Bentrok Antar Warga, Kapolres Tual Terkena Panah

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 25 Februari 2026
Bentrok Antar Warga, Kapolres Tual Terkena Panah

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Polisi Rositah Umasugi. ANTARA/Winda Herman

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketegangan antarwarga di Desa Fiditan, Kota Tual, Maluku, mulai terlihat sejak Minggu (22/2) malam dan meningkat pada hari kejadian akibat perselisihan antarkelompok pemuda yang kemudian berkembang menjadi aksi saling serang menggunakan senjata tajam.

Situasi ini tidak bersifat spontan, ketegangan sempat berlangsung beberapa hari sebelum pecahnya bentrokan besar yang melukai Kapolres.

Untuk mengendalikan situasi, ratusan personel gabungan dari Polri dan TNI diterjunkan ke lokasi. Aparat juga menggunakan gas air mata dalam upaya membubarkan massa yang tidak kunjung mereda.

Saat kini, kondisi keamanan di Desa Fiditan dilaporkan telah kembali kondusif meski aparat masih disiagakan untuk mencegah konflik susulan.

Baca juga:

Aksi Mahasiswa Yogyakarta Protes Kasus Pelajar Meninggal di Maluku Berujung Kericuhan

Kepala Kepolisian Resor Tual Ajun Komisaris Besar Polisi Whansi Des Asmoro menjalani operasi setelah terkena anak panah di kaki kiri ketika berupaya melerai bentrokan dua kelompok warga di Desa Fiditan, Kota Tual, Maluku, Selasa (24/2).

"Hari ini Kapolres menjalani operasi pencabutan anak panah di kaki kirinya, semoga proses operasi lancar dan segera diberikan kesembuhan," kata Kepala Bidang Humas Polda Maluku Komisaris Besar Polisi Rositah Umasugi di Ambon, Rabu.

Bentrokan yang berlangsung sejak Selasa sore itu melibatkan pemuda dari Fiditan Kampung Lama dan Fiditan Kampung Baru, yang semula saling serang dengan senjata tajam, seperti busur panah dan parang, serta pelemparan bom molotov.

Situasi sempat memanas di jalan utama Desa Fiditan hingga aparat kepolisian turun langsung ke lokasi untuk meredam kerusuhan.

Kapolres Whansi Des Asmoro terluka ketika sebuah anak panah melesat dan mengenai kaki kirinya di tengah usaha memisahkan kedua kelompok yang bertikai.

Ia kemudian dievakuasi ke RSUD Karel Sadsuitubun Langgur untuk penanganan medis lebih lanjut.

Selain Kapolres, sejumlah warga juga mengalami luka-luka akibat terkena panah dan lemparan batu selama bentrokan berlangsung.

Saat ini penanganan usai kejadian tersebut, pengamanan di perbatasan dua desa sudah dibentuk pos pengamanan gabungan yang terdiri dari TNI dan Polri, kemudian dibantu dari Polres Maluku Tenggara dengan melibatkan 100 personel.

"Situasi sampai saat ini sudah kondusif, kami dari kepolisian mengimbau kepada masyarakat secara umum dan khususnya yang berada di lokasi tempat kejadian perkara di Tual, yaitu Desa Fiditan untuk sama-sama menahan diri dan tidak melakukan perbuatan yang menyebabkan gangguan kamtibmas,” ucapnya.

