MerahPutih.com - Medan yang sulit dijangkau menjadi salah satu tantangan dalam pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) lewat jalur darat.
Memperkuat operasi di lapangan, Polri mengerahkan motor trail dan kendaraan all-terrain vehicle (ATV) agar petugas dapat mencapai lokasi yang menjadi titik api.
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengatakan, pengerahan berbagai sarana tersebut merupakan bagian dari upaya Polri memperkuat penanganan karhutla di wilayah terdampak. Evaluasi terus dilakukan untuk menentukan bentuk bantuan yang dibutuhkan dalam operasi pemadaman.
Ya, kita sudah melakukan terus evaluasi untuk melakukan bantuan terhadap pemadaman ini. Ya, tentunya Polri dengan segala sumber daya yang ada kita turunkan untuk melakukan pemadaman,
kata Suyudi di Kantor Kementerian Hukum, Jakarta Selatan, Kamis (15/10).
Baca juga:
Mutasi Gelombang Tiga, Kapolri Sasar Bintang Satu dan Kombes
Operasi, tegas ia, tidak hanya mengandalkan pengerahan personel, tetapi juga pemanfaatan peralatan yang memungkinkan petugas menjangkau kawasan dengan akses terbatas.
Termasuk dengan menggunakan x-fire, kemudian dengan menggunakan motor-motor trail, termasuk ATV, untuk bisa tembus ke daerah-daerah yang menjadi titik-titik api. Itu yang kita lakukan,
ujarnya.
Suyudi tidak merinci wilayah yang menjadi prioritas pengerahan peralatan maupun perkembangan luas area yang berhasil dipadamkan. Polri juga mengklaim menjalankan penegakan hukum atas kasus karhutla. (*)