Ecce Shnak Padukan Garage Rock dan Art-Rock dalam Single Baru 'Eddie, Legalistic Homeslice'

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
Ecce Shnak Padukan Garage Rock dan Art-Rock dalam Single Baru 'Eddie, Legalistic Homeslice'

Ecce Shank lepas single baru. (foto: dok/ecce)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Band art-rock asal New York, Ecce Shnak, kembali memperkenalkan karya terbaru mereka melalui perilisan singel Eddie, Legalistic Homeslice.

Lagu tersebut menjadi singel kedua dari album penuh mereka yang akan datang, Dandy Variances, yang dijadwalkan meluncur pada akhir tahun ini melalui label Records, Man Records.

Eddie, Legalistic Homeslice direkam sekaligus diproduseri oleh Jeff Lucci, sementara proses mixing ditangani oleh produser peraih Grammy, Mario McNulty.

McNulty dikenal lewat berbagai kolaborasinya bersama sejumlah musisi ternama, seperti David Bowie, Prince, Nine Inch Nails, hingga Julian Lennon.

Baca juga:

Eric Chou Rilis 'All For You', Lagu Penutup untuk 'Spider-Man: Brand New Day'

Satu Dekade Berkarya di Skena Rock Eksperimental New York

Ecce Shnak terbentuk sekitar satu dekade lalu di tengah berkembangnya skena rock eksperimental New York.

Grup ini diperkuat oleh David Roush sebagai komposer, bassis, sekaligus vokalis bariton. Formasi band juga diisi oleh Bella Komodromos (vokal), Chris Krasnow (gitar), Gannon Ferrell (gitar), dan Henry Buchanan-Vaughn (drum).

Mengenai lagu terbarunya, David Roush menjelaskan bahwa Eddie, Legalistic Homeslice merupakan bentuk penghormatan kepada seorang sahabat dekat yang dibalut dengan pendekatan musik garage rock.

Lagu baru kami adalah penghormatan dengan gaya bermusi garage rock untuk seorang sahabat yang sangat saya sayangi. Seperti 'Larry', 'Eddie' mengangkat tema-tema besar dalam sebuah persahabatan: ambivalensi yang rumit, kesalahpahaman yang konyol, lelucon yang hanya dipahami orang-orang tertentu, serta perpaduan yang bertolak belakang antara sikap cuek dan kepedulian yang mendalam.

David Roush.

Memadukan Energi Liar dengan Eksplorasi Musikal

Secara musikal, Ecce Shnak dikenal melalui karakter suara yang memadukan energi liar dan eksperimental dengan struktur yang tetap terkontrol.

Musik mereka menghadirkan ekosistem sonik yang penuh ledakan kreativitas, tetapi tetap dibangun melalui proses penggarapan yang detail dan penuh perhitungan.

Baca juga:

Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD

Melalui setiap karyanya, Ecce Shnak terus mengeksplorasi batas antara art-rock, garage rock, serta berbagai elemen musik eksperimental lainnya. (Far)

#Musik #Band Rock #New York City
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Macklemore Bela Diri, Tegaskan Seruan ‘Free Palestine’ bukan Serangan ke Orang Yahudi
Ia menyampaikan pesan tersebut ketika memperkenalkan lagu protes Hind's Hall, yang dirilis pada 2024, dan mengkritik operasi militer Israel di Gaza.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
 Macklemore Bela Diri, Tegaskan Seruan ‘Free Palestine’ bukan Serangan ke Orang Yahudi
ShowBiz
Pemilik Gillette Stadium Setuju Donasi, Drama Konser Ed Sheeran Berakhir dengan Bantuan Kemanusiaan
Sheeran memintanya menyumbangkan USD 2 juta untuk bantuan kemanusiaan di kawasan tersebut.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
 Pemilik Gillette Stadium Setuju Donasi, Drama Konser Ed Sheeran Berakhir dengan Bantuan Kemanusiaan
ShowBiz
Whisnu Santika dan Tiara Andini Merayakan Kesunyian dalam 'Sumpah Percuma'
Lagu ini mengangkat cerita tentang seseorang yang akhirnya berhasil meraih banyak hal yang selama ini ia perjuangkan.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Whisnu Santika dan Tiara Andini Merayakan Kesunyian dalam 'Sumpah Percuma'
ShowBiz
The Sounds Project Vol. 9, Ketika Festival Musik Menjadi Ruang Bertemu dan Mencipta Memori
The Sounds Project Vol. 9 di Ancol menghadirkan lebih dari 120 musisi di tujuh panggung, kolaborasi, nostalgia, serta program pengelolaan sampah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
The Sounds Project Vol. 9, Ketika Festival Musik Menjadi Ruang Bertemu dan Mencipta Memori
ShowBiz
Falling In Reverse Satukan Corey Taylor dan Serj Tankian lewat 'Joseph'
Di balik kemegahan kolaborasinya, Joseph membawa keresahan tentang perang, kematian, kekerasan, agama, serta siklus kehancuran yang terus berulang.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Falling In Reverse Satukan Corey Taylor dan Serj Tankian lewat 'Joseph'
ShowBiz
Usai Tur Black Parade, Gerard Way Bicara soal Musik Baru My Chemical Romance
Gerard Way mengungkap My Chemical Romance masih ingin membuat rekaman baru. Ia belum tahu kapan musik baru tersebut akan terwujud.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Usai Tur Black Parade, Gerard Way Bicara soal Musik Baru My Chemical Romance
ShowBiz
Mark Lee Rilis Lagu tentang Persahabatan dan Kesetiaan 'My Friend', Simak Liriknya yang Menyentuh
Mark Lee memperkenalkan karya solo terbaru 'My Friend', lagu yang mengangkat kisah tentang persahabatan, kesetiaan, dukungan, dan kehadiran.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Mark Lee Rilis Lagu tentang Persahabatan dan Kesetiaan 'My Friend', Simak Liriknya yang Menyentuh
ShowBiz
Jisoo Rilis 'CLICK', Kisah di Balik Lagu tentang Dua Orang yang Saling Menemukan
Jisoo merilis single terbaru 'CLICK' secara global di bawah Warner Records. Lagu romantic pop ini mengisahkan pertemuan dua orang berbeda.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Jisoo Rilis 'CLICK', Kisah di Balik Lagu tentang Dua Orang yang Saling Menemukan
ShowBiz
AAA 2026 Digelar Dua Hari di Taiwan, Deretan Bintang Asia Siap Ramaikan Panggung
AAA 2026 digelar 5-6 Desember di Stadion Nasional Kaohsiung, Taiwan. Simak daftar pengisi acara dari dunia musik dan akting Asia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
AAA 2026 Digelar Dua Hari di Taiwan, Deretan Bintang Asia Siap Ramaikan Panggung
ShowBiz
Polemik Kangen Band, Andika Mahesa Singgung Legalitas dan Kepemilikan Nama
Menurutnya, karena Kangen Band dibangun melalui perjalanan bersama, status kepemilikan nama juga sebaiknya disepakati dan memiliki kejelasan secara hukum.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Polemik Kangen Band, Andika Mahesa Singgung Legalitas dan Kepemilikan Nama
Bagikan