MerahPutih.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Sabtu (14/3), menyerukan kepada negara-negara pengimpor minyak, yang pengirimannya dilakukan melalui Selat Hormuz, untuk menjamin keamanan jalur tersebut dengan menjanjikan bantuan dan koordinasi dari AS.
Negara-negara Uni Eropa menegaskan, belum siap mengerahkan kapal untuk menjamin keamanan di Selat Hormuz,.
Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, dalam konferensi pers setelah pertemuan dengan para menteri luar negeri Uni Eropa, mengatakan bahwa perang AS-Israel dengan Iran tersebut bukanlah perang Eropa.
“Dalam situasi di kawasan ini, kami memiliki operasi ASPIDES di Laut Merah. Pembahasannya adalah bahwa operasi tersebut perlu diperkuat karena tidak memiliki banyak aset angkatan laut. Seharusnya ditambah," ujar Kallas dalam konferensi pers usai pertemuan para menteri luar negeri Uni Eropa.
Baca juga:
Kondisi Terkini Aktivis HAM Andrie, Rreaksi Inflamasi Paparan Cairan Air Keras Sudah Ditangani
Ia menegaskan, keputusan apakah mandat ini akan diperluas untuk mencakup Selat Hormuz hingga ke utara dari garis Muscat, tidak mendapat dukungan dari negara-negara anggota.
"Tidak ada yang ingin terlibat aktif dalam perang ini, dan semua pihak khawatir mengenai bagaimana hasil akhirnya,” kata Kallas.