Tempat Karantina Over Kapasitas Pemudik ODP, Pemkot Solo Pulangkan Sebagian Penghuni

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 17 April 2020
  Tempat Karantina Over Kapasitas Pemudik ODP, Pemkot Solo Pulangkan Sebagian Penghuni

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solo, Ahyani. (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo memulangkan sejumlah pemudik yang selama ini menjalani karantina di Graha Wisata Niaga. Hal itu dilakukan setelah tempat karantina yang disediakan Pemkot Solo over kapasitas pemudik yang berstatus orang dalam pengawaaan (ODP).

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solo, Ahyani mengatakan, saat ini kondisi di rumah karantina Graha Wisata Niaga hampir penuh. Banyaknya penghuni membuat tidak nyaman.

Baca Juga:

Update COVID-19 Solo Bertambah 3 Pasien, Mahasiswa UNS dan Peserta Ijtima Ulama Gowa

"Kondisi over kapasitas ini dikeluhakan pemudik yang dilarantina. Bahkan, ada peserta karantina yang satu lantai antara pria dengan peserta wanita," ujar Ahyani.

Para pemudik sedang jalani masa karantina di Graha Wisata Niaga Solo
Pemudik menjalani karantina di Graha Wisata Niaga, Solo, Jawa Tengah, Kamis (16/4). (MP/Ismail)

Melihat fakta tersebut, kata Ahyani, Pemkot Solo mulai mengurangi jumlah penghuni tempat karantina khusus pemudik tersebut dengan memulangkan ke rumah masing-masing secara bertahap. Meskipun dipulangkan karantina tetap dilanjutkan sampai tuntas 14 hari.

"Jadi karantina mandiri tetap dilanjutkan di rumah. Kami telah melakukan evaluasi dan pengecekan kondisi rumah para pemudik terlebih dulu untuk memudahkan pengawasan," kata dia.

Ia mengatakan pemulangan pemudik dilakukan seleksi ketat, diantaranya sudah hampir sepkan di karantina di rumah karantina. Selain itu, mempertimbangkan kondisi kesehatan.

"Sejauh ini pemudik ODP yang dikarantina belum ada satupun naik status PDP (Pasien Dalam Pengawasan) atau positif," papar dia.

Ahyani menambahkan dalam waktu dekat juga akan merubah desain kamar karantina diantaranya dengan memisahkan pemudik perempuan dan laki-laki. Dimana Graha Wisata dikhususkan bagi pemudik perempuan. Sedangkan pemudik pria dipindahkan ke Ndalem Joyokusuman.

Baca Juga:

Polda Jateng Bagikan Sembako Buat Ojol dan Pengayuh Becak Terdampak COVID-19

Sementara itu berdasarkan data terakhir kasus positif Covid-19 di Solo mengalami kenaikan. Jumlah pasien terkonfirmasi menjadi 8 orang dari 5 sebelumnya. 2 orang meninggal dunia, 1 orang sembuh dan sisanya masih menjalani perawatan.

Sedangkan jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 70 orang. 40 orang sembuh, 17 dirawat dan 13 lainnya meninggal dunia.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Bos Ciputra Mangkir dari Pemeriksaan KPK

