Megawati Langsung Terbang dari Manado Hadiri Pemakaman Haru Guruh Soekarnoputra

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Megawati Langsung Terbang dari Manado Hadiri Pemakaman Haru Guruh Soekarnoputra

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri (MP/Ponco)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Kabar duka mendalam datang dari panggung seni dan politik Indonesia menyusul wafatnya putra bungsu Sang Proklamator, di mana Guruh Soekarnoputra meninggal dunia pada Sabtu (26pagi di usia 73 tahun.

Sang kakak, Megawati Soekarnoputri, dikabarkan langsung bergegas terbang dari Manado demi menghadiri prosesi pemakaman di TPU Karet Bivak, Jakarta. Kepergian sang maestro pencipta lagu legendaris ini tentu meninggalkan rasa kehilangan yang luar biasa bagi keluarga besar dan seluruh pencinta seni Tanah Air.

Baca juga:

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya

Berita mengenai wafatnya Guruh Soekarnoputra memang cukup mengejutkan banyak pihak, mengingat dedikasinya sebagai tokoh seni Indonesia seolah tidak pernah padam oleh usia.

Sebelum dikebumikan di TPU Karet Bivak, jenazah sempat disemayamkan di rumah duka dan baru diberangkatkan setelah kehadiran Megawati yang memang sangat ditunggu oleh pihak keluarga.

Sebagai seorang figur lintas generasi, profil Guruh Soekarnoputra akan selalu melekat dengan karya-karya ikoniknya bersama GSP Production dan Swara Mahardhika yang sukses mengharumkan nama bangsa.

Megawati Hadiri Pemakaman Langsung dari Manado

Guruh

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan, rombongan keluarga memang sengaja menahan sebentar keberangkatan jenazah demi menunggu kedatangan Megawati. Presiden Ke-5 RI tersebut akhirnya tiba di lokasi persemayaman sekitar pukul 12.00 WIB usai menempuh perjalanan jauh dari Sulawesi Utara.

Karena memang keluarga yang ditunggu itu Bu Mega. Beliau baru dari Sulut,

ungkap Pramono.

Tak lama setelah kehadiran sang kakak, tepatnya sekitar jam satu siang, iring-iringan mobil jenazah beserta para pelayat pun perlahan bertolak menuju tempat peristirahatan terakhir.

Semangat Seni Sang Maestro di Detik-Detik Terakhir

Meski kondisi fisiknya belakangan terus menurun akibat sakit, nyala api nasionalisme dan kecintaan Guruh pada dunia kesenian rupanya nggak pernah redup. Pramono menceritakan betapa antusiasnya adik Megawati ini untuk kembali membangkitkan Gencar Semarak Perkasa Production (GSP).

Hebatnya lagi, di sisa waktunya, Guruh masih sibuk berkolaborasi dengan seniman lain untuk merancang sebuah pertunjukan seni monolog. Sayangnya, takdir berkata lain dan rencana itu harus tertunda.

Tapi karena kondisi kesehatannya menurun, sutradaranya digantikan, tidak jadi Mas Guruh. Jadi saya cukup intensif berinteraksi dengan beliau,

jelas Pramono mengenang momen kebersamaannya.

Mengenang Jejak Karya dan Profil Guruh Soekarnoputra

Buat kamu yang mungkin belum terlalu familiar dengan perjalanan hidupnya, pria kelahiran Jakarta, 13 Januari 1953 ini menghembuskan napas terakhirnya di RS MRCCC Siloam Semanggi pada pukul 04.16 WIB.

Bukan cuma politikus kawakan yang duduk di kursi DPR RI selama puluhan tahun (1992-1997 dan 1999-2024), Guruh juga seorang seniman tulen sejak usia dini.

Baca juga:

Guruh Soekarno Mengingat Kembali Perkenalannya dengan Musik Lenso

Bakat tarinya yang luar biasa membawanya mendirikan Swara Mahardhika. Ia juga merambah kancah musik dengan membentuk Guruh Gipsy dan Gank Pegangsaan bareng musisi legendaris seperti Keenan Nasution, Abadi Soesman, hingga Chrisye.

Salah satu mahakaryanya yang paling magis dan bakal terus kita ingat tentu saja lagu "Kala Sang Surya Tenggelam". Selamat jalan, Mas Guruh. Karya-karyamu akan selalu hidup dan abadi!

#Guruh Sukarno Putra #Megawati Soekarnoputri #Berduka #Kabar Duka
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Mengenang Kepergian Guruh Soekarnoputra, Seniman Legendaris yang Dibalut Kain Favorit Fatmawati
Kabar duka menyelimuti Indonesia. Guruh Soekarnoputra meninggal dunia hari ini di usia 73 tahun. Simak detail pemakaman dan pesan terakhir almarhum di sini.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Mengenang Kepergian Guruh Soekarnoputra, Seniman Legendaris yang Dibalut Kain Favorit Fatmawati
Indonesia
Megawati Langsung Terbang dari Manado Hadiri Pemakaman Haru Guruh Soekarnoputra
Kabar duka menyelimuti Tanah Air atas meninggalnya Guruh Soekarnoputra. Simak momen haru saat Megawati hadir langsung ke TPU Karet Bivak dan kenangan terakhir sang maestro seni.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Megawati Langsung Terbang dari Manado Hadiri Pemakaman Haru Guruh Soekarnoputra
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Anak Pertama Mantan Kapolri Jenderal Hoegenf Meninggal Dunia
Ia merupakan sahabat Megawati Soekarnoputri, mantan presiden sekaligus putri mantan Presiden Soekarno, karena sama-sama bersekolah di Perguruan Cikini.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Anak Pertama Mantan Kapolri Jenderal Hoegenf Meninggal Dunia
Indonesia
Soroti Pengerukan Tambang, Megawati Tekankan Pentingnya Pola Pembangunan Semesta Berencana
Megawati menegaskan kekayaan mineral dan hutan di darat maupun laut semestinya dikelola untuk kemakmuran rakyat banyak
Angga Yudha Pratama - Senin, 17 Agustus 2026
Soroti Pengerukan Tambang, Megawati Tekankan Pentingnya Pola Pembangunan Semesta Berencana
Fashion
Miss Earth Indonesia 2025 Putri Andriani Meninggal di Hari Ultah ke-26
Putri Andriani Juficha, Runner-up Miss Grand Indonesia 2025 sekaligus Miss Earth 2025, meninggal dunia di usia 26 tahun. Kabar duka diumumkan resmi oleh Miss Grand Indonesia.
Wisnu Cipto - Minggu, 16 Agustus 2026
Miss Earth Indonesia 2025 Putri Andriani Meninggal di Hari Ultah ke-26
Indonesia
Megawati Absen, Puan Hadir Mewakili di Sidang Tahunan DPR 2026 di Senayan
Absennya Megawati itu diumumkan Ketua MPR Ahmad Muzani saat menyapa para tamu undangan Sidang Tahunan MPR, DPR, DPD 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
Megawati Absen, Puan Hadir Mewakili di Sidang Tahunan DPR 2026 di Senayan
Indonesia
Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026, Jokowi Dipastikan Hadir
Megawati dan SBY absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026. Namun, Jokowi dipastikan hadir dalam sidang tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 14 Agustus 2026
Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026, Jokowi Dipastikan Hadir
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Bagikan