Edukasi

Personal Branding di Media Sosial Juga Penting bagi Siswa

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Senin, 22 November 2021
Personal Branding di Media Sosial Juga Penting bagi Siswa

niversitas Mercu Buana Meruya, Jakarta, telah menyelenggarakan program Kuliah Peduli Negeri dalam rangka memberikan edukasi tentang personal branding dan penggunaan media sosial (Foto: istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MAHASISWA dan mahasiswi semester akhir kelas reguler 1 pada Program Studi Public Relations Universitas Mercu Buana, Meruya, Jakarta, telah menyelenggarakan program Kuliah Peduli Negeri dalam rangka memberikan edukasi tentang personal branding dan penggunaan media sosial.

Kegiatan Kuliah Peduli Negeri (KPN) ini diadakan sebagai bentuk kepedulian pengabdian masyarakat, serta meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menyikapi permasalahan masyarakat.

Baca Juga:

Tips Ampuh Detoks Media Sosial

Kuliah Peduli Negeri yang dilakukan dalam bentuk Webinar pada Jum’at (19/11) tersebut bertajuk 'Build and Brand Yourself through Social Media'. Webinar itu diikuti siswa-siswi kelas 12 SMA Yuppentek 1 Tangerang dengan jumlah peserta sebanyak 74 orang.

Pemilihan tema dan audiens ini didasari dari adanya situasi pada era digital dengan remaja yang aktif menggunakan media sosial. Di masa akhir sekolah, mereka berkesempatan meningkatkan dan memanfaatkan media sosial dengan personal branding.

"Pemilihan topik personal branding dan penggunaan media sosial memang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan remaja saat ini. Survey menunjukkan 80 persen remaja usia 10–15 tahun aktif menggunakan sosial media. Mereka harus diarahkan dalam penggunaan media sosial ke arah yang lebih positif dengan citra yang positif atau personal branding," jelas dosen pengampu mata Kuliah Peduli Negeri, Andi Muhammad Tri Sakti, S.Ikom, MSSi dalam sambutannya.

Charlos Leonado Samuel menjadi pemateri webinar (Foto: istimewa)

Acara webinar 'Build and Brand Yourself through Social Media' dipandu mahasiswa Universitas Mercu Buana, Charlos Leonardo Samue,l selaku pemateri webinar.

Dalam webinar tersebut, Charlos menjelaskan tentang ilmu serta tips pada personal branding dan juga penggunaan media sosial di tengah keterbatasan kegiatan tatap muka.

Penyampaian edukasi ini sangat penting, khususnya bagi kelas 12 yang nantinya akan melanjutkan perkuliahan atau kerja sebagai persiapan diri.

"Saat memasuki masa-masa terakhir di sekolah, sebagian dari kita pasti akan melanjutkan ke jenjang kuliah ataupun dunia professional. Sangat penting bagi kita untuk paham personal branding di sosial media, karena pada akhirnya itu akan dilihat di dunia profesional dan studi berikutnya," ucap Charlos yang juga meruapkan ketua pelaksana kegiatan webinar.

Baca Juga:

Tim Cook Apple Khawatir Apple Hanya Dipakai untuk Media Sosial

Seluruh pihak, baik dari team panitia pelaksana, kerja sama mitra hingga peserta, antusias mengikuti acara ini dari awal hingga selesai.

Webinar diikuti siswa-siswi kelas 12 SMA Yuppentek 1 Tangerang (Foto: istimewa)

Banyak peserta bahkan memberikan respons positif terhadap acara ini. Selama acara berlangsung, para peserta terlihat menyimak dengan baik ketika pemateri menyampaikan materi dan aktif ketika pemateri membuka sesi tanya jawab.

"Senang bisa mengetahui apa itu personal branding dan bagaimana cara kita untuk mengenal personal branding diri kita sendiri," ujar salah satu seorang kegiatan webinar, Rico Fernanda Eristiawan.

Peserta lainnya juga mengatakan acara ini sangat menarik, dari bahan materi, pembahasan materi yang dapat dimengerti, dan bermanfaat untuk diri mereka pribadi.

