Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

IHSG Perkasa ke 5.912 Berkat Borongan IPO, Pasar Saham Menolak Tumbang

Angga Yudha Pratama - Kamis, 09 Juli 2026

Merahputih.com - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup sesi perdagangan Kamis (9/7) sore dengan senyum merekah.

Baca juga:

IHSG Hari Ini Ambles Nyaris Dua Persen Terbebani Sentimen Dow Jones, Investor Asing Mulai Angkat Koper?

Penutupan pasar menunjukkan peningkatan 39,07 poin atau 0,67 persen menuju level 5.912,44. Gerak positif ini searah indeks saham unggulan LQ45, naik 4,49 poin atau 0,77 persen ke posisi 587,37.

Bursa kawasan Asia bergerak variatif di tengah konflik kembali memanas di Timur Tengah, militer Amerika Serikat mengonfirmasi serangan terhadap Iran,

ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus.

Banjir Emiten Baru Pengumpul Dana Raksasa

Maraknya aksi Initial Public Offering (IPO) sepanjang pekan menjadi motor utama penggerak zona hijau bursa domestik.

Enam perusahaan sukses merealisasikan pencatatan saham perdana guna menyerap likuiditas pasar modal dalam jumlah besar.

Berikut rincian data transaksi, kinerja sektor, serta indikator makro ekonomi domestik:

Sentimen Suku Bunga dan Geopolitik Global

Ketahanan ekonomi nasional memberi suntikan kepercayaan diri tinggi bagi pelaku pasar lokal menghadapi ketidakpastian dunia. Proyeksi pertumbuhan stabil mencerminkan kondisi target realistis saat perekonomian global mengalami perlambatan.

“Proyeksi tersebut menunjukkan kondisi target realistis kondisi global mengalami perlambatan pertumbuhan ekonomi,” tutur Nico.

Ancaman pembalasan skala besar militer Iran terhadap pangkalan Amerika Serikat memicu lonjakan harga minyak dunia, memicu kecemasan inflasi tinggi.

Baca juga:

IHSG Hari Ini Siap Tembus Level 6.000, Dua Saham IPO Sukses Cetak ARA Saat Investor Asyik Nonton Piala Dunia

Di sisi lain, risalah internal bank sentral Amerika Serikat (The Fed) menunjukkan perbedaan pandangan mengenai kenaikan suku bunga acuan. Investor global kini menanti rilis data klaim pengangguran mingguan terbaru serta data penjualan rumah guna membaca arah kebijakan ekonomi mendatang.

“Pasar terus memperkirakan setidaknya satu kenaikan suku bunga The Fed pada akhir tahun,” ungkap Nico.

Penguatan juga melanda mayoritas bursa regional Asia sore ini. Indeks Nikkei Tokyo naik 1,55 persen ke level 67.856,56, indeks Shanghai menguat 1,65 persen ke 4.036,59, indeks Strait Times Singapura menanjak 1,20 persen ke 5.433,88. Sebaliknya, indeks Hang Seng Hong Kong justru melemah 0,70 persen menuju posisi 24.030,18.

Baca Artikel Asli