Kesehatan

5 Menu Sehatkan Ususmu

P Suryo RP Suryo R - Jumat, 15 April 2022
5 Menu Sehatkan Ususmu

Kesehatan ususmu sangat penting. (Foto: freepik/wayhomestudio)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TAHUKAH kamu? Kesehatan usus sangat berkaitan erat dengan daya tahan tubuh, loh. Jika ususmu terjaga kesehatannya, daya tahan tubuh pun akan menjadi lebih kuat, begitu pun sebaliknya. Selain itu, kesehatan usus tidak hanya memengaruhi pencernaan, tapi juga otak. Menjaga kesehatan usus dapat dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat, termasuk dalam mengonsumsi makanan.

Makanan fermentasi sangat tepat dikonsumsi untuk meningkatkan kesehatan pencernaan dengan mengembalikan keseimbangan alami bakteri usus. Hal itu karena makanan fermentasi mengandung probiotik yang merupakan bakteri hidup dan ragi.

Melansir Alodok, Probiotik adalah bakteri yang bermanfaat bagi kesehatan, khususnya saluran pencernaan. Bakteri baik ini bisa kita dapatkan dari makanan, minuman, atau suplemen. Lactobacillus dan Bifidobacterium merupakan dua contoh bakteri probiotik yang paling umum. Berikut beberapa makanan fermentasi yang bisa kamu konsumsi untuk menjaga kesehatan usus yang tidak hanya bergizi, tapi juga enak disantap.

Baca Juga:

Makan Jeroan Terlalu Sering Bisa Mengancam Kesehatan

Sauerkraut

makan
Sauerkraut adalah kubis yang difermentasi. (Foto: freepik/azerbaijan_stockers)


Sauerkraut adalah kubis yang difermentasi dan mengandung bakteri usus sehat yang dapat mengoptimalkan dan menyeimbangkan flora usus. Sebagaimana dilansir Live Science, Sauerkraut juga mengandung glukosinolat, asam askorbat, dan askorbigen tingkat tinggi. Kandungan itu telah terbukti mengurangi kerusakan DNA dan dapat membantu pasien kanker dengan mengurangi tingkat mutasi sel.

Kimchi

makan
Kimchi bisa meningkatkan kadar bakteri baik dalam usus. (Foto: freepik/jcomp)


Kimchi adalah hidangan tradisional Korea yang disiapkan dengan sayuran yang difermentasi, biasanya kubis, lobak, dan daun bawang dan berbagai bumbu seperti garam, gula, bawang merah, jahe, bawang putih, dan cabai.
Kimchi bisa meningkatkan kadar bakteri baik dalam usus yang dapat meningkatkan kesehatan usus. Kimchi juga dapat membantu meringankan sembelit dan menurunkan kolesterol. Kimchi dapat disajikan sebagai sarapan ramah terhadap usus dengan disajikan bersama roti gandum dan telur.

Yoghurt

makan
Probiotik pada yoghurt seperti Bifidobacteria dan Lactobacillus terbukti mengurangi gejala iritasi usus besar. (Foto: freepik/freepik)


Menurut Eating Well, yoghurt dibuat dengan proses fermentasi susu. Probiotik dalam yoghurt membantu mencerna sebagian laktosa (gula susu). Jadi, jika Anda memiliki intoleransi laktosa, kamu mungkin bisa menikmati yoghurt. Sejumlah studi menunjukkan probiotik pada yoghurt seperti Bifidobacteria dan Lactobacillus terbukti mengurangi gejala iritasi usus besar. Minuman probiotik yang mengandung L. casei Shirota strain ini sudah mengalami proses pemanasan dan fermentasi sehingga lebih mudah dicerna oleh tubuh dan terbukti aman dikonsumsi oleh orang yang menderita alergi susu.

Baca Juga:

Tips Memasak tanpa Minyak Goreng, Lebih sehat

Tempe

makan
Fermentasi juga menghasilkan beberapa vitamin B12. (Foto: Pixabay/dyahsina)


Sering makan tempe bermanfaat bagi kesehatan sistem pencernaan. Menurut Healthline, kedelai sebagai bahan dasar tempe mengandung asam fitat senyawa tanaman yang mengganggu penyerapan mineral seperti besi dan seng. Namun, proses fermentasi menurunkan jumlah asam fitat sehingga dapat meningkatkan jumlah mineral yang dapat diserap tubuh dari tempe. Fermentasi juga menghasilkan beberapa vitamin B12, nutrisi yang tidak terkandung dalam kedelai.

Miso

usus
Miso diyakini dapat menurunkan risiko kanker payudara. (Foto: freepik/pvproductions)


Miso adalah pasta kedelai hasil fermentasi yang terkenal sebagai bagian makanan Jepang. Miso menambahkan rasa umami yang enak pada hidangan. Selain kaya akan probiotik, Miso juga mengandung berbagai vitamin dan mineral. Miso diyakini dapat menurunkan risiko kanker payudara pada perempuan. Studi lain juga menunjukkan rutin mengonsumsi miso akan menurunkan risiko terserang stroke. (DGS)

Baca Juga:

Masakan Padang Siapa yang Tidak Suka?

#Kesehatan #Kuliner
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Bagikan