Inilah Penyebab Gempa Halmahera Barat dan Maluku Utara

Fadhli Fadhli - Sabtu, 15 November 2014
Inilah Penyebab Gempa Halmahera Barat dan Maluku Utara

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih News- Gempa yang terjadi 7,3 SR terjadi akibat adanya subduksi (penekukan) ganda, antara lempeng laut Fhilipina dan lempeng laut Eurasia. Inilah yang dikatakan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syamsul Ma'arif.

“Lempeng Laut Filipina yang berada di sisi timur berbenturan dengan lempeng Laut Eurasia yang berada di sisi barat. Titik benturan kedua lempeng besar ini terjadi di Laut Maluku, sehingga menyebabkan gempa yang terasa begitu kuat di daerah sekitarnya. Subduksi ganda ini menghasilkan tekanan antara timur dan barat dengan laju 4 cm per ton," papar Syamsul.

Menurutnya gempa tersebut, merupakan gempa dengan tipe sesar (rekahan) naik atau thrust fault. Dampak yang terjadi sangat kuat di titik pusat gempa, yaitu di Laut Maluku.
Kedua lempeng tersebut akan terus bergoyang hingga menemukan kestabilan kembali. Itulah mengapa selalu ada rentetan gempa pasca terjadi benturan antar lempeng. (MSK)

Tips Setelah Gempa Terjadi

Jika anda berada di dalam gedung atau ruangan, lakukan lah hal berikut:

1. Keluarlah dari gedung tersebut dengan tertib.
2. Hindari tangga jalan atau lift. Pergunakanlah tangga biasa.
3. Periksakan diri Anda, apakah ada yang terluka. Segera ke P3K
4. Mintalah pertolongan jika Anda terluka parah, segera hubungi Rumah Sakit atau ambulance.
5. Periksalah segala hal yang membahayakan, seperti listrik, gas, dan lain sebagainya.

Ingat, jangan mendekati atau pun masuk ke dalam bangunan yang telah rusak terkena gempa, karena suatu waktu akan runtuh. Simaklah informasi tentang gempa, apakah ada gempa susulan berikutnya. (Abdi-Redaktur)

#Berita #Gempa #Nasional
Bagikan
Ditulis Oleh

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.

Berita Terkait

Indonesia
Gempa Magnitudo 4,3 Terjadi di Anyer Banten
BMKG informasikan gempa ini bersifat sementara dan dapat berubah seiring dengan kelengkapan data.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Januari 2026
Gempa Magnitudo 4,3 Terjadi di Anyer Banten
Indonesia
Listrik di Talaud Kembali Menyala Usai Digoyang Gempa Dahsyat Magnitudo 7,1
Pusat gempa sendiri berada di laut dengan kedalaman 17 kilometer
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Januari 2026
Listrik di Talaud Kembali Menyala Usai Digoyang Gempa Dahsyat Magnitudo 7,1
Dunia
14 Gempa Susulan Hantam Prefektur Aomori Jepang, Peringatan Tsunami Sudah Dicabut
Prefektur Aomori bagian utara Jepang kembali dilanda 14 gempa susulan dengan kekuatan 3,6-6,4 magnitudo
Wisnu Cipto - Selasa, 09 Desember 2025
14 Gempa Susulan Hantam Prefektur Aomori Jepang, Peringatan Tsunami Sudah Dicabut
Indonesia
Jangan Panik, Gempa 5,4 yang terjadi di Simeulue Tidak Berpotensi Tsunami
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 09 Desember 2025
Jangan Panik, Gempa 5,4 yang terjadi di Simeulue Tidak Berpotensi Tsunami
Dunia
Gempa Magnitude 7,6 Guncang Wilayah Timur Laut Jepang, 7 Orang Terluka dan 90 Ribu Penduduk Dievakuasi
Pemerintah Jepang telah membentuk kantor respons di pusat manajemen krisis perdana menteri dan mengadakan rapat tim darurat.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Desember 2025
 Gempa Magnitude 7,6 Guncang Wilayah Timur Laut Jepang, 7 Orang Terluka dan 90 Ribu Penduduk Dievakuasi
Indonesia
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Nias Selatan, Dipicu Aktivitas Subduksi Lempeng
Gempa M 5,0 Nias Selatan: Dipicu Subduksi, Tidak Berpotensi Tsunami
Angga Yudha Pratama - Selasa, 02 Desember 2025
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Nias Selatan, Dipicu Aktivitas Subduksi Lempeng
Indonesia
Gempa Tektonik Magnitudo 6 di Laut Banda, Tidak Ada Ancaman Tsunami
Hasil pemodelan BMKG menegaskan gempa ini tidak berpotensi tsunami, dan hingga pukul 16.20 WIT tidak terdeteksi aktivitas gempa susulan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 20 November 2025
Gempa Tektonik Magnitudo 6 di Laut Banda, Tidak Ada Ancaman Tsunami
Indonesia
Kamis Pagi, 59 Gempa Hantam Semeru dalam 6 Jam Pasca-Erupsi
Gunung Semeru tercatat mengalami total 59 gempa dalam enam jam terakhir pada Kamis (20/11) pukul 00.00–06.00 WIB
Wisnu Cipto - Kamis, 20 November 2025
Kamis Pagi, 59 Gempa Hantam Semeru dalam 6 Jam Pasca-Erupsi
Indonesia
Satu Rumah Sakit dan Bandara Terdampak Gempa di Kota Tarakan
BNPB menyatakan gempa bumi ini menyebabkan beberapa bangunan mengalami kerusakan ringan hingga sedang.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 05 November 2025
Satu Rumah Sakit dan Bandara Terdampak Gempa di Kota Tarakan
Indonesia
Gempa M 6,5 di Leeward Islands, BMKG Ungkap Ada Pergerakan Lempeng Karibia dan Amerika Utara
BMKG melaporkan belum ada aktivitas gempa susulan (aftershock) yang terdeteksi di sekitar sumber gempa.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Oktober 2025
Gempa M 6,5 di Leeward Islands, BMKG Ungkap Ada Pergerakan Lempeng Karibia dan Amerika Utara
Bagikan