Jadi Ketua DPR, Ini Pidato Pertama Puan Maharani

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 01 Oktober 2019
Jadi Ketua DPR, Ini Pidato Pertama Puan Maharani

Puan Maharani saat memberikan keterangan di Ruang Fraksi PDI Perjuangan, Kompleks Parlemen, Senayan, (Selasa (1/10) siang. (Foto: MP/Kanu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Puan Maharani terpilh sebagai Ketua DPR 2019-2024 melalui rapat paripurna penetapan dan pelantikan pimpinan DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Selasa (1/10) malam. Puan diusulkan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan sebagai pemenang Pemilu 2019.

Setelah sidang pengambilan sumpah pimpinan DPR, Puan Maharani langsung memberikan pidato pertama melalui podium sebagai Ketua DPR. Hal pertama yang ia sampaikan sebelum memulai pidato yaitu penghormatan kepada Megawati Soekarnoputri, Presiden kelima RI, yang juga sang ibu. Sebelum pidato itu, Megawati juga sempat berfoto bersama dengan pimpinan di depan sidang.

Baca Juga:

Jadi Ketua DPR Perempuan Pertama, Puan Maharani: Pecah Telur

Dalam pidatonya, Puan berjanji membawa DPR lebih dekat kepada masyarakat. Dalam istilahnya, gedung DPR disebut sebagai "rumah rakyat". "Kami akan membawa DPR sebagai lembaga modern, terbuka, dan aspiratif. DPR sebagai rumah rakyat yang sesungguhnya," kata Puan.

Puan Maharani saat memberikan keterangan di Ruang Fraksi PDI Perjuangan, Kompleks Parlemen, Senayan, (Selasa (1/10) siang. (Foto: MP/Kanu)
Puan Maharani saat memberikan keterangan di Ruang Fraksi PDI Perjuangan, Kompleks Parlemen, Senayan, (Selasa (1/10) siang. (Foto: MP/Kanu)

Puan juga menekankan bahwa DPR tidak antikritik. Tetapi, ia mengajak masyarakat agar tidak mudah terjebak dalam penilaian yang salah. Puan mengimbau masyarakat bersikap objektif dalam menilai DPR.

"DPR representasi rakyat, sehingga gedung DPR adalah rumah rakyat. Kita akan selalu terbuka terhadap setiap aspirasi dan masukan dari masyarakat," kata Puan yang waktu pelantikan mengenakan kebaya merah.

Baca Juga:

Puan Maharani Ketua DPR, Sufmi Dasco dan Rachmat Gobel Jabat Wakil

Puan juga mengajak kepada anggota DPR agar senantiasa ingat pada tujuan bernegara yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan Memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasar perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Puan Maharani (kanan) bersama sang ibu Megawati Soekarnoputri. (Foto: instagram.com/puanmaharaniri)
Puan Maharani (kanan) bersama sang ibu Megawati Soekarnoputri. (Foto: instagram.com/puanmaharaniri)

Ia juga menyinggung tentang tantangan DPR kini yang semakin berat. Ada era kemajuan zaman, industri 4.0, dan era digital yang menuntut kerja keras setiap anggota.

"Penting anggota dewan untuk meningkatkan kapabilitas untuk merespons perkembangan zaman, bagi kemajuan masyarakat, bangsa, dan negara yang kita cintai ini," kata Puan Maharani.

Diketahui, pimpinan DPR 2019-2024 yaitu Puan Maharani sebagai Ketua DPR, dan empal Wakil Ketua DPR, yaitu Aziz Syamsuddin dari Fraksi Golkar, Sufmi Dasco Ahmad dari Fraksi Gerindra, Rachmat Gobel dari Fraksi Nasdem, dan Muhaimin Iskandar dari PKB. (*)

Baca Juga:

Seusai UU MD3, Puan Maharani Duduki Kursi Ketua DPR

#Puan Maharani #Ketua DPR RI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Puan Maharani Minta Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia
Menurutnya, seluruh daerah perlu meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, terutama saat curah hujan tinggi.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Maharani Minta Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
Puan Soroti Kekuatan APBN soal Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Minta Dikaji Dulu
Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyoroti wacana pendidikan gratis hingga PTN. Ia meminta untuk dikaji terlebih dahulu.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
Puan Soroti Kekuatan APBN soal Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Minta Dikaji Dulu
Indonesia
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Wacana-wacana itu masih merupakan perbincangan di antara partai politik dan belum masuk tahapan pembahasan di DPR RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Berita
Ketua DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Pendampingan Keluarga Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Puan Maharani meminta pemerintah memaksimalkan pencarian rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan sekitar Anak Krakatau, Selat Sunda.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Ketua DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Pendampingan Keluarga Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Indonesia
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
DPR akan memberikan dukungan selama tambahan anggaran tersebut bermanfaat bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
Indonesia
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Puan mengatakan DPR siap mendukung jika hasil kajian menyimpulkan integrasi kedua lembaga tersebut dapat membuat pemantauan dan mitigasi bencana lebih efektif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Indonesia
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Puan Maharani mengingatkan tingginya ancaman gempa di Indonesia dan mendorong pemerintah memperkuat kesiapsiagaan serta penanganan bencana terpadu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Indonesia
Karhutla Meluas, Ketua DPR Desak Pelaku Diburu dan Sanksi Dibuka ke Publik
Kabut asap yang ditimbulkan dapat mengganggu kesehatan warga sekaligus menghambat aktivitas pendidikan, transportasi, hingga kegiatan ekonomi.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Karhutla Meluas, Ketua DPR Desak Pelaku Diburu dan Sanksi Dibuka ke Publik
Indonesia
Asap Karhutla Kalimantan Bisa Sampai Malaysia, Puan Minta Kemlu Segera Berkoordinasi
Puan Maharani meminta Kemlu berkoordinasi dengan Malaysia terkait dampak asap karhutla di Kalimantan yang dapat dirasakan hingga negara tetangga.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 27 Agustus 2026
Asap Karhutla Kalimantan Bisa Sampai Malaysia, Puan Minta Kemlu Segera Berkoordinasi
Bagikan