Cak Imin Minta AS Jelaskan Soal Penolakan Panglima TNI
Rabu, 25 Oktober 2017 -
MerahPutih.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar meminta pemerintah Amerika Serikat menjelaskan soal penolakan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo berkunjung ke negeri Paman Sam beberapa waktu lalu.
Mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini beranggapan, apa pun alasan penolakan tersebut harus dibuka kepada masyarakat Indonesia.
"Kalau faktor politik harus ada kejelasan," kata pria yang kerap disapa Cak Imin, usai menerima Duta Besar Australia Paul Grigson di kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta, Rabu (25/10).
Cak Imin mengaku terkejut ketika mendengar kabar tersebut. Dia menyatakan bahwa klarifikasi ini harus segera dilayangkan kepada publik meskipun masalah ini terjadi lantaran masalah yang kecil sekalipun.
Hal ini, katanya, agar hubungan antara kedua negara tidak memburuk. "Penjelasan lebih detilnya apakah kesalahan teknis apa ada di pihak Indonesia atau kesalahan teknis ada di Amerika. Meskipun (mugkin) tidak ada masalah, tapi tetap perlu dijelaskan," katanya.
Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo diundang Panglima Angkatan Bersenjata AS Jenderal AS Joseph F Duford guna menghadiri acara 'Chiefs of Defense Conference on Country Violent Extremist Organization' (VEOs) di Washington DC pada 23-24 Oktober 2017.
Namun, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo urung berangkat ke acara tersebut lantaran menerima pemberitahuan dari 'Custom and Border Protection' AS terkait larangan kepada Gatot untuk memasuki wilayah AS.
Jenderal Gatot Nurmantyo menerima informasi larangan itu saat hendak berangkat menggunakan pesawat Emirates Airlines di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang, Banten pada Sabtu (21/10) pukul 17.50 WIB. (Pon)
Baca berita terkait polemik AS-Jenderal Gatot lain di: Mabes TNI Tunggu Penjelasan Terkait Larangan Panglima TNI Masuk AS