Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

BNPB Pasang Rambu Peringatan Bahaya Gunung Agung

Noer Ardiansjah - Sabtu, 30 September 2017

MerahPutih.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memasang 54 rambu peringatan bahaya di Gunung Agung setelah sebelumnya juga memasang sirine di enam titik di sekeliling radius berbahaya.

"Rambu ini adalah pemberitahuan kepada masyarakat posisinya terhadap radius berbahaya Gunung Agung," kata Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Sutopo Purwo Nugroho saat dihubungi dari Karangasem, Bali, Sabtu (30/9).

Rambu peringatan tersebut tertulis 'Saat ini Anda berada di radius sembilan kilometer dari puncak Gunung Agung' atau tulisan lainnya yang bertujuan memberikan peringatan dan imbauan kepada masyarakat.

Sedangkan enam sirine yang dikenal dengan nama iRaditif atau 'iCast Rapid Deployment Notification System' yang merupakan sirine bergerak yang dapat dipindahkan dengan kendaraan.

BNPB mendatangkan secara khusus dari gudang peralatan BNPB di Sentul, Bogor ke Karangasem setelah status Gunung Agung naik menjadi Awas.

Dia menjelaskan, bunyi sirine tersebut mampu menjangkau radius dua kilometer bahkan dapat lebih jauh jika suara terbawa angin.

Tujuan pemasangan sirine itu, kata dia, memberikan peringatan tanda bahaya kepada masyarakat apabila gunung setinggi 3.142 meter di atas permukaan laut itu meletus.

"Jadi, bukan mendeteksi gunung akan meletus, tetapi hanya mengabarkan bunyi sirine sebagai tanda ada bahaya," katanya.

Enam lokasi sirine terdapat di Polsek Selat, Polsek Rendang, Pos Polisi Tianyar, Polsek Kubu, Koramil Kota Karangasem, dan Koramil Abang. (*)

Sumber: ANTARA

Baca Artikel Asli