MerahPutih.com - Semalam, lengkap sudah terpilih tiga 'wakil rakyat' ketua lembaga tinggi negara hasil pesta demokrasi lima tahunan. Kader PDIP Puan Maharani menduduki kursi Ketua DPR. Adapun, Politikus Golkar Bambang Soesatyo jadi Ketua MPR, sedangkan La Nyalla Mattalitti memimpin kumpulan senator sebagai Ketua DPD RI.
Ketiga nama itu sukses meraih pucuk pimpinan ketiga lembaga melalui proses demokrasi yang diwarnai berbagai lobi politik kalangan elit penghuni Rumah Rakyat di Senayan. Mencoba menjawab rasa penasaran publik, MerahPutih.com berusaha menelusuri harta kekayaan ketiga politikus itu berdasarkan data terakhir yang mereka laporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Baca Juga:
Total kekayaan ketua DPR, MPR dan DPD mencapai Rp475 miliar, atau nyaris hampir setengah triliun rupiah. Fakta menariknya, Puan yang juga putri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tercatat hartanya paling banyak. Putri ketum parpol yang mengklaim sebagai ibunya 'wong cilik' itu mencapai Rp363,7 miliar, atau tembus di atas sepertiga triliun rupiah.
Rincian detail timbunan kekayaan Bamsoet, La Nyalla dan Puan Maharani dapat diakses dari dokumen Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaru yang mereka serahkan ke KPK, dilansir melalui situs https://elhkpn.kpk.go.id, pada Jumat (4/10). Patut diingat, kekayaan yang tercatat bukan berarti posisi harta mereka saat ini, tetapi berdasarkan terakhir mereka menyerahkan LHKPN ke KPK.
1. Puan Maharani
Pucuk pimpinan DPR menjadi yang pertama dipilih dalam sidang wakil rakyat hasil Pilpres 2019 lalu. Puan Maharani mencatatkan rekor sebagai perempuan pertama yang menduduki jabatan Ketua DPR RI merujuk hasil Sidang Paripurna DPR Selasa (1/10) lalu.
Baca Juga:
Putri sulung Presiden RI ke-5 Megawati itu sebelumnya menjabat Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) di Kabinet Joko Widodo (Jokowi) periode pertama. Harta kader partai 'wong cilik' itu sebesar Rp363,7 miliar, berdasarkan laporan LHKPN terakhir Maret 2019, merujuk data asetnya pada 2018.
Kekayaan wanita kelahiran Jakarta, 6 September 1973 itu terdiri dari harta bergerak dan tidak bergerak. Harta tidak bergerak berupa 74 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Jakarta, Bali dan Bogor. Dia memiliki tanah dan bangunan ditaksir bernilai Rp148,8 miliar.
Untuk harta bergerak, mantan Ketua Fraksi PDIP di DPR ini memiliki 10 kendaraan bermotor. Koleksinya mulai dari Mercedes Benz, Volkswagen Beetle dan motor Harley Davidson dengan taksiran senilai Rp 1,5 miliar.
Baca Juga:
Jabat Ketua DPR, Total Kekayaan Puan Tembus Sepertiga Triliun Rupiah
Harta Puan didominasi kepemilikan surat berharga Rp208 miliar. Harta bergerak lainnya senilai Rp5 miliar, kas dan setara kas senilai Rp49,5 miliar. Hartanya itu dikurangi dengan utang sejumlah Rp49,7 miliar.
Jumlah kekayaan Puan meningkat signifikan dalam jangka waktu 8 tahun. Puan hanya memiliki kekayaan berjumlah Rp34,4 miliar saat menyerahkan LHKPN tahun 2010 silam, ketika masih menjabat sebagai Anggota DPR periode 2009-2014. Dua tahun berselang, jumlah harta cucu Proklamator RI Sukarno ini meningkat pesat menjadi Rp147,1 miliar.
Tahun 2014, ketika Puan baru menjabat sebagai Menko PMK, jumlah hartanya kembali melonjak jadi Rp162,5 miliar. Bahkan, harta Puan lagi-lagi bertambah hampir dua kali lipat saat melapor tahun 2017 jadi Rp302,7 miliar.
2. Bambang Soesatyo
Politikus Golkar yang akrab disapa Bamsoet itu menduduki urutan kedua terkaya dalam daftar. Bamsoet memastikan diri sebagai Ketua MPR 2019-2024, setelah terpilih secara aklamasi didukung secara bulat oleh 9 fraksi di MPR RI dan kelompok DPD RI di MPR RI, semalam.