#Polisi #Wakapolres #Maluku
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Bagian Dari Objek Vital, Warga Dilarang Demo di Bundaran HI
Di kawasan tersebut juga ada tiga kedutaan besar yang berlokasi di daerah tersebut seperti Kedubes China, Kedubes Jepang, dan Kedubes Jerman.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 Agustus 2026
Bagian Dari Objek Vital, Warga Dilarang Demo di Bundaran HI
Indonesia
Polisi Bongkar Pabrik Uang Kertas Palsu di Taman Tekno BAD, sebut Kualitasnya Grade A
Sebanyak empat tersangka berinisal S, NC, D, dan AB ditangkap dalam pengungkapan ini.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Polisi Bongkar Pabrik Uang Kertas Palsu di Taman Tekno BAD, sebut Kualitasnya Grade A
Indonesia
Banda Aceh Sempat Ricuh, Polisi Mulai Selidiki Pengibaran Bendera Bulan Bintang
Polda Aceh menyelidiki kerusuhan di Banda Aceh setelah massa mengibarkan bendera bulan bintang saat rangkaian kegiatan zikir dan doa tolak bala.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 17 Agustus 2026
Banda Aceh Sempat Ricuh, Polisi Mulai Selidiki Pengibaran Bendera Bulan Bintang
Indonesia
Polri Tepis Sertifikat Pramuka Garuda 'Jalur Tol' Jadi Polisi, Tetap Harus Lulus Seleksi
Polri menegaskan sertifikat Pramuka Garuda hanya dokumen pendukung seleksi. Calon anggota tetap wajib mengikuti tes sesuai aturan rekrutmen Polri.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
Polri Tepis Sertifikat Pramuka Garuda 'Jalur Tol' Jadi Polisi, Tetap Harus Lulus Seleksi
Indonesia
Polisi Bongkar Jalur Ganja Aceh ke Pulau Jawa, Sita 132 Kg Barang Haram
Pengungkapan tersebut merupakan hasil penanganan tiga laporan polisi yang berkaitan.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
Polisi Bongkar Jalur Ganja Aceh ke Pulau Jawa, Sita 132 Kg Barang Haram
Indonesia
Profil Untung Sangaji, Eks Polisi Pahlawan Bom Sarinah yang Bongkar Gudang 995 Senjata di Sekolah Jaksel
Untung Sangaji menjadi sosok kunci di balik pembongkaran 995 pucuk senjata api dan airgun, ribuan amunisi, alat cetak peluru, hingga narkotika di lingkungan sekolah swasta kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
Profil Untung Sangaji, Eks Polisi Pahlawan Bom Sarinah yang Bongkar Gudang 995 Senjata di Sekolah Jaksel
Indonesia
Polisi tak Yakin Ratusan Senpi di Bunker Sekolah untuk Kegiatan Ekskul Murid
Menurut polisi, tidak ada kaitan antara senpi dan ekstrakurikuler di sekolah.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
Polisi tak Yakin Ratusan Senpi di Bunker Sekolah untuk Kegiatan Ekskul Murid
Indonesia
Polisi akan Panggil Eks Ketua Yayasan Sekolah Pondok Pinang Terkait Temuan 995 Senjata
Polres Metro Jakarta Selatan berencana memanggil eks Ketua Yayasan berinisial IWD untuk mendalami keterkaitannya dengan temuan 995 airsoft gun dan senjata lainnya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 07 Agustus 2026
Polisi akan Panggil Eks Ketua Yayasan Sekolah Pondok Pinang Terkait Temuan 995 Senjata
Indonesia
Polisi Selidiki 995 Senjata di Yayasan Sekolah Pondok Pinang, Dalami Izin Kepemilikan
Polisi menyelidiki penemuan 995 senjata di yayasan sekolah Pondok Pinang, Jakarta Selatan, termasuk kepemilikan, dokumen, dan perizinannya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 07 Agustus 2026
Polisi Selidiki 995 Senjata di Yayasan Sekolah Pondok Pinang, Dalami Izin Kepemilikan
Indonesia
Polri Perkuat Deteksi Dini dan Patroli Berlapis untuk Cegah Gangguan Keamanan di Pusat Ekonomi
Pengamanan dilakukan secara berlapis dengan melibatkan seluruh jajaran kepolisian, mulai dari Mabes Polri hingga tingkat polsek.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Polri Perkuat Deteksi Dini dan Patroli Berlapis untuk Cegah Gangguan Keamanan di Pusat Ekonomi
Bagikan