Berawal dari Obrolan di Teras Rumah, Jason Ranti dan Mice Misrad Lahirkan Buku 'Mana Dokter, Mana Pasien?'

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 20 Agustus 2026
Berawal dari Obrolan di Teras Rumah, Jason Ranti dan Mice Misrad Lahirkan Buku 'Mana Dokter, Mana Pasien?'

Jason Ranti dan Mice Misrad bikin buku. (Foto: dok/mice)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebuah obrolan panjang di teras rumah Mice Misrad menjadi awal lahirnya buku Mana Dokter, Mana Pasien?: Teman Baru Rasa Lama.

Percakapan antara Jason Ranti dan Mice Misrad saat itu mengalir ke berbagai topik, mulai dari musik, The Beatles, agama, negara, kesenian, Prabowo-Gibran, Eric Clapton, Patrick Spongebob, hantu, robot, hingga beragam hal lainnya.

Dari obrolan yang seolah tidak berujung tersebut, muncul gagasan untuk saling merespons karya melalui sebuah buku yang mempertemukan puisi dan kartun.

Puisi Jason Ranti Bertemu Kartun Mice Misrad

Seperti dua disjoki yang bermain back to back di sebuah klub, Jason Ranti dan Mice Misrad bergantian merespons karya satu sama lain.

Mice Misrad menghadirkan goresan karikaturnya sebagai tanggapan atas puisi-puisi Jason Ranti. Sebaliknya, Jason Ranti memberikan respons visual terhadap kumpulan tulisan yang dibuat Mice.

Pertemuan dua bentuk ekspresi tersebut membuat Mana Dokter, Mana Pasien? terasa seperti sebuah percakapan kreatif yang terus bergerak di antara kata dan gambar.

Isi buku berangkat dari pengalaman personal keduanya, tetapi kemudian berkembang menjadi sesuatu yang lebih luas dan terbuka terhadap berbagai tafsir.

Baca juga:

Lirik Lagu 'Disarankan di Bandung' dari Jason Ranti dan Dongker, Gambarkan Suasana Hangat dan Penuh Cerita

Gaya penulisan Jason Ranti yang dikenal spontan, jujur, mentah, dan kerap melompat dari satu gagasan ke gagasan lain hadir cukup kuat dalam buku. Karakter serupa juga dapat ditemukan dalam lirik-lirik lagunya.

Di sisi lain, Mice Misrad tetap mempertahankan ciri khas ilustrasinya yang ekspresif, minimalis, sekaligus tampak sengaja berantakan.

Gambar-gambar tersebut tidak sekadar menjadi pelengkap tulisan, tetapi menjadi bagian dari dialog antara kedua kreator.

Buku ini tentang apapun yang mungkin juga bukan tentang apapun. Cuma masalah pribadi hidup saya. Mungkin ada koneksi dengan anda. Siapa bisa sangka. Saya cuma ingin menulis. Saya tidak berniat membuat partai. Sekian dan terima kasih,

Jason Ranti.

Dari Pengalaman Personal hingga Pertanyaan tentang Kehidupan

Meski berangkat dari pengalaman personal, buku ini menyentuh berbagai lapisan kehidupan melalui sudut pandang Jason Ranti dan Mice Misrad.

Struktur kalimat maupun gagasan yang muncul di dalamnya tidak selalu berjalan lurus. Pembaca dapat berpindah secara tiba-tiba dari satu nama besar ke sosok yang asing, dari tempat yang familiar menuju lokasi yang baru dikenal, atau dari satu persoalan ke persoalan lain yang tampaknya tidak memiliki hubungan.

Namun, ketidakteraturan tersebut justru menjadi bagian dari daya tarik buku.

Berbagai hal yang tampak bertentangan dapat hadir dalam satu ruang. Sementara sesuatu yang terlihat saling berhubungan juga bisa berdiri dalam posisi berlawanan.

Semuanya seperti bergerak dalam logika yang sengaja dibuat tidak sepenuhnya logis, sebagaimana relasi antara dokter dan pasien yang menjadi judul buku.

'Puisi Kartun' atau 'Kartun Puisi'

Mice Misrad melihat pertemuan dua bentuk karya tersebut sebagai sesuatu yang lebih dari sekadar penggabungan puisi dan kartun.

Buku ini bisa dibilang Puisi Kartun, atau Kartun Puisi. Tapi sebenernya buku ini adalah sebagai bentuk 'perayaan' bertemunya dua sosok (Satunya Kartunis, satunya lagi Musisi dan Penulis Puisi). Karenanya, sub judul di buku ini: Teman Baru Rasa Lama,

Mice Misrad.

Berjumlah 197 halaman, Mana Dokter, Mana Pasien?: Teman Baru Rasa Lama mengajak pembaca berhadapan dengan berbagai pertanyaan mengenai Tuhan, agama, dunia, tujuan bernegara, industri, hingga kehidupan rumah tangga.

Meski mengangkat topik yang cukup luas, buku ini tidak hadir dengan pendekatan yang berat.

Tulisan dan ilustrasi satir yang disertai humor membuat berbagai persoalan tersebut terasa lebih ringan untuk dinikmati.

