Merahputih.com - Polda Metro Jaya menyiapkan sedikitnya 1.141 personel untuk mengamankan jalannya aksi unjuk rasa bela Palestina di Jakarta, Selasa.
"Pengamanan di Kedutaan Besar Amerika Serikat 905 personel, di kantor PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) 236 personel,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Selasa (18/5).
Baca Juga
Salat Id di Rumah, Anies dan Anak Kompak Pakai Sorban Bendera Palestina
Polisi telah menerima surat pemberitahuan aksi bela Palestina dari sejumlah organisasi, seperti Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) yang akan menggelar aksi demo Kedutaan Besar AS.
Pihak lain yang juga menggelar aksi adalah Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) yang akan menggelar aksi unjuk rasa bela Palestina di kantor PBB di Jakarta.
Meski ada aksi unjuk rasa, polisi belum memberlakukan pengalihan arus lalu lintas karena itu bersifat situasional. Meski begitu, polisi juga telah bersiaga di sejumlah titik untuk mengurai potensi kemacetan.
Yusri juga mengimbau peserta aksi unjuk rasa bela Palestina untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.
Baca Juga
DK PBB Akhirnya Mau Turun Tangan Konflik Israel Vs Palestina, Mulai Dibahas Minggu
“Tetap patuhi aturan protokol kesehatan. Jangan melanggar, juga jangan menggangu ketertiban umum,” tuturnya.
Yusri menyarankan peserta aksi solidaritas dibatasi. Kemudian memastikan peserta negatif COVID-19 sebelum berangkat ke lokasi. (Knu)