Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

150 Ribu Penumpang Terdampak Gangguan Penerbangan, Kemenhub Minta Maskapai Pastikan Hak Refund

Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026

MerahPutih.com - Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau berdampak besar terhadap mobilitas penumpang.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat sekitar 150 ribu penumpang terdampak setelah sebanyak 467 penerbangan dibatalkan.

Dari jumlah tersebut, 409 penerbangan merupakan rute domestik, sedangkan 58 lainnya merupakan penerbangan internasional.

Kondisi ini membuat Kemenhub meminta maskapai segera memberikan kepastian kepada penumpang, termasuk terkait pembatalan, perubahan jadwal, hingga pilihan penerbangan alternatif.

Kemenhub Minta Maskapai Beri Kepastian

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan, penumpang tidak boleh dibiarkan menunggu tanpa kejelasan mengenai status penerbangan mereka.

Menurutnya, maskapai harus segera menyampaikan informasi sekaligus memastikan hak penumpang untuk mendapatkan pengembalian tiket.

“Airlines untuk segera menyampaikan kepada para penumpang supaya mereka tidak menunggu terlalu lama. Yang paling penting hak-hak mereka untuk pengembalian tiket itu harus dijamin,” ujar Dudy saat memantau Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (6/9).

Dudy menyebut masih terdapat penumpang yang berharap penerbangan mereka tetap dapat dilakukan meski kondisi bandara belum memungkinkan.

Karena itu, informasi mengenai status penerbangan perlu disampaikan secara jelas oleh maskapai agar penumpang dapat menentukan langkah selanjutnya.

Baca juga:

Kemenhub Pilih Tahan Penerbangan, Abu Gunung Anak Krakatau Masih Jadi Ancaman

Penumpang Bisa Mendapat Refund atau Perubahan Penerbangan

Selain pengembalian tiket atau refund, operator penerbangan juga diminta memberikan informasi mengenai perubahan jadwal maupun pengalihan penerbangan.

Kemenhub membuka opsi penggunaan sejumlah bandara alternatif untuk membantu penanganan gangguan penerbangan. Bandara yang dapat menjadi alternatif di antaranya Kertajati, Semarang, Surabaya, dan Yogyakarta.

Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan pilihan bagi penumpang di tengah kondisi penerbangan yang terdampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Baca juga:

Banyak Penerbangan Delay Imbas Erupsi Anak Krakatau, Penumpang Bandara Soekarno-Hatta Dapat Layanan Kesehatan

Dudy menegaskan, pelayanan kepada penumpang tetap harus menjadi perhatian meskipun gangguan penerbangan terjadi akibat faktor alam.

Menurutnya, kepastian terkait hak penumpang, terutama pengembalian tiket, tidak boleh diabaikan.

Yang paling penting bahwa hak-hak mereka (penumpang) untuk pengembalian tiket itu harus dijamin oleh para airlines supaya mereka tidak menunggu,

Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi.

(Knu)

Baca Artikel Asli