Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Anggaran Banjir Disunat untuk Formule E, Begini Penjelasan Wakil Ketua DPRD DKI

Andika Pratama - Selasa, 07 Januari 2020

MerahPutih.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M Taufik meminta masyarakat tak membandingkan anggaran untuk penanggulangan banjir Jakarta dengan perhelatan balap mobil Formula E 2020.

"Saya kira jangan membangdingkan soal anggaran itu (penanggulangan banjir dan Formula E)," kata Taufik di Jakarta, Selasa (7/1).

Baca Juga

Pimpinan DPRD DKI Minta Anggota Sisihkan 10 Persen Gaji untuk Korban Banjir

Menurut Taufik, anggaran sudah diperuntukkan dengan porsinya masing-masing baik untuk penanganan banjir maupun Formula E.

"Anggaran sudah ada fungsinya masing-masing kalau dihitung-hitung anggaran untuk banjir lebih. Kan di setiap unit ada misalnya SDA, orang berpikirnya parsial," paparnya.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik. (MP/Asropih)
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik. (MP/Asropih)

Koordinator Komisi D ini juga meminta kepada publik untuk tidak mencari-cari kesalahan Pemprov DKI. Sebaiknya, saran dia, semuanya mencari solusi banjir secara bersama-sama.

"Soal perbandingan dengan Formula E itu orang nyari-nyari saja. Sudahlah jangan julid hatinya lebih baik duduk bareng memberikan konsep apa," papar dia.

Baca Juga

PSI Tolak Keras Anggaran Perhelatan Formula E dari APBD DKI

Seperti diketahui, sejumlah warganet membandingkan anggaran untuk banjir dan Formula E di Jakarta. Mereka menganggap Pemprov DKI tidak serius dalam upaya pencegahan banjir. Hal itu dibuktikan dengan jumlah anggaran banjir yang lebih kecil dibandingkan Formula E.

Alokasi APBD untuk penanggulangan banjir di Jakarta tahun 2020 hanya 1,1 persen dari total APBD DKI Jakarta. Tahun ini, total APBD DKI Jakarta mencapai Rp 87,9 triliun. Berarti bisa dikatakan anggaran DKI untuk banjir mencapai Rp 967 miliar.

Sementara anggaran normalisasi kali Ciliwung yang semula Rp 850 miliar dipangkas menjadi Rp 350 miliar. Pemangkasan itu disebabkan oleh persoalan defisit pada sisi realisasi pendapatan di APBD DKI Jakarta 2019.

Baca Juga

Wagub DKI Bisa Bantu Atasi Banjir, Biar Anies Enggak Disalahin Sendirian

Di sisi lain, anggaran untuk penyelenggaraan Formula E memperoleh porsi anggaran sebesar Rp 1,6 triliun di RAPBD 2020. (Asp)

Baca Artikel Asli