Baca juga:

Sembilan Trek Kecelakaan Artistik Album 'Jason Ranti: I Don't Know and I Dongker'

Hadiah untuk Indonesia Lewat Kata dan Gambar

Pertemuan antara puisi dan kartun dalam buku ini pada akhirnya menjadi ruang bagi Jason Ranti dan Mice Misrad untuk saling mengenal sekaligus saling menanggapi melalui karya.

Mana Dokter, Mana Pasien?: Teman Baru Rasa Lama diterbitkan oleh Warning Books dan resmi dirilis bertepatan dengan perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia.

Buku tersebut menjadi semacam hadiah dari dua kreator itu untuk merayakan Indonesia melalui cara mereka sendiri: lewat kata, gambar, humor, dan segala keganjilan yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari. (Far)

#Buku #Mice Kartun #Jason Ranti
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Berawal dari Obrolan di Teras Rumah, Jason Ranti dan Mice Misrad Lahirkan Buku 'Mana Dokter, Mana Pasien?'
Jason Ranti dan Mice Misrad mempertemukan puisi dan kartun dalam buku Mana Dokter, Mana Pasien?: Teman Baru Rasa Lama.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 20 Agustus 2026
Berawal dari Obrolan di Teras Rumah, Jason Ranti dan Mice Misrad Lahirkan Buku 'Mana Dokter, Mana Pasien?'
Indonesia
Industri Perbukuan Indonesia Sedang Menghadapi Persoalan Serius
RUU Sistem Perbukuan diperlukan karena industri perbukuan Indonesia sedang menghadapi persoalan serius.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 08 Agustus 2026
Industri Perbukuan Indonesia Sedang Menghadapi Persoalan Serius
Berita
Denny JA Ukir Sejarah, Buku Puisi Esainya Diterjemahkan 35 Bahasa usai Raih BRICS Award 2025
Denny JA baru saja mencetak sejarah. Buku puisi esainya kini diterjemahkan ke dalam 35 bahasa.
Soffi Amira - Senin, 13 Juli 2026
Denny JA Ukir Sejarah, Buku Puisi Esainya Diterjemahkan 35 Bahasa usai Raih BRICS Award 2025
Fun
Buku 'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati' Brian Khrisna Laris Manis, Siap Go International
Buku 'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati' karya Brian Khrisna resmi memasuki cetakan ke-100. Dipersiapkan untuk diterjemahkan ke berbagai bahasa.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 23 Mei 2026
Buku 'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati' Brian Khrisna Laris Manis, Siap Go International
Indonesia
Revisi UU Perbukaan Bakal Nolkan Pajak Penulis dan Kertas
Revisi sistem UU Perbukuan tersebut perlu dukungan dari seluruh pihak yang ada di dalam ekosistem perbukuan, mulai dari penulis, ilustrator, desainer, pekerja kreatif, hingga penerbit.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 21 Mei 2026
Revisi UU Perbukaan Bakal Nolkan Pajak Penulis dan Kertas
Indonesia
Jerry Hermawan Lo Luncurkan 'The Art of Simple Leadership', Merangkai Kisah Perjuangan dan Kepemimpinan
Founder JHL Group, Jerry Hermawan Lo, meluncurkan buku The Art of Simple Leadership. Buku ini merangkai kisah perjuangan dirinya.
Soffi Amira - Jumat, 08 Mei 2026
Jerry Hermawan Lo Luncurkan 'The Art of Simple Leadership', Merangkai Kisah Perjuangan dan Kepemimpinan
Indonesia
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Diduga tak Mampu Beli Buku, DPR Minta Kemendikdasmen Usut Tuntas
Siswa SD di NTT bunuh diri karena tidak mampu membeli buku. Anggota Komisi X DPR RI, Habib Syarief, mendesak Kemendikdasmen mengusut tuntas.
Soffi Amira - Selasa, 03 Februari 2026
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Diduga tak Mampu Beli Buku, DPR Minta Kemendikdasmen Usut Tuntas
Indonesia
Baru Diluncurkan, Pimpinan Komisi X DPR Ajak Baca dan Kritisi 'Buku Sejarah Indonesia'
Wakil Ketua Komisi X DPR, Lalu Hadrian Irfani, merespons peluncuran Buku Sejarah Indonesia.
Soffi Amira - Senin, 15 Desember 2025
Baru Diluncurkan, Pimpinan Komisi X DPR Ajak Baca dan Kritisi 'Buku Sejarah Indonesia'
ShowBiz
Marchella FP Luncurkan Buku 'Maaf Aku Lahir Ke Bumi', Bab Baru Semesta NKCTHI
Marchella FP merilis buku 'Maaf Aku Lahir Ke Bumi'. Adult picture book yang mengeksplorasi rasa bersalah hingga proses menemukan diri dalam semesta NKCTHI.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Desember 2025
Marchella FP Luncurkan Buku 'Maaf Aku Lahir Ke Bumi', Bab Baru Semesta NKCTHI
Berita Foto
Warga Berburu Buku Murah dalam Ajang Festival Literasi Jakarta 2025 di Jakarta
Pengunjung memilih buku yang mereka sukai, pada Bazar Buku "Millennia International Bookfair", yang digelar di Selasar Gedung Ali Sadikin Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Sabtu (18/10/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 18 Oktober 2025
Warga Berburu Buku Murah dalam Ajang Festival Literasi Jakarta 2025 di Jakarta
Bagikan