MerahPutih.com - Otoritas Kolombia mengumumkan jumlah korban tewas akibat kecelakaan pesawat angkut militer Hercules C-130 di kawasan Putumayo, pada Senin (23/3) lalu meningkat menjadi 66 orang.
Laporan terbaru dari Caracol dikutip Antara, Rabu (25/3), menyebutkan angka korban tewas tersebut naik dari sebelumnya 48 korban jiwa yang dilaporkan.
Baca juga:
Pesawat C-130B Retroff Hercules Era Soekarno Berhenti Beroperasi, Begini Kiprahnya
Korban Tewas Tentara dan Polisi
Dari total korban tewas, 58 di antaranya merupakan personel Angkatan Darat Nasional, enam dari Angkatan Dirgantara Kolombia, dan dua dari Kepolisian Nasional.
Berdasarkan laporan resmi, terdapat 128 personel militer di dalam pesawat nahas itu, bukan 125 seperti yang dilaporkan sebelumnya.
Baca juga:
Hercules C-130 Jatuh di Kolombia, 66 Polisi dan Tentara Gugur
Investigasi Penyebab Kecelakaan Masih Berlangsung
Pesawat C-130 tersebut jatuh tak lama setelah lepas landas di dekat Puerto Leguizamo, Putumayo, pada Senin (23/3). Hingga kini, penyebab kecelakaan belum diketahui dan penyelidikan masih terus berlangsung.
Angkatan Dirgantara Kolombia menyampaikan belasungkawa mendalam atas tragedi ini. Sementara itu, pihak kepolisian menegaskan proses identifikasi korban masih berlangsung.
Baca juga:
Setelah Maduro, Donald Trump Incar Gulingkan Presiden Kolombia Gustavo Petro
Sejarah Pesawat Hercules C-130
Pesawat Hercules C-130 dikenal sebagai salah satu pesawat angkut militer paling andal di dunia, digunakan oleh banyak negara untuk misi logistik, transportasi pasukan, hingga operasi kemanusiaan. Meski memiliki reputasi kuat, beberapa insiden kecelakaan pernah terjadi, termasuk di Kolombia, yang menambah catatan kelam bagi armada ini. (*)