#Pemkot Solo #Kejadian Luar Biasa #Virus Corona
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Pemkot Solo Mau Revitalisasi Taman Sriwedari, Ahli Waris: Jangan Gegabah Bangun di Lahan Sengketa
Revitalisasi Taman Sriwedari kini menuai polemik. Ahli waris memperingatkan Pemprov Solo agar tidak mengganggu lahan sengketa.
Soffi Amira - Selasa, 12 Mei 2026
Pemkot Solo Mau Revitalisasi Taman Sriwedari, Ahli Waris: Jangan Gegabah Bangun di Lahan Sengketa
Indonesia
Showcase MBG Solo Diserbu Warga, Ribuan Porsi Ludes di CFD
Showcase MBG II di Solo ramai diserbu warga. Ribuan porsi pun ludes ketika diserbu warga saat CFD pada Minggu (10/5).
Soffi Amira - Minggu, 10 Mei 2026
Showcase MBG Solo Diserbu Warga, Ribuan Porsi Ludes di CFD
Indonesia
450 Kasus TBC Ditemukan di Solo Awal 2026, Pemkot Lakukan Cek Kesehatan Gratis dan Tracing Intensif
Dinkes Solo mencatat, sebanyak 450 kasus TBC ditemukan sejak awal 2026. Pemkot Solo pun menggelar cek kesehatan gratis.
Soffi Amira - Kamis, 23 April 2026
450 Kasus TBC Ditemukan di Solo Awal 2026, Pemkot Lakukan Cek Kesehatan Gratis dan Tracing Intensif
Indonesia
Sidak Jelang Lebaran 2026, Pemkot Solo Temukan Makanan Kedaluwarsa dan Kemasan Rusak di Pasar
Pemkot Solo menemukan makanan kedaluwarsa dan kemasan rusak saat sidak pangan. Inspeksi ini dilakukan menjelang Lebaran 2026.
Soffi Amira - Jumat, 13 Maret 2026
Sidak Jelang Lebaran 2026, Pemkot Solo Temukan Makanan Kedaluwarsa dan Kemasan Rusak di Pasar
Indonesia
Pemkot Solo Buka Posko Aduan THR, Perusahaan Wajib Bayar H-7 Lebaran 2026
Pemkot Solo membuka posko aduan THR 2026. Perusahaan pun wajib membayar THR maksimal H-7 Lebaran 2026.
Soffi Amira - Jumat, 27 Februari 2026
Pemkot Solo Buka Posko Aduan THR, Perusahaan Wajib Bayar H-7 Lebaran 2026
Indonesia
Rio Haryanto Buka Suara soal ASN Solo Bocorkan Data Pribadinya, Serahkan Kasus ke Pemkot
Rio Haryanto buka suara soal ASN Solo yang membocorkan data pribadinya. Ia pun menyerahkan kasus ini ke Pemkot Solo.
Soffi Amira - Jumat, 20 Februari 2026
Rio Haryanto Buka Suara soal ASN Solo Bocorkan Data Pribadinya, Serahkan Kasus ke Pemkot
Indonesia
Krisis Guru, Pemkot Solo Siap Rekrut 286 Tenaga Pendidik Kontrak
Pemkot Solo siap merekrut 286 tenaga pendidik pada tahun ini. Hal itu dikarenakan adanya krisis tenaga pendidik akibat pensiun.
Soffi Amira - Kamis, 05 Februari 2026
Krisis Guru, Pemkot Solo Siap Rekrut 286 Tenaga Pendidik Kontrak
Indonesia
Kemenkes Keluarkan Aturan Hadapi Krisis Kesehatan
Permenkes menjelaskan tentang partisipasi publik dalam penanganan KLB, wabah, dan krisis kesehatan, mulai dari manajemen, pengendalian faktor risiko, pendanaan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 04 Februari 2026
Kemenkes Keluarkan Aturan Hadapi Krisis Kesehatan
Indonesia
Pemkot Solo Mulai Uji Coba WFA untuk ASN, Efisiensi Anggaran Jadi Alasan
Pemerintah Kota Solo mulai uji coba Work From Anywhere (WFA) bagi ASN di 9 OPD. Kebijakan ini terkait efisiensi anggaran dan evaluasi kinerja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Januari 2026
Pemkot Solo Mulai Uji Coba WFA untuk ASN, Efisiensi Anggaran Jadi Alasan
Indonesia
Tak Ada Bantuan Pusat, Pemkot Bakal Hentikan Operasional Batik Solo Trans
Pemkot Solo menunggu kepastian pembiayaan BST koridor 5 dan koridor 6 sampai akhir 2025.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Desember 2025
Tak Ada Bantuan Pusat, Pemkot Bakal Hentikan Operasional Batik Solo Trans
Bagikan