Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup Fun

5 Menu Sehatkan Ususmu

P Suryo R - Jumat, 15 April 2022

TAHUKAH kamu? Kesehatan usus sangat berkaitan erat dengan daya tahan tubuh, loh. Jika ususmu terjaga kesehatannya, daya tahan tubuh pun akan menjadi lebih kuat, begitu pun sebaliknya. Selain itu, kesehatan usus tidak hanya memengaruhi pencernaan, tapi juga otak. Menjaga kesehatan usus dapat dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat, termasuk dalam mengonsumsi makanan.

Makanan fermentasi sangat tepat dikonsumsi untuk meningkatkan kesehatan pencernaan dengan mengembalikan keseimbangan alami bakteri usus. Hal itu karena makanan fermentasi mengandung probiotik yang merupakan bakteri hidup dan ragi.

Melansir Alodok, Probiotik adalah bakteri yang bermanfaat bagi kesehatan, khususnya saluran pencernaan. Bakteri baik ini bisa kita dapatkan dari makanan, minuman, atau suplemen. Lactobacillus dan Bifidobacterium merupakan dua contoh bakteri probiotik yang paling umum. Berikut beberapa makanan fermentasi yang bisa kamu konsumsi untuk menjaga kesehatan usus yang tidak hanya bergizi, tapi juga enak disantap.

Baca Juga:

Makan Jeroan Terlalu Sering Bisa Mengancam Kesehatan

Sauerkraut

makan
Sauerkraut adalah kubis yang difermentasi. (Foto: freepik/azerbaijan_stockers)


Sauerkraut adalah kubis yang difermentasi dan mengandung bakteri usus sehat yang dapat mengoptimalkan dan menyeimbangkan flora usus. Sebagaimana dilansir Live Science, Sauerkraut juga mengandung glukosinolat, asam askorbat, dan askorbigen tingkat tinggi. Kandungan itu telah terbukti mengurangi kerusakan DNA dan dapat membantu pasien kanker dengan mengurangi tingkat mutasi sel.

Kimchi

makan
Kimchi bisa meningkatkan kadar bakteri baik dalam usus. (Foto: freepik/jcomp)


Kimchi adalah hidangan tradisional Korea yang disiapkan dengan sayuran yang difermentasi, biasanya kubis, lobak, dan daun bawang dan berbagai bumbu seperti garam, gula, bawang merah, jahe, bawang putih, dan cabai.
Kimchi bisa meningkatkan kadar bakteri baik dalam usus yang dapat meningkatkan kesehatan usus. Kimchi juga dapat membantu meringankan sembelit dan menurunkan kolesterol. Kimchi dapat disajikan sebagai sarapan ramah terhadap usus dengan disajikan bersama roti gandum dan telur.

Yoghurt

makan
Probiotik pada yoghurt seperti Bifidobacteria dan Lactobacillus terbukti mengurangi gejala iritasi usus besar. (Foto: freepik/freepik)


Menurut Eating Well, yoghurt dibuat dengan proses fermentasi susu. Probiotik dalam yoghurt membantu mencerna sebagian laktosa (gula susu). Jadi, jika Anda memiliki intoleransi laktosa, kamu mungkin bisa menikmati yoghurt. Sejumlah studi menunjukkan probiotik pada yoghurt seperti Bifidobacteria dan Lactobacillus terbukti mengurangi gejala iritasi usus besar. Minuman probiotik yang mengandung L. casei Shirota strain ini sudah mengalami proses pemanasan dan fermentasi sehingga lebih mudah dicerna oleh tubuh dan terbukti aman dikonsumsi oleh orang yang menderita alergi susu.

Baca Juga:

Tips Memasak tanpa Minyak Goreng, Lebih sehat

Tempe

makan
Fermentasi juga menghasilkan beberapa vitamin B12. (Foto: Pixabay/dyahsina)


Sering makan tempe bermanfaat bagi kesehatan sistem pencernaan. Menurut Healthline, kedelai sebagai bahan dasar tempe mengandung asam fitat senyawa tanaman yang mengganggu penyerapan mineral seperti besi dan seng. Namun, proses fermentasi menurunkan jumlah asam fitat sehingga dapat meningkatkan jumlah mineral yang dapat diserap tubuh dari tempe. Fermentasi juga menghasilkan beberapa vitamin B12, nutrisi yang tidak terkandung dalam kedelai.

Miso

usus
Miso diyakini dapat menurunkan risiko kanker payudara. (Foto: freepik/pvproductions)


Miso adalah pasta kedelai hasil fermentasi yang terkenal sebagai bagian makanan Jepang. Miso menambahkan rasa umami yang enak pada hidangan. Selain kaya akan probiotik, Miso juga mengandung berbagai vitamin dan mineral. Miso diyakini dapat menurunkan risiko kanker payudara pada perempuan. Studi lain juga menunjukkan rutin mengonsumsi miso akan menurunkan risiko terserang stroke. (DGS)

Baca Juga:

Masakan Padang Siapa yang Tidak Suka?

Baca Artikel Asli