MerahPutih.com - Band art-rock asal New York, Ecce Shnak, kembali memperkenalkan karya terbaru mereka melalui perilisan singel Eddie, Legalistic Homeslice.
Lagu tersebut menjadi singel kedua dari album penuh mereka yang akan datang, Dandy Variances, yang dijadwalkan meluncur pada akhir tahun ini melalui label Records, Man Records.
Eddie, Legalistic Homeslice direkam sekaligus diproduseri oleh Jeff Lucci, sementara proses mixing ditangani oleh produser peraih Grammy, Mario McNulty.
McNulty dikenal lewat berbagai kolaborasinya bersama sejumlah musisi ternama, seperti David Bowie, Prince, Nine Inch Nails, hingga Julian Lennon.
Baca juga:
Eric Chou Rilis 'All For You', Lagu Penutup untuk 'Spider-Man: Brand New Day'
Satu Dekade Berkarya di Skena Rock Eksperimental New York
Ecce Shnak terbentuk sekitar satu dekade lalu di tengah berkembangnya skena rock eksperimental New York.
Grup ini diperkuat oleh David Roush sebagai komposer, bassis, sekaligus vokalis bariton. Formasi band juga diisi oleh Bella Komodromos (vokal), Chris Krasnow (gitar), Gannon Ferrell (gitar), dan Henry Buchanan-Vaughn (drum).
Mengenai lagu terbarunya, David Roush menjelaskan bahwa Eddie, Legalistic Homeslice merupakan bentuk penghormatan kepada seorang sahabat dekat yang dibalut dengan pendekatan musik garage rock.
Lagu baru kami adalah penghormatan dengan gaya bermusi garage rock untuk seorang sahabat yang sangat saya sayangi. Seperti 'Larry', 'Eddie' mengangkat tema-tema besar dalam sebuah persahabatan: ambivalensi yang rumit, kesalahpahaman yang konyol, lelucon yang hanya dipahami orang-orang tertentu, serta perpaduan yang bertolak belakang antara sikap cuek dan kepedulian yang mendalam.
David Roush.
Memadukan Energi Liar dengan Eksplorasi Musikal
Secara musikal, Ecce Shnak dikenal melalui karakter suara yang memadukan energi liar dan eksperimental dengan struktur yang tetap terkontrol.
Musik mereka menghadirkan ekosistem sonik yang penuh ledakan kreativitas, tetapi tetap dibangun melalui proses penggarapan yang detail dan penuh perhitungan.
Baca juga:
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Melalui setiap karyanya, Ecce Shnak terus mengeksplorasi batas antara art-rock, garage rock, serta berbagai elemen musik eksperimental lainnya. (Far)