Peserta berharap akan kelanjutan dari webinar ini yang sejalan dengan harapan pelaksana untuk terus memberi dampak positif bagi pendengarnya. (Ryn)

Baca Juga:

Ini Rahasia Bikin Konten Video Menarik untuk Jualan di Media Sosial

#Pendidikan #Personal Branding #Universitas
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Indonesia
KPK Ikut Awasi Pelaksanaan SPMB di Jakarta, Cegah Orang Titipan dan Korupsi
Pelaksanaan SPMB telah berlangsung mulai 15 Juni hingga 9 Juli 2026.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
KPK Ikut Awasi Pelaksanaan SPMB di Jakarta, Cegah Orang Titipan dan Korupsi
Indonesia
Mendikdasmen Minta Dana Wajib Belajar 13 Tahun Rp 11,928 Triliun
Kementerian urusan pendidikan ini menyampaikan usulan tambahan anggaran sebesar Rp 40,75 triliun pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Mendikdasmen Minta Dana Wajib Belajar 13 Tahun Rp 11,928 Triliun
Indonesia
DPRD DKI Temukan Banyak Praktik Pungli dalam SPMB
Pungli mencederai pelaksanaan SPMB yang seharusnya berjalan bebas dari biaya.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
DPRD DKI Temukan Banyak Praktik Pungli dalam SPMB
Berita Foto
Dukung Pendidikan Berkelanjutan, UOB Salurkan Meja-Kursi Daur Ulang ke Sekolah Al-Rahmah
Suasana penyerahan donasi berupa mejad dan kursi daur ulang kepada siswa-siswi SD, SMP, SMA Al Rahmah di Jakarta, Senin (15/6/2026).
Didik Setiawan - Senin, 15 Juni 2026
Dukung Pendidikan Berkelanjutan, UOB Salurkan Meja-Kursi Daur Ulang ke Sekolah Al-Rahmah
Indonesia
Legislator Ingatkan Proyek Sekolah Rakyat Harus Perhatikan Keselamatan Anak
Sekolah Rakyat merupakan program strategis pemerintah yang harus dibangun dengan perencanaan matang agar mampu menjadi sarana pendidikan yang aman dan nyaman bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Legislator Ingatkan Proyek Sekolah Rakyat Harus Perhatikan Keselamatan Anak
Indonesia
SPMB DKI Tampung 245.980 Murid, Disdik Pastikan tak Ada Pungutan Biaya
SPMB 2026/2027 disiapkan untuk memastikan setiap anak di Jakarta memiliki kesempatan yang setara dalam mengakses pendidikan berkualitas.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
SPMB DKI Tampung 245.980 Murid, Disdik Pastikan tak Ada Pungutan Biaya
Indonesia
Pemerintah Targetkan Revitalisasi 71.744 Sekolah dari TK hingga SMA
Hingga saat ini, pemerintah telah menyelesaikan sekitar 70 persen dari target awal revitalisasi 11.744 sekolah.
Dwi Astarini - Jumat, 12 Juni 2026
Pemerintah Targetkan Revitalisasi 71.744 Sekolah dari TK hingga SMA
Indonesia
KPK Ungkap 28 Persen Penerimaan Murid Baru Masih Diwarnai Pungli
KPK mengungkapkan bahwa penerimaan murid baru di sekolah masih diwarnai pungli. Temuan ini pun cukup miris.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
KPK Ungkap 28 Persen Penerimaan Murid Baru Masih Diwarnai Pungli
Indonesia
Daripada Wajibkan Belajar Bahasa Prancis, DPR Minta Prabowo Fokus Benahi Persoalan Pendidikan Tanah Air
Kebijakan tersebut masih perlu dikaji termasuk kajian terhadap perangkat guru yang akan mengajar.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Juni 2026
Daripada Wajibkan Belajar Bahasa Prancis, DPR Minta Prabowo Fokus Benahi Persoalan Pendidikan Tanah Air
Indonesia
Mendiktisaintek: 122 Prodi Ditutup pada 2026, Mayoritas Bertransformasi Sesuai Kebutuhan Industri
Mendiktisaintek menjelaskan penutupan 122 program studi pada 2026 dilakukan atas usulan kampus. Mayoritas bertransformasi menjadi lebih relevan dengan industri dan teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Mendiktisaintek: 122 Prodi Ditutup pada 2026, Mayoritas Bertransformasi Sesuai Kebutuhan Industri
Bagikan