Bertemu Trump di KTT G20, Presiden Jokowi Bahas Penanggulangan Terorisme

Minggu, 09 Juli 2017 - Luhung Sapto

Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di sela-sela penyelenggaraan KTT G20 di Hamburg, Jerman. Dalam pertemuan itu, kedua negara sepakat melakukan kerjasama di berbagai bidang.

“Saya ingin menyampaikan salam dari jutaan penggemar anda di Indonesia. Mereka tertarik untuk menyambut anda di Indonesia," ujar Presiden Jokowi mencairkan suasana di awal pembicaraannya di Ruang Pertemuan Bilateral Hambug Messe Und Congress, Sabtu (8/7).

Jokowi menyampaikan Indonesia akan melakukan ekspor kelapa sawit untuk biodisel ke Amerika Serikat. Di sisi lain, Kepala Negara juga menyampaikan bahwa Indonesia mengimpor kedelai dalam jumlah yang besar.

Sementara itu Presiden Jokowi juga menyampaikan apresiasinya kepada komitmen Amerika Serikat untuk tidak memusuhi Islam dan bekerja sama dengan negara muslim untuk memerangi terorisme.

“Berkurangnya pergerakan ISIS di Syria dan Iraq mengharuskan kita memberikan perhatian ekstra kepada pergerakan mereka di daerah lain, termasuk Asia Tenggara. Penyerangan dan pendudukan grup teroris di Marawi, Filipina merupakan bukti meningkatnya ancaman terorisme,” kata Presiden Jokowi.

Untuk itu, Presiden Jokowi berharap kerja sama penanggulangan terorisme melalui pertukaran informasi intelijen, penghentian aliran dana, pemberdayaan masyarakat moderat dan penyebaran kontra narasi dapat dilakukan oleh kedua negara.

Mengakhiri pertemuannya, Presiden Jokowi tak lupa mengundang Presiden Trump untuk berkunjung ke Indonesia.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan tersebut antara lain Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala BKPM Thomas Lembong, Duta Besar Indonesia untuk Jerman Fauzi Bowo dan Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana.

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan