Acap Kali Salah Sasaran, IPW: Senjata Polisi Berkarat

Selasa, 03 Oktober 2017 - Zaimul Haq Elfan Habib

MerahPutih.com - Indonesia Police Warch (IPW) meminta kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk segera mengevaluasi keberadaan senjata api serta alat kelengkapan anggota kepolisian, khususnya yang bertugas di lapangan.

Ketua Presidium IPW, Neta S Pane mengungkapkan dari pendataan IPW sebanyak 400 ribu anggota Polri hanya 20 persen yang memiliki senjata api.

"Itu pun sebagian besar senjata apinya sangat tidak layak. Antara lain berkarat, sudah tua dan hasil kanibal dari sejumlah senjata api yang rusak," katanya melalui keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (3/10).

Neta mengatakan, akibat tidak layaknya persenjataan anggota Polri, kerap terjadinya kasus salah tembak. Setelah itu, polisi yang hendak menembak pelaku kejahatan malah salah sasaran, nggota masyarakat yang menjadi korban.

Lebih lanjut, Menurut Pane, di tahun 2014 lalu ada 13 kasus salah tembak dan 2015 ada 20 kasus.

"Akibat senjata api ini juga jumlah polisi yang tewas akibat keberutalan pelaku kejahatan dan teroris kian meningkat dari tahun ke tahun. Tahun 2012 ada 29 polisi tewas akibat ulah pelaku kejahatan, 2013 ada 27, tahun 2014 ada 41 dan 2015 ada 10 polisi terbunuh penjahat," pungkasnya. (Asp)

Baca juga berita terkait IPW di: IPW Harap Idham Azis Tuntaskan Masalah Jakarta

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan