Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Dinyatakan Negatif Virus Corona, Presiden Portugal Tetap Jalani Karantina

Zulfikar Sy - Rabu, 11 Maret 2020

MerahPutih.com - Berteriak di hadapan awak media dari balkon lantai satu, Presiden Portugal pada Senin (9/3) menyatakan bahwa dia akan tetap menjalani karantina sukarela selama dua pekan. Hal itu disampaikan ketika hasil tes menunjukkan negatif virus corona dan menyebut sebagai sebuah "contoh" bagi warga Portugal.

"Pemeriksaan negatif. Saya akan tetap bekerja dari rumah meski hasilnya negatif hingga 15 hari ke depan," kata penyiar SIC yang menunjukkan Marcelo Rebelo de Sousa berteriak. "Saya ingin menjadi contoh."

Baca Juga:

Kisah Pelajar Indonesia Berjuang Menghadapi Corona di Tiongkok

Kepala negara tersebut, yang dikenal jarang sekali melewatkan pertemuan sosial di mana ia dapat berfoto bersama warga, pada Senin menjalani pemeriksaan setelah kantornya pada Minggu mengumumkan bahwa presiden menunda semua perjanjian dan perjalanan luar negeri selama dua pekan dan akan bekerja dari rumah.

Ilustrasi: Warga Iran memakai masker pelindung saat berjalan di sebuah jalan di Kota Tehran, Iran, Selasa (25/2/2020). Iran menjadi negara kedua setelah China yang melaporkan jumlah kematian tertinggi akibat COVID-19, yang pertama kali merebak pada akhir Desember 2019 di Wuhan, China. (West Asia News Agency via REUTERS/Nazanin Tabatabaee/wsj.
Ilustrasi: Warga Iran memakai masker pelindung saat berjalan di sebuah jalan di Kota Tehran, Iran, Selasa (25/2/2020). Iran menjadi negara kedua setelah China yang melaporkan jumlah kematian tertinggi akibat COVID-19, yang pertama kali merebak pada akhir Desember 2019 di Wuhan, China. (West Asia News Agency via REUTERS/Nazanin Tabatabaee/wsj.

Keputusan itu dibuat setelah salah satu sekolah di Kota Felgueiras, yang mengirim sejumlah murid berkunjung ke kediaman presiden Selasa lalu mengumumkan bahwa salah satu dari muridnya terbukti positif virus corona. Murid yang dimaksud tidak ikut dalam kunjungan tersebut.

"Saya mempunyai komitmen yang melibatkan ratusan, ribuan orang dalam beberapa pekan mendatang. Ini tak sebanding dengan risikonya," kata Rebelo de Sousa kepada penyiar RTP melalui telepon, dikuip Antara.

Baca Juga:

Hadapi Penyebaran Virus Corona, Ridwan Kamil Andalkan Koordinasi Online

Sejauh ini, 35 orang di Portugal terbukti positif virus corona, dengan sebagian besar terdapat di dua kota di utara yakni Felgueiras dan Lousada.

Sekolah dan ruang publik di dua kota tersebut juga ditutup mulai Senin hingga pemberitahuan lebih lanjut, demikian Kementerian Kesehatan. (*)

Baca Juga:

Tekan Corona, Muhammadiyah Imbau Masyarakat Kurangi Bepergian Ke Luar Negeri

Baca Artikel Asli