MerahPutih.com - Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais kembali berulah ketika memenuhi panggilan Polda Metro Jaya hari ini. Pendiri PAN itu mempermasalahkan namanya tidak ditulis lengkap di surat panggilan pemeriksaan saksi kasus penyebaran hoaks dengan tersangka aktivis Ratna Sarumpaet.
"Jadi, saya mau tanya ke ajun Komisaris Besar Polisi Jerry Siagian dan AKP Niko Purba, kenapa tidak tertulis nama Muhammad," kata Amien, saat jumpa pers di depan gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, sebelum menjalani pemeriksaan, Rabu (10/10).
Tak hanya itu, Amien mengungkapkan kejanggalan pemanggilan dirinya. Mengutip pernyataan Kadiv Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto, dirinya dipanggil Polda Metro berdasarkan keterangan Ratna Sarumpaet.
Namun, Amien mempertanyakan mengenai ketidakcocokan keterangan dalam surat panggilan karena Ratna baru diperiksa ketika ditahan saat berencana berangkat ke Chile tanggal 4 Oktober.
"Ini surat panggilan untuk saya yang katanya berdasarkan keterangan Sarumpaet tanggal 2 Oktober, padahal Sarumpaet ditangkap tanggal 4 Oktober. Ini sangat janggal. Tanggal 2, Sarumpaet belum memberi keterangan apapun ke polisi," ujar Amien. "Apakah ini upaya kriminalisasi? Wallahualam," imbuh pendiri PAN itu.
Untuk diketahui, Amien sebelumnya dipanggil Polisi, tetapi tidak memenuhi panggilan tersebut. Pemanggilan ini terkait pernyataannya kepada media terkait pengakuan Ratna yang menjadi korban pengeroyokan di Bandara Husein Sastranegara Bandung Jawa Barat pada 21 September 2018.
Namun, Ratna mengaku cerita pengeroyokan itu merupakan informasi bohong dan sama sekali tidak terjadi. Terkait hal itu, anggota Polda Metro Jaya telah menangkap Ratna Sarumpaet dan menetapkan perempuan itu sebagai tersangka. (gms)