MerahPutih.com - Polri dikabarkan mempekerjakan ribuan narapidana untuk memasak Makan Bergizi Gratis (MBG). Disebutkan, program ini dilakukan untuk mengurangi pengeluaran biaya di internal lembaga.
Informasi ini diunggah akun Facebook “Siantar Nexspart”. Berikut narasinya:
“1.000 Narapidana dipekerjakan untuk masak MBG, Jika ada yang keracunan jangan lapor Polisi, itu konyol”
Kapolri menegaskan "Kesatuannya menugaskan 1.000 Nara pidana untuk bekerja memasak makanan MBG.
Kegiatan ini guna memberikan nilai bagi kepolisian untuk mengurangi biaya kariawan.
Untuk masalah keracunan di himbau jangan pernah lapor ke polisi itu sama saja Konyol karena Ribuan dapur MBG dikelolah oleh kapolri.
Baca juga:
FAKTA
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Polri pekerjakan ribuan narapidana untuk memasak di dapur MBG” ke mesin pencarian Google.
Hasil penelusuran menemukan fakta, 11 narapidana dipekerjakan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Babakan di Tangerang untuk mencuci ompreng, bukan memasak. Narapidana yang dipekerjakan telah melalui serangkaian seleksi ketat dari kepolisian maupun dari SPPG.
Sejauh penelusuran, tidak ditemukan laporan resmi maupun pemberitaan kredibel yang menyebut Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melibatkan ribuan narapidana sebagai juru masak di dapur SPPG.
Baca juga:
BGN Buka Suara soal Ratusan Dapur MBG di Jakarta Belum Kantongi Sertifikat Kebersihan
KESIMPULAN
Jadi, unggahan berisi narasi “Polri pekerjakan ribuan narapidana untuk memasak di dapur MBG” itu merupakan konten palsu. (Knu)