6 Kemeriahan Imlek di Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta 2018

Senin, 19 Februari 2018 - Muchammad Yani

PERAYAAN Imlek dan Cap Gomeh di Yogyakarta tak pernah lepas dari acara Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) 2018. Pagelaran budaya para masyarakat Tionghoa Yogyakarta tahun ini kembali di gelar pada 24 Februari - 2 Maret 2018 di Kampung “Pecinan” Ketandan, Malioboro. Tema yang diangkat taun ini adalah “Harmoni Budaya Nusantara”.

Uniknya PBTY kini menjadi pesta rakyat masyarakat Yogyakarta dari semua suku dan agama. Ada banyak kegiatan dan perlombaan yang diselenggarakan panitia untuk memeriahkan perayaan tahun baru Cina dan Cap Go meh.

Berikut lima kegiatan di PBTY yang bakal membuat Anda merasa seperti di Negeri Tiongkok.

1. Jogja Dragon Festival

PBTY

Perlomba Barongsai yang akan menampilakan atraksi naga menari dari 6 grup. Di akhir acara, atraksi barongsai yang paling memukaulah yang akan menang. Perlombaan ini akan digelar di Jogja City Mall (JCM) pada 23 Februari 2018.

2. Pertunjukan Wayang Potehi

Wayang Potehi merupakan akulturasi kebudayaan Tionghoa dan Indonesia. Wayang ini berbentuk boneka yang dimainkan dengan iringan alat musik tambur, kendang, Suling, rebab dan kecer. Dalang akan memasukkan ke lima jarinya ke dalam boneka kain untuk menggerak-gerakkan boneka.

Wayang ini masuk ke Indonesia sekitar abad 16. Alur cerita dan bahasa disesuaikan dengan kultur masyarkat Indonesia. Lakon yang biasa dimainkan seperti Son Go Kong yang mencari kitab suci bersama guru dan teman-temannya. Pertunjukan Wayang Potehi akan hadir di kampung Ketandan, Yogyakarta.

3. Perlombaan Bahasa dan Budaya Mandarin

Perlombaan yang akan digelar tahun ini seperti karoke bahasa Mandarin, lomba membaca bahasa Mandarin, lomba story telling, lomba Suhfa (kaligrafi Tiongkok) dan Chinese painting.

Ada pula pemilihan duta budaya Mandari, Cici dan Koko 2018. Perlombaan ini terbuka untuk umum dan bertujuan untuk menambah kemeriahan PBTY. Masyarakat juga bisa belajar bahasa Mandarin jika mengikuti lomba ini.

PBTY

4. Karnaval PBTY

Ini adalah acara yang paling ditunggu-tunggu. Sederet atraksi dan penampilan budaya tiongkok akan ditampilkan secara meriah dalam karnaval PBTY. Seperti tari-tarian, dan baju adat suku Tiongkok.

Barongsai Naga raksasa turut dipamerkan dan ditarikan dalam karnaval ini. Tahun ini panitia menggandeng drumb band Akademi Angkatan Udara untuk unjuk gigi memeriahkan karnaval. Rute karnaval biasanya dilakukan di sepanjang jalan Malioboro pada 24 Februari 2108.

5. Taman Lampion Tiongkok

Panitia secara spesial turut menghadirkan Taman Lampion pada perayaan PBTY tahun ini. Lampion-lampion akan dibentuk menyerupai bangunan atau segala hal yang menjadi icon negeri tirai bambu seperti Pagoda dan Panda. Taman Lampion akan hadir di sepanjang kawasan Malioboro. Pengunjung bisa puas berswafoto di depan lampion-lampion ini.

6. Kuliner Tiongkok khas Imlek dan Cap Go Meh

Kuliner Chinese food menjadi hal yang wajib diburu para wisatawan. Selama PBTY berlangsung, ada ada ratusan stand kuliner yang akan hadir mengenyangkan perut Anda di sepanjang Gang Ketandan.

PBTY

Akan hadir pula makanan khas Imlek dan Cap Go Meh yang jarang ditemukan di luar acara tersebut seperti Lontong Cap Go Meh, Kue Bulan, Kue Keranjang dan kue mochi. Anda juga bisa menyantap Chinese food halal dengan berbagai varian rasa seperti bakmie, nasi, bihun dan varian sayuran.

PBTY sudah menjadi acara tahunan Imlek di Yogyakarta yang sayang dilewatkan. Setiap tahun ratusan ribu pengunjung berdesak-desakan di kawasan Pecinan Ketandan untuk menikmati nuansa Imlek. Segera pesan tiket dan berliburlah ke Yogyakarta akhir pekan ini.

Berita ini merupakan laporan Teresa Ika, kontributor Merahputih.com, untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan