Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Ini Alasan Megawati Minta Indonesia Belajar dari Jepang Hadapi Bencana

Angga Yudha Pratama - Selasa, 07 Januari 2020

MerahPutih.com - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri berharap Indonesia bisa meniru cara Pemerintah serta warga Jepang dalam menghadapi bencana.

Sebab mirip seperti Jepang, Indonesia juga merupakan negara yang berpotensi mengalami berbagai bencana alam seperti banjir, tsunami, hingga gempa bumi. Bedanya, menurut Megawati, tingkat kewaspadaan warga negara Jepang sudah sangat kuat.

Baca Juga:

Anggaran Pertahanan Indonesia Paling Rendah di ASEAN, Prabowo Tetap Percaya Diri

"Itu yang seharusnya perlu dicontoh ya," kata Megawati saat berbincang dengan wartawan di sela rangkaian aktivitasnya jelang acara penganugerahan gelar doktor kehormatan dari Soka Unversity di Tokyo, Selasa (9/1).

Megawati yang akan menerima penghargaan itu pada Rabu (8/1) besok menjelaskan tentu saja cara untuk meningkatkan kewaspadaan itu harus dipikirkan. Dirinya sendiri sudah memulai itu lewat pembentukan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) saat menjadi wakil presiden dan lalu presiden RI kelima.

"Sekarang sudah ada, kenapa rakyat tidak diedukasi, disosialisasi?," katanya.

Ketua Dewan BPIP Megawati Soekarnoputri memberikan pidato saat Presidential Lecture Internalisasi di Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/12). ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/ama.
Ketua Dewan BPIP Megawati Soekarnoputri memberikan pidato saat Presidential Lecture Internalisasi di Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/12). ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/ama.

Megawati berjanji, sebagai ketua dewan pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), akan lebih masif lagi mendorong agar pendidikan sadar bencana digalakkan seperti di Jepang. Di negeri dengan ikon Gunung Fuji itu, bahkan anak-anak dari umur TK saja sudah diajari menghadapi bahaya bila gempa terjadi.

Menurut Megawati, menyelamatkan diri dan sesama dari bencana alam adalah salah satu perwujudan nilai kemanusiaan. Maka upaya untuk mengedukasi agar bisa menolong diri sendiri maupun orang lain adalah sesuatu yang wajib dilaksanakan.

Baca Juga:

Cerita Megawati Selamatkan Prabowo ketika Tanpa Kewarganegaraan

Dia pun bercerita tentang salah satu pengalamannya mengalami guncangan gempa di Jepang. Saat itu, dirinya dan keluarga yang mendampingi sudah hendak lari keluar dari sebuah restoran tempat mereka makan. Namun hal itu justru dilarang oleh warga Jepang yang menemani mereka makan.

"Teman saya yang orang Jepang bilang tidak usah lari. Nanti diberitahu kapan kita mesti lari. Jadi ada alarm. Kalau alarm bunyi artinya mesti waspada. Alarm kedua kita harus keluar. Jadi begitu. Itu masih berjalan terus cara memberikan warning. Jadi early warning sistemnya bagus. Dibandingkan kita, aduh.. bukan lemah, tapi tidak ada," ungkap Megawati. (Pon)

Baca Artikel Asli