Derita Ganda Warga Kalimatan: Terpapar Asap Karhutla, Listrik Padam dan Kesulitan Air Bersih

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - 2 jam, 30 menit lalu
Derita Ganda Warga Kalimatan: Terpapar Asap Karhutla, Listrik Padam dan Kesulitan Air Bersih

Foto udara karhutla di Kelurahan Sepan, Penajam Paser Utara, Kaltim, pada Rabu (19/8) (ANTARA/ HO- BPBD Kabupaten PPU)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com- Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Pulau Kalimantan kian parah. Kondisi tersebut membuat warga mengalami Infeksi Saluran Pernapasan (ISPA) masif.

Nurliana, seorang tenaga kesehatan sekaligus ibu tinggal di Banjarbaru, Kalimantan Selatan mengeluhkan asap pekat yang kian bertambah parah. Sehingga anak bayinya yang berusia 65 hari didiagnosis dokter terkena ISPA.

Kami mulai detect dia (bayi) sakit itu ketika tanggal 4 Oktober malam hari, lalu tanggal 5 Oktober kami langsung bawa ke DSA dan hingga saat ini masih minum obat batuk dia,

kata Nana saat dihubungi Merahputih.com, Kamis (15/10).

Pihaknya sudah berupaya maksimal untuk mengurangi asap dalam rumahnya dengan menggunakan dua air purifier namun jal tersebut tidak membantu.

Baca juga:

Warga Dikepung Asap Karhutla, DPR Ingatkan Pejabat jangan Asal Bicara

Awal anak saya lahir kami masih pake 1 air purfier, tapi ketika asap makin pekat dan gak berkesudahan akhirnya kami beli lagi satu. Terbantu kak dengan air purfier ini, cuma kalo lagi pekat pekat nya asap, kadang tidak mempan juga,

katanya.

Beban emosional Nana semakin berganda, sejak asap terjadi, lingkungannya kerap mengalami pemadaman listrik. Kondisi tersebut membuat alat penyaring udara di kamar anaknya tak dapat berfungsi.

Kalau kami tinggal daerah perkotaan ya ka biasanya kisaran 2-5 jam listriknya mati. Kalau di tampat kerabat saya daerah pinggiran dan perkampungan listriknya mati bisa 12-24 jam. Sumur juga karna musim kemarau warna airnya berubah jadi kuning,

katanya.

Ia menegaskan, kondisi Keluarga kena ISPA semua. Dua pekan lebih anak Nana menderita ISPA. dirinya dan suami yang mengalami batuk parah akibat asap.

Kalau saya masih lebih mending dari suami, suami saya sekarang batuknya parah sampai kadang keluar darah. Padahal dia bukan perokok dan sejenisnya, dia nakes dokter gigi juga, dan sebelumnya enggak pernah sampai batuk separah ini,

katanya.

#Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) #Kebakaran Hutan #Kalimantan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Derita Ganda Warga Kalimatan: Terpapar Asap Karhutla, Listrik Padam dan Kesulitan Air Bersih
Dua pekan lebih anak Nana menderita ISPA. dirinya dan suami yang mengalami batuk parah akibat asap.
Alwan Ridha Ramdani - 2 jam, 30 menit lalu
Derita Ganda Warga Kalimatan: Terpapar Asap Karhutla, Listrik Padam dan Kesulitan Air Bersih
Indonesia
Prabowo Buka Pintu Bantuan Asing untuk Atasi Karhutla
Presiden Prabowo Subianto menyetujui tawaran bantuan dari negara-negara tetangga untuk menangani karhutla.
Yusuf Abdillah - 2 jam, 38 menit lalu
Prabowo Buka Pintu Bantuan Asing untuk Atasi Karhutla
Indonesia
Kapolri Kerahkan Motor Trail dan ATV Dukung Pemadaman Karhutla Lewat Jalur Darat
Operasi, tegas ia, tidak hanya mengandalkan pengerahan personel, tetapi juga pemanfaatan peralatan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Kapolri Kerahkan Motor Trail dan ATV Dukung Pemadaman Karhutla Lewat Jalur Darat
Indonesia
Asap Tebal Karhutla Ubah Langit Buntok Kalteng Menguning Kelabu, Berasa Lagi di Mars
Tanpa ada sinar matahari yang menembus, langit Buntok, Kalimantan Tengah, berubah menguning kelabu akibat tebalnya asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Asap Tebal Karhutla Ubah Langit Buntok Kalteng Menguning Kelabu, Berasa Lagi di Mars
Indonesia
Kemenkes Kirim Lebih daripada 2.000 Nakes untuk Tangani Dampak Kesehatan Karhutla
Kemenkes mengungkapkan ada 7 provinsi serta 63 kabupaten dan kota terdampak karhutla.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Kemenkes Kirim Lebih daripada 2.000 Nakes untuk Tangani Dampak Kesehatan Karhutla
Indonesia
Mitigasi Pemerintah Sebelum Kebakaran Lemah Dinilai Lemah
lemahnya mitigasi sebelum kebakaran turut memperparah situasi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Mitigasi Pemerintah Sebelum Kebakaran Lemah Dinilai Lemah
Indonesia
Warga Dikepung Asap Karhutla, DPR Ingatkan Pejabat jangan Asal Bicara
Penanganan bencana tidak cukup hanya mengandalkan koordinasi dan pernyataan resmi.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Warga Dikepung Asap Karhutla, DPR Ingatkan Pejabat jangan Asal Bicara
Indonesia
BNPB Andalkan Modifikasi Cuaca untuk Tekan Asap Karhutla
BNPB tetap memprioritaskan pemadaman api di sumber kebakaran.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
BNPB Andalkan Modifikasi Cuaca untuk Tekan Asap Karhutla
Indonesia
Tragedi Karhutla Samarinda Pencabut Nyawa! Lansia 60 Tahun Tewas Terpanggang Saat Bantu Padamkan Api
karhutla Samarinda, lansia tewas karhutla, kebakaran lahan Kaltim, Kelurahan Sidodadi Samarinda, RSUD AW Sjahranie, AKP Asriadi Jafar, Polsek Samarinda Ulu, Inafis Polresta Samarinda, pembakaran lahan pertanian, korban karhutla Kaltim, kemarau ekstrem Samarinda, berita Kaltim hari ini, berita Samarinda hari ini, evakuasi karhutla, berita bencana alam, asap karhutla, patroli karhutla Samarinda, bahaya kebakaran hutan, berita kriminal regional, berita Kaltim terbaru
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Oktober 2026
Tragedi Karhutla Samarinda Pencabut Nyawa! Lansia 60 Tahun Tewas Terpanggang Saat Bantu Padamkan Api
Indonesia
Apa itu Ground Fire? Fenomena Kebakaran Tersembunyi di Bawah Tanah
Ground fire merupakan fenomena kebakaran tersembunyi yang terjadi di bawah tanah. Namun, apa penyebabnya?
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
Apa itu Ground Fire? Fenomena Kebakaran Tersembunyi di Bawah Tanah
Bagikan