gempa yang terasa begitu kuat di daerah sekitarnya. Subduksi ganda ini menghasilkan tekanan antara timur dan barat dengan laju 4 cm per ton," papar Syamsul.Menurutnya gempa tersebut, merupakan gempa dengan tipe sesar (rekahan) naik atau thrust fault. Dampak yang terjadi sangat kuat di titik pusat gempa, yaitu di Laut Maluku.
Kedua lempeng tersebut akan terus bergoyang hingga menemukan kestabilan kembali. Itulah mengapa selalu ada rentetan gempa pasca terjadi benturan antar lempeng. (MSK)
2. Hindari tangga jalan atau lift. Pergunakanlah tangga biasa.
3. Periksakan diri Anda, apakah ada yang terluka. Segera ke P3K
4. Mintalah pertolongan jika Anda terluka parah, segera hubungi Rumah Sakit atau ambulance.
5. Periksalah segala hal yang membahayakan, seperti listrik, gas, dan lain sebagainya.