Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

BGN Hentikan Sementara 4.581 SPPG demi Pembenahan Program MBG

Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026

MerahPutih.com - Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat sebanyak 4.581 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah dihentikan sementara operasionalnya sejak awal 2025 hingga saat ini.

Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana menegaskan, Selasa (26/5), penghentian sementara operasional SPPG merupakan bagian dari upaya pembenahan menyeluruh demi menjaga mutu Program MBG secara nasional.

Tidak ada kompromi terhadap standar kualitas Program MBG. Seluruh SPPG wajib memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan agar layanan yang diberikan benar-benar aman, sehat, dan berkualitas bagi masyarakat,

Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana.

Ribuan SPPG Sudah Kembali Beroperasi

Dari total 4.581 SPPG yang sempat dihentikan sementara, sebanyak 3.429 SPPG telah menyelesaikan proses perbaikan dan kini kembali beroperasi dengan kualitas layanan yang disebut lebih baik.

Sementara itu, sebanyak 1.152 SPPG lainnya masih menjalani proses pembenahan dan penyesuaian standar operasional.

Menurut Dadan, Surat Peringatan (SP) diberikan kepada sejumlah SPPG karena beberapa faktor, mulai dari infrastruktur yang belum memenuhi standar hingga belum tersedianya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Selain itu, sejumlah SPPG juga belum melakukan pendaftaran Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Baca juga:

Polri Bangun 1.500 SPPG Tahun 2026, Target Serap 68 Ribu Pekerja

Pemerintah Beri Kesempatan Mitra Lakukan Pembenahan

Dadan memastikan SPPG yang telah melakukan pembenahan dan memenuhi seluruh standar akan diberikan kesempatan untuk kembali beroperasi.

"SPPG yang telah melakukan pembenahan dan memenuhi seluruh standar akan diberikan kesempatan untuk kembali beroperasi. Kami ingin memastikan kualitas program terus meningkat dari waktu ke waktu," kata Dadan.

Ia juga menegaskan bahwa SPPG yang saat ini masih dalam proses perbaikan merupakan mitra yang telah berkontribusi besar pada tahap awal pelaksanaan Program MBG.

Baca juga:

Penerima MBG Bisa Review lewat Aplikasi, BGN Dapat Laporan Pengiriman Makanan Telat

Karena itu, pemerintah tetap memberikan ruang dan kesempatan bagi para mitra untuk kembali beroperasi setelah melakukan penyesuaian terhadap standar kualitas terbaru.

"Kami menghargai kontribusi para mitra SPPG sejak awal program berjalan. Karena itu, proses pembinaan dan perbaikan dilakukan agar mereka dapat kembali beroperasi dengan kualitas layanan yang lebih baik dan sesuai standar nasional," tutupnya. (Asp)

Baca Artikel Asli