Baca Juga:
Bamsoet melaporkan harta kekayaannya terakhir pada Maret 2019. Bekas Ketua DPR periode lalu ini tercatat memiliki total harta Rp98.019.420.429, atau lebih dari Rp98 miliar. Pria kelahiran Jakarta, 10 September 1962 itu terdiri dari harta bergerak dan tidak bergerak.
Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini tercatat memiliki harta tak bergerak berupa sejumlah tanah dan bangunan yang tersebar di DKI Jakarta, Bogor, Purbalingga, Banjarnegara, Bandung dan Klungkung. Total aset tanah dan bangunan yang dimiliki Bamsoet mencapai Rp71.217.095.000.
Bamsoet juga memiliki sejumlah kendaraan mewah. Seperti motor Harley Davidson tahun 1995 senilai Rp100.000.000, mobil Land Rover Jepp tahun 2013 seharga Rp1.300.000.000, mobil Jeep Rubicon tahun 2013 seharga Rp350.000.000, mobil Mercedes Benz S 400 tahun 2014 senilai Rp1.800.000.000.
Baca Juga:
Bamsoet Pastikan MPR Jadi Rumah Kebangsaan Demi Amankan Ideologi Pancasila
Kemudian mobil Jeep Hummer H2 tahun 2009 seharga Rp1.000.000.000, mobil Tesla X tahun 2017 senilai Rp1.850.000.000 serta kendaraan mewah lainnya. Total kendaraan dan alat transportasi milik Bamsoet senilai Rp18.560.000.000.
Mantan wartawan ini juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 1.068.000.000, surat berharga berjumlah Rp120.000.000. Kemudian dia juga memilki kas dan setara kas senilai Rp7.054.325.429. Jika dijumlahkan, total harta milik elite Partai Golkar itu mencapai Rp98.019.420.429.
3. La Nyalla Mattaliti
Meski awalnya kurang dijagokan, La Nyalla Mattalitti akhirnya berhasil menjadi orang nomor satu di DPD RI. Senator dari daerah pemilihan Jawa Timur ini menyisihkan sejumlah nama beken dalam pemilihan berdasarkan voting DPD di Gedung Parlemen, Selasa (1/10) malam.
Mantan Ketua Umum PSSI itu melaporkan harta kekayaannya terakhir ke KPK pada 8 April 2019 lalu. Sosok yang pernah menyandang status tersangka kasus dugaan korupsi itu memiliki total harta kekayaan Rp 14.214.635.894, alias lebih dari Rp14 miliar.
La Nyalla tercatat memiliki harta tidak bergerak berupa delapan tanah dan bangunan yang tersebar di Surabaya, Jakarta dan Batu, Jawa Timur. Harta pria kelahiran Jakarta, 10 Mei 1959 itu dalam bentuk aset tanah dan bangunan mencapai Rp11.493.833.955 miliar.
Baca Juga:
Untuk harta bergerak, sosok yang mendeklarasikan diri mendukung Jokowi di Pilpres lalu itu memiliki satu unit mobil Toyota Alphard tipe G tahun 2012 senilai Rp616 juta. Koleksi tunggangannya juga meliputi satu unit sepeda motor Honda Supra Fit tahun 2012 senilai Rp5 juta.
Bahkan, mantan Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Jawa Timur ini juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp1 miliar, serta ada kas dan setara kas senilai Rp 1.099.801.939. Pentolan Ormas Pemuda Pancasila (PP) Jawa Timur itu tidak memiliki utang dalam laporan LHKPN-nya.
Merujuk data LHKPN KPK terbaru, total harta dan aset tiga ketua lembaga tinggi negara itu sedikitnya mencapai Rp475 miliar lebih, dengan rincian harta Bamsoet (MPR) Rp98 miliar lebih, Puan (DPR) memiliki kisaran timbunan harta Rp363,7 miliar dan paling buncit La Nyala (DPD) hanya sekitar Rp14 miliar. Sebaliknya, Puan selaku kader partai 'Wong Cilik' menjadi jawara dalam urutan nilai kekayaan ketua lembaga negara hasil pilihan rakyat, alias paling tajir. (Pon)
Baca Juga: