Kendalikan Kemiskinan Ekstrem, Wapres Ma'ruf Bertolak ke Maluku

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 13 Oktober 2021
Kendalikan Kemiskinan Ekstrem, Wapres Ma'ruf Bertolak ke Maluku

Wapres Ma'ruf Amin dan istrinya bersiap melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Maluku dengan bertolak dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Rabu (13/10). ANTARA/HO-Setwapres

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin bertolak ke Maluku untuk melakukan kunjungan kerja sekaligus memimpin rapat koordinasi terkait penanganan kemiskinan ekstrem di lima kabupaten prioritas di provinsi tersebut.

Didampingi istrinya, Wury Estu Handayani, rombongan terbatas berangkat dari Pangkalan Udara TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma Jakarta, Rabu (13/10) pukul 07.00 WIB dan dijadwalkan mendarat di Bandar Udara Pattimura Ambon pukul 12.25 WIT.

Baca Juga

[HOAKS atau FAKTA]: Wapres Maruf Amin Sebut Menolak Divaksin Bisa Masuk Neraka

Setibanya di Ambon, Wapres dan rombongan akan disambut oleh Gubernur Maluku Murad Ismail dan Widya Murad Ismail serta perwakilan anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku.

Selanjutnya, Wapres langsung menuju ke Kantor Gubernur Maluku untuk memimpin Rapat Koordinasi tentang Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem di Lima Kabupaten Prioritas Tahun 2021.

Pemerintah menetapkan tujuh provinsi dengan 35 kabupaten dan kota prioritas di antaranya sebagai daerah yang angka kemiskinan ekstrem mencapai nol pada akhir 2021.

Wakil Presiden
Wakil Presiden Ma'ruf Amin. (Foto: Sekretariat Wapres)

Maluku sebagai salah satu dari tujuh provinsi dengan daerah prioritas penyelesaian kemiskinan ekstrem. Kelima kabupaten prioritas di Maluku tersebut ialah Maluku Tenggara Barat, Maluku Tenggara, Maluku Tengah, Seram Bagian Timur dan Maluku Barat Daya.

Dalam upaya mengentaskan kemiskinan ekstrem pada akhir tahun 2024, pada tahun 2021 ini pemerintah menargetkan penanggulangan kemiskinan di masing-masing lima kabupaten di tujuh provinsi prioritas. Tersisa tiga bulan hingga akhir tahun 2021, maka diperlukan upaya percepatan untuk menangani hal ini.

Terkait itu, pemerintah akan memberikan tambahan Bantuan Sosial (Bansos) Tunai untuk rumah tangga miskin ekstrem di lima kabupaten prioritas di masing-masing provinsi, dengan menggunakan data keluarga penerima manfaat (KPM) yang tersedia.

“Untuk program khusus di sisa tahun tahun 2021 ini, kita akan menggunakan program yang ada yaitu Program Sembako dan BLT Desa untuk memberikan tambahan bantuan bagi kelompok miskin ekstrem di lima kabupaten prioritas ini,” ujar Wakil Presiden (Wapres) RI, Ma’ruf Amin, beberapa waktu lalu.

Usai memimpin rapat, Wapres juga meninjau produk pemberdayaan masyarakat industri mikro dan kecil dan menengah (IMKM), yang diupayakan sebagai salah satu cara untuk menekan angka kemiskinan masyarakat.

Turut mendampingi Wapres Ma’ruf dalam kunjungan tersebut ialah Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) Mahfud MD, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah serta Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop dan UKM) Teten Masduki. (Asp)

Baca Juga

Wapres Tinjau PTM di Tangerang Banten

#KH Ma'ruf Amin #Maluku
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Tradisi
Tradisi Hadrat di Maluku, Warisan Islami yang Hidupkan Semangat Idul Adha
Tradisi Hadrat menjadi warisan budaya Muslim Maluku yang terus dilestarikan saat Iduladha. Perpaduan selawat, rebana, dan nilai persaudaraan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Tradisi Hadrat di Maluku, Warisan Islami yang Hidupkan Semangat Idul Adha
Indonesia
Bentrok Antar Warga, Kapolres Tual Terkena Panah
Saat kini, kondisi keamanan di Desa Fiditan dilaporkan telah kembali kondusif meski aparat masih disiagakan untuk mencegah konflik susulan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 25 Februari 2026
Bentrok Antar Warga, Kapolres Tual Terkena Panah
Indonesia
Bripda MS Dipecat Polri, Berkas Kasus Penganiayaan Dilimpahkan ke Kejari Tual
Bripda MS terancam 15 tahun penjara setelah menganiaya pelajar MTS hingga tewas di Tual, Maluku. Ia juga bisa dikenakan denda Rp 3 miliar.
Soffi Amira - Rabu, 25 Februari 2026
Bripda MS Dipecat Polri, Berkas Kasus Penganiayaan Dilimpahkan ke Kejari Tual
Indonesia
Bripda MS Minta Maaf Sambil Gemetar, Alasan Pemukulan Bikin Geleng-Geleng Kepala
Di sisi lain, proses pidana tetap bergulir secara independen sesuai ketentuan hukum berlaku guna memenuhi rasa keadilan publik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 24 Februari 2026
Bripda MS Minta Maaf Sambil Gemetar, Alasan Pemukulan Bikin Geleng-Geleng Kepala
Indonesia
Bripda MS Resmi Dipecat dari Polri usai Aniaya Pelajar hingga Tewas di Maluku
Anggota Brimob, Bripda MS, resmi dipecat dari polri usai menganiaya pelajar MTS hingga tewas di Tual, Maluku.
Soffi Amira - Selasa, 24 Februari 2026
Bripda MS Resmi Dipecat dari Polri usai Aniaya Pelajar hingga Tewas di Maluku
Indonesia
Ketua Komisi X DPR Minta Kasus Kekerasan Aparat terhadap Pelajar di Tual Diusut Transparan
Proses hukum dilakukan secara transparan, objektif, dan tegas tanpa boleh ada impunitas terhadap pelanggaran yang menyebabkan kematian.
Dwi Astarini - Senin, 23 Februari 2026
Ketua Komisi X DPR Minta Kasus Kekerasan Aparat terhadap Pelajar di Tual Diusut Transparan
Indonesia
Kapolri Murka! Minta Kasus Anggota Brimob Aniaya Pelajar hingga Tewas Segera Diusut Tuntas
Kapolri Listyo Sigit Prabowo memerintahkan pengusutan tuntas kasus dugaan penganiayaan pelajar oleh oknum Brimob di Tual, Maluku, hingga tewas.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 23 Februari 2026
Kapolri Murka! Minta Kasus Anggota Brimob Aniaya Pelajar hingga Tewas Segera Diusut Tuntas
Indonesia
Gempa M 5,5 Maluku Tengah Getarannya Terasa Hingga Papua
Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,5 yang mengguncang kawasan Maluku Tengah, Maluku, pagi tadi getarannya terasa hingga Papua.
Wisnu Cipto - Sabtu, 17 Januari 2026
Gempa M 5,5 Maluku Tengah Getarannya Terasa Hingga Papua
Indonesia
Melahirkan Sendiri dalam Hutan Maluku, Berahi Tega Habisi Nyawa Bayinya
Pelaku berjalan masuk ke hutan Wairia setelah merasakan tanda-tanda akan melahirkan. Proses persalinan dilakukan sendirian hingga bayi lahir.
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
Melahirkan Sendiri dalam Hutan Maluku, Berahi Tega Habisi Nyawa Bayinya
Fashion
Kisah Nenek Moyang Maluku dalam Kain Batik Tulis Maluku Tengah di Trade Expo Indonesia
Kain indah memesona tersebut menjadi representasi batik tulis asal Maluku Tengah nan berkarakter dan memikat.
Dwi Astarini - Minggu, 26 Oktober 2025
Kisah Nenek Moyang Maluku dalam Kain Batik Tulis Maluku Tengah di Trade Expo Indonesia
Bagikan