Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Demokrat Tak Bisa Mengelak, Agenda Usung AHY Cawapres Terang Benderang

Wisnu Cipto - Kamis, 02 Agustus 2018

MerahPutih.com - Agenda politik Demokrat untuk memajukan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam kontestasi Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019 kian terang benderang. Target ini terlihat dari sikap petinggi partai dan safari politik yang dilakukan putra sulung ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) beberapa bulan terakhir.

"Safari politik AHY ke sejumlah daerah dan pemampangan balihonya secara masif diberbagai pelosok negeri menjadi indikasi kuat dari agenda itu," kata pengamat politik dari Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma), Said Salahudin, di Jakarta, Kamis (2/8).

AHY
Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (tengah) berfoto bersama sejumlah kader partai Demokrat usai menyampaikan orasi politik di Jakarta Convention Center, Jakarta (ANTARA FOTO)



Menurut Said, para elit Demokrat pun selama ini tak henti bersuara tentang peluang AHY untuk menjadi calon Presiden (capres) atau calon Wakil Presiden (cawapres). Terlebih, aksi demi aksi deklarasi dukungan terhadap AHY juga terus digelar tanpa henti. "Beberapa hari lalu dibuat di Gedung Joang 45, dan hari ini saya dengar juga akan digelar lagi di Djakarta Theater," kata dia, dikutip Antara.

Dari semua fakta-fakta itu sebetulnya sudah sangat terang benderang dan tidak bisa lagi dibantah bahwa Demokrat memang sungguh-sungguh sedang memperjuangkan AHY sebagai capres atau cawapres.

AHY
AHY (kiri) berada satu meja saat pertemuan SBY dan Prabowo Subianto pada 24 Juli lalu. (Foto: Imelda Sari/Rizki Abror)

Apa yang Demokrat perjuangkan itu, kata dia, sebagai salah satu perwujudan dari fungsi rekrutmen politik yang semestinya diadopsi oleh seluruh partai politik. Dalam Undang-Undang mengenai Partai Politik (UU Parpol) pun hal tersebut diatur.

"Saya sendiri sudah pernah mengatakan bahwa saya memuji sikap PKB, PKS, dan termasuk juga Partai Demokrat yang kukuh memperjuangkan kadernya sendiri untuk mengisi jabatan-jabatan di pemerintahan, dalam hal ini jabatan capres atau cawapres," tandas Said. (*)

Baca Artikel Asli