Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Derita Ganda Warga Kalimatan: Terpapar Asap Karhutla, Listrik Padam dan Kesulitan Air Bersih

Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026

MerahPutih.com- Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Pulau Kalimantan kian parah. Kondisi tersebut membuat warga mengalami Infeksi Saluran Pernapasan (ISPA) masif.

Nurliana, seorang tenaga kesehatan sekaligus ibu tinggal di Banjarbaru, Kalimantan Selatan mengeluhkan asap pekat yang kian bertambah parah. Sehingga anak bayinya yang berusia 65 hari didiagnosis dokter terkena ISPA.

Kami mulai detect dia (bayi) sakit itu ketika tanggal 4 Oktober malam hari, lalu tanggal 5 Oktober kami langsung bawa ke DSA dan hingga saat ini masih minum obat batuk dia,

kata Nana saat dihubungi Merahputih.com, Kamis (15/10).

Pihaknya sudah berupaya maksimal untuk mengurangi asap dalam rumahnya dengan menggunakan dua air purifier namun jal tersebut tidak membantu.

Baca juga:

Warga Dikepung Asap Karhutla, DPR Ingatkan Pejabat jangan Asal Bicara

Awal anak saya lahir kami masih pake 1 air purfier, tapi ketika asap makin pekat dan gak berkesudahan akhirnya kami beli lagi satu. Terbantu kak dengan air purfier ini, cuma kalo lagi pekat pekat nya asap, kadang tidak mempan juga,

katanya.

Beban emosional Nana semakin berganda, sejak asap terjadi, lingkungannya kerap mengalami pemadaman listrik. Kondisi tersebut membuat alat penyaring udara di kamar anaknya tak dapat berfungsi.

Kalau kami tinggal daerah perkotaan ya ka biasanya kisaran 2-5 jam listriknya mati. Kalau di tampat kerabat saya daerah pinggiran dan perkampungan listriknya mati bisa 12-24 jam. Sumur juga karna musim kemarau warna airnya berubah jadi kuning,

katanya.

Ia menegaskan, kondisi Keluarga kena ISPA semua. Dua pekan lebih anak Nana menderita ISPA. dirinya dan suami yang mengalami batuk parah akibat asap.

Kalau saya masih lebih mending dari suami, suami saya sekarang batuknya parah sampai kadang keluar darah. Padahal dia bukan perokok dan sejenisnya, dia nakes dokter gigi juga, dan sebelumnya enggak pernah sampai batuk separah ini,

katanya.

Baca Artikel Asli