MerahPutih.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat adanya lonjakan penumpang jelang mudik Lebaran 2025.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menyatakan bahwa tingginya antusiasme masyarakat terhadap moda transportasi kereta api tercermin dalam jumlah tiket yang telah terjual.
“Sudah 1.486.649 tiket atau 43,17 persen dari total kuota yang terjual,” kata Eva kepada wartawan di Jakarta dikutip Senin (3/3).
Berdasarkan tren penjualan, permintaan tertinggi terjadi pada H-3 Lebaran (28 Maret 2025), dengan penjualan mencapai 102.233 tiket.
Baca juga:
Angkutan Lebaran 2025, KAI Operasionalkan 9.572 Perjalanan Kereta Reguler dan Tambahan
Adapun 10 stasiun dengan volume keberangkatan tertinggi, di antaranya:
1. Stasiun Pasar Senen – 208.106 penumpang
2. Stasiun Gambir – 116.861 penumpang
3. Stasiun Bekasi – 65.489 penumpang
4. Stasiun Kiaracondong – 56.014 penumpang
5. Stasiun Yogyakarta – 47.663 penumpang
6. Stasiun Surabaya Pasar Turi – 47.198 penumpang
7. Stasiun Surabaya Gubeng – 44.973 penumpang
8. Stasiun Lempuyangan – 43.926 penumpang
9. Stasiun Bandung – 37.700 penumpang
10. Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng – 35.456 penumpang
Baca juga:
KAI telah menempatkan 170 petugas Customer Service Mobile (CSM) di 39 stasiun di berbagai Daerah Operasi (Daop) dan Divisi Regional (Divre).
Selain itu, KAI juga memperluas penyediaan water station guna mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai.
Empat stasiun tambahan yang kini menyediakan fasilitas ini adalah Kertapati, Lamongan, Wonokromo, dan Sidoarjo, sehingga totalnya menjadi 28 stasiun.
KAI menyiapkan sebanyak 3.443.832 tiket kereta api jarak jauh (KAJJ) untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2025. Tiket ini tersedia untuk periode 21 Maret – 11 April 2025 atau selama 22 hari. (Knu)