Ini Ciri-Ciri Orang Lovable Menurut Penelitian

annehsannehs - Selasa, 22 Juni 2021
Ini Ciri-Ciri Orang Lovable Menurut Penelitian

Ciri orang lovable. (Foto- Unsplash/Scott Graham)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DICINTAI banyak orang menjadi salah satu hal yang menyenangkan. Kamu bisa menjadi orang yang mencairkan suasana dengan aura positif yang kamu hantarkan. Jika disukai banyak orang, kamu pun lebih mudah untuk menjalin hubungan baik dan bekerjasama dengan mereka. Maka dari itu, menjadi orang yang lovable adalah hal yang menguntungkan baik di dunia profesional maupun personal.

Dilansir dari Forbes, UCLA telah melakukan penelitian untuk mengetahui apa signifikansi yang diperlukan untuk menyukai seseorang. Pertama-tama, orang yang lovable cenderung sering bertanya. Dengan begitu, orang lain merasa bahwa kamu benar-benar mendengarkan. Tidak hanya asal mendengar, kamu juga mengklarifikasi bahwa kamu perduli terhadap topik yang dia bicarakan. Jika ingin menjadi orang yang lovable, banyak-banyaklah bertanya yang relevan karena kamu tidak tahu seberapa besar rasa hormat dan apresiasi yang akan kamu dapatkan hanya dengan bertanya.

Jadi orang yang lovable bisa memudahkan hidupmu.  (Foto- Unsplash/Hunters Race)
Jadi orang yang lovable bisa memudahkan hidupmu. (Foto- Unsplash/Hunters Race)

Selanjutnya, kamu akan disukai banyak orang jika tidak memainkan ponsel ketika sedang ngobrol. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang lovable biasanya jarang main gadget ketika sedang berinteraksi dengan orang lain sehingga lawan bicaranya merasa dihargai.

Baca juga:

Antiboros, Jurus Waras Finansial Pandemi

Salah satu hal terpenting lain adalah dengan menjadi orang yang genuine. Jadilah dirimu sendiri yang apa adanya dan penuh kejujuran. Ini disebabkan karena pada dasarnya, tidak ada orang yang menyukai kepalsuan. Genuinity mampu membuat orang lain mudah percaya denganmu.

Jadilah orang yang genuine.  (Foto- Pixabay/Free-Photos)
Jadilah orang yang genuine. (Foto- Pixabay/Free-Photos)

Tidak hanya itu, orang-orang yang lovable biasanya sudah mengetahui dirinya sendiri dengan baik. Orang-orang yang disukai banyak orang cenderung percaya diri dan merasa nyaman dengan diri mereka, kulit mereka, dan kepribadian mereka. Maka dari itu, mereka tidak harus pura-pura berperilaku tertentu untuk memenangkan hati orang lain secara tidak tulus.

Baca juga:

Nyata Ada! Orang dengan Kepribadian Ganda

Untuk menjadi orang yang lovable, kamu juga harus memiliki pikiran yang terbuka, menerima pendapat yang berbeda dengan pendapat sendiri, dan mau mendengarkan orang lain.

Kebiasaan ini pun sangat berguna di dunia pekerjaan agar ide-ide baru bisa timbul dan terlaksana dengan baik. Tanpa ada prasangka dan penilaian, kamu bisa melihat dunia melalui mata orang lain dan bisa memahami orang lain dengan lebih baik.

Menjadi orang yang lovable pun tidak harus memiliki kepribadian ekstrovert yang akrab dengan semua orang. Jadilah apa adanya, friendly, perhatian, dan pandai mengimbangi orang lain. (SHN)

Baca juga:

Mau Tahu Kepribadian Seseorang? Lihat Tali Sepatunya

#Psikologi
Bagikan
Ditulis Oleh

annehs

Berita Terkait

Lifestyle
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Psikiater mengungkap stigma dan ejekan saat menstruasi bisa memicu tekanan mental. Perempuan didorong berani membela diri dan memahami kondisi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Lifestyle
Psikiater: Mood Swing saat Menstruasi Itu Normal, Begini Cara Mengelolanya
Mood swing saat menstruasi sering disalahpahami. Psikiater Elvine Gunawan menjelaskan cara mengatasinya dan pentingnya self love serta pola hidup sehat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 April 2026
Psikiater: Mood Swing saat Menstruasi Itu Normal, Begini Cara Mengelolanya
Fun
Tren AI Therapy Meningkat di Kalangan Milenial - Gen Z, Psikolog: Bukan Pengganti Terapi Manusia
AI therapy makin populer di dunia dan Indonesia, namun psikolog menegaskan teknologi ini tidak bisa menggantikan peran manusia dalam terapi kesehatan mental.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 April 2026
Tren AI Therapy Meningkat di Kalangan Milenial - Gen Z, Psikolog: Bukan Pengganti Terapi Manusia
Indonesia
Belajar dari Tragedi Bocah SD NTT, Anak Cowok Juga Butuh Ruang Aman Bercerita
Tragedi yang dialami siswa SD YBR di NTT membuktikan anak laki-laki juga kerap mengalami masalah psikis, tetapi belum mendapatkan ruang aman untuk berbicara.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Belajar dari Tragedi Bocah SD NTT,  Anak Cowok Juga Butuh Ruang Aman Bercerita
Indonesia
Jangan Dipendam! Layanan Konsultasi Kesehatan Mental Gratis dan Rahasia Tersedia Nonstop di Jakarta, Bisa Kontak ke Nomor Ini
Tidak hanya itu, layanan ini juga terintegrasi dengan Kartu Tanda Peserta ASABRI
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 14 Juni 2025
Jangan Dipendam! Layanan Konsultasi Kesehatan Mental Gratis dan Rahasia Tersedia Nonstop di Jakarta, Bisa Kontak ke Nomor Ini
Fun
Kesedihan Seