Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Bawa 2 Lansia, Anak Muda Bukan Prioritas Bisa Ikut Divaksin COVID-19

Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 26 Maret 2021

MerahPutih.com - Kementerian Kesehatan menemukan kalangan yang tidak masuk prioritas namun ingin di prioritaskan dalam pemberian vaksin. Padahal, pemberian vaksinasi pada tahap awal di prioritaskan untuk tenaga kesehatan serta pelayanan publik lainnya, dan lansia.

"Dari 100 lansia yang terkena COVID-19 tercatat meninggal sebanyak tiga orang,” ujar Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, Kamis (25/3).

Baca Juga:

Sempat Terpapar COVID-19, Anies Tetap Ingin Ikut Vaksinasi

Budi mengatakan, saat ini vaksinasi kalangan lansia masih kurang cepat pendistribusian dan penyebarannya dibanding kelompok lainnya seperti bankir, wartawan, hingga rektor. Pihaknya meminta lansia dapat dibantu untuk mendapatkan vaksin.

"Melihat itu, saya akan membuat kebijakan baru terkait vaksinasi terhadap lansia,” ucap Budi.

Budi mengungkapkan, kebijakan yang dikeluarkan yakni satu anak muda akan mendapatkan pelayanan vaksin apabila membawa dua orang lansia. Nantinya kebijakan tersebut akan segera diterapkan.

Vaksinasi COVID-19. (Foto: Pemprov DKI)
Vaksinasi COVID-19. (Foto: Pemprov DKI)

Sebelumnya, Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Dante Saksono Harbuwono mengatakan keberadaan sentra vaksinasi bakal mempercepat pemerintah dalam mencapai target cakupan vaksinasi COVID-19.

Jika vaksinasi hanya dilakukan berdasarkan fasilitas kesehatan yang dimiliki Kementerian Kesehatan secara eksklusif, maka menururnya, target vaksinasi 181,5 juta orang tidak akan tercapai.

"Kecepatan kita sampai saat ini kira-kira yang sebelumnya 10 ribu sampai 100 ribu per hari sekarang sudah menjadi 300 ribu sampai 380 ribu per hari. Ini berkat adanya sentra-sentra vaksinasi seperti ini," ucap Dante. (Asp)

Baca Juga:

Wamenkes Sebut Vaksinasi Tak Bikin Seseorang Kebal Virus

Baca Artikel Asli