Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Dunia

BYD Datang Menyerbu, Mercedes-Benz Menyesal Tinggalkan Takhta Raja Taksi Jerman

Wisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026

MerahPutih.comMercedes-Benz pernah menjadi raja taksi di Jerman, menguasai hampir 17.000 operator. Namun, keputusan meninggalkan bisnis ini karena margin tipis kini dianggap sebagai kesalahan fatal.

Saat ini BYD, produsen mobil listrik asal China mulai agresif masuk ke pasar taksi Jerman. Langkah itu membuat Mercedes-Benz kembali berusaha merebut pangsa operator taksi di Jerman yang sempat hilang.

Pada paruh pertama 2025, Mercedes hanya menyumbang 8 persen dari taksi baru yang didaftarkan di Jerman, turun drastis dari 45 persen pada 2022. Namun dilansir dari Antara, setelah kembali fokus, angka itu sempat naik menjadi 18 persen pada 2026.

Baca juga:

Berpotensi Kebakaran Baterai, Mercedes Benz Tarik Ribuan EQB

Diskon Jadi Senjata Kembalinya Mercedes-Benz

Mercedes-Benz menawarkan diskon besar untuk menarik operator taksi. Model E-Class diesel populer diberi potongan 24 persen sehingga harganya turun di bawah 40.000 euro (sekitar Rp827 juta).

Untuk model Vito mendapat diskon 18 persen plus potongan 6.000 euro, sedangkan V-Class diberi diskon tiga persen dan potongan 5.000 euro.

Langkah ini berhasil meningkatkan pendaftaran E-Class baru dari hanya 72 unit pada 2025 menjadi 126 unit pada semester pertama 2026.

Baca juga:

Intip Spesifikasi Mercedes-Benz S Class untuk Pelantilkan Prabowo-Gibran

Namun, rencana memasukkan VLE listrik ke armada taksi menghadapi kendala karena bobotnya bisa melebihi 3,5 ton, sehingga tidak bisa dikemudikan dengan SIM Kelas B standar.

Menyerah pada bisnis taksi adalah kesalahan fatal yang dilakukan Ola Kallenius (Bos Mercedes-Benz),

Frank Schwope, analis otomotif Jerman, dikutip Handelsblatt, Kamis (20/8).

BYD Mulai Menyerang Pasar Taksi Jerman

BYD,
BYD, mobil listrik produksi perusahaan China (Kabaroto)

Sementara Mercedes berusaha bangkit, BYD semakin agresif masuk ke pasar taksi. Manajer BYD Jerman, Carsten Schopf, menyebut taksi sebagai bagian penting strategi pertumbuhan.

Targetnya, 500 unit taksi BYD terjual hingga akhir tahun, dengan ambisi mencapai empat digit pada 2027.

Baca juga:

BYD hingga Alibaba Masuk 188 Perusahaan Daftar Hitam Pentagon, China Murka

BYD Seal 6 wagon ditawarkan dengan harga kurang dari 30.000 euro (sekitar Rp620 juta), 37 persen lebih murah dari harga daftar. BYD juga menyiapkan Atto 3 dan Sealion 7 listrik penuh untuk sektor taksi.

Kini Hamburg dan sejumlah kota di Jerman kini hanya mengizinkan taksi tanpa emisi, memberi keuntungan besar bagi BYD.

Bisnis armada taksi mengirimkan sinyal kuat,

Frank Schwope, analis otomotif Jerman

(*)

Baca Artikel Asli