Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita

Golkar Siap Ajukan Kader di Kabinet

Noer Ardiansjah - Senin, 30 Mei 2016

MerahPutih Politik - Presiden Joko Widodo dikabarkan akan melakukan reshuffle atau perombakan kabinet dalam waktu dekat, di antaranya mengganti Menteri Perdagangan dan Menteri Pertanian. Terkait hal itu, Partai Golkar siap mengajukan beberapa nama untuk mengisi bangku jabatan tersebut.

Anggota DPR Fraksi Partai Golkar Nurul Arifin mengatakan, pihak partai akan selalu siap jika Presiden Jokowi memberikan perintah untuk mengirimkan dua perwakilannya untuk mengisi jabatan yang kosong.

"Kalau memang isu terjadi, Pak Presiden berikan perintah, Golkar siap memberikan perwakilan. Kader kami banyak dan mereka punya kualitas yang memadai untuk duduk di bangku menteri," kata Nurul saat ditemui pada acara Pengumuman Hasil Formatur Susunan Pengurus DPP Partai Golkar di aula kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, Senin (30/5).

Nurul menambahkan, pihak Golkar tidak ingin mengambil tindakan intervensi dengan keputusan Presiden Jokowi. Pasalnya, dirinya sudah memberikan sinyal untuk menggandeng kadernya.

"Saat ini, kami masih menunggu, sampai Pak Jokowi memberikan permintaan. Karena kan kami tidak ingin mengintervensi Presiden ya," jelasnya.

Nurul menjelaskan, Presiden Jokowi berhak mengganti menterinya dan hal tersebut merupakan keputusan Presiden. Ia kembali mempertegas pernyataannya bahwa partainya siap untuk menyumbang kader untuk bergabung dengan kabinet.

"Itu hak penuh beliau, jadi kita tidak dalam posisi meminta, tapi siap untuk memberikan atau menyumbang kader kita di sana," pungkasnya.

Seperti diketahui, isu reshuffle kembali menguat saat Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Golkar Setya Novanto beberapa waktu lalu.

Pertemuan tersebut kemudian memunculkan sinyal akan adanya menteri yang diganti, lalu berhembus ke arah posisi Menteri Perdagangan dan Menteri Pertanian terkait dengan isu kenaikan bahan pokok.

Namun, dugaan tersebut ditampik oleh sejumlah politisi Golkar yang serempak menegaskan bahwa pertemuan tersebut tidak membahas mengenai jatah menteri dalam kabinet Jokowi-JK. (Abi)

BACA JUGA:

  1. Setnov Optimis Pengurus Baru Golkar Lebih Kompak dan Solid
  2. Pengurus Formatur Partai Golkar Berjumlah 240 Orang
  3. Jadi Ketua Umum Partai Golkar, Ini Program Kerja 100 Hari Pertama Setya Novanto
  4. Keluar dari Koalisi, Fadli Zon: Hubungan Golkar dan KMP Tetap Jalan
  5. 'Politik Sandera' Bawa Setnov Duduki Ketum Golkar
Baca Artikel Asli