MerahPutih.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan tidak akan mengerahkan pasukan darat ke Iran, meski konflik di Timur Tengah terus memanas.
Alasannya, fokus serangan militer AS menyasar infrastruktur militer Iran. Menurut Trump, tujuan AS di Iran saat ini sudah nyaris tercapai tanpa perlu operasi darat.
Sikap Presiden Trump itu terungkap dalam unggahan di platform X, koresponden Gedung Putih untuk News Nation, Kellie Meyer, setelah berbicara langsung dengan Trump melalui telepon selama dua menit.
Baca juga:
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Ilusi Kosong Trump Dibayar Nyawa Tentara AS
Menanggapi serangan terhadap Kedutaan Besar AS di Riyadh, Trump hanya menjawab singkat, “Anda akan segera tahu” terkait balasan yang akan diberikan AS.
Ketika ditanya Meyer soal opsi penugasan pasukan darat AS, Trump menegaskan tidak perlu diterjunkan.
“Saya tidak akan memberikan jawaban pasti mengenai hal itu. Saya rasa, hal itu tidak diperlukan,” imbuh Trump, dalam unggahan itu, dilansir Antara, Selasa (3/3).
Sikap Senada Menlu AS Marco Rubio
Beberapa jam sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyampaikan pemerintahan Trump yakin tujuan mereka di Iran dapat dicapai tanpa pengerahan pasukan darat.
“Saat ini, fokus kami adalah menghancurkan peluncur rudal balistik, persediaan rudal balistik, kemampuan manufaktur rudal balistik, drone serang satu arah, dan Angkatan Laut mereka,” kata Rubio kepada wartawan di Capitol Hill.
Baca juga:
Eskalasi Konflik Timur Tengah
Pernyataan Trump dan Rubio muncul di tengah meningkatnya eskalasi konflik Iran-AS-Israel yang telah memasuki hari keempat. Serangan terhadap Kedutaan Besar AS di Riyadh menambah ketegangan, sementara Israel menyatakan menargetkan Iran dan Lebanon setelah Hizbullah melancarkan serangan rudal dan drone ke Tel Aviv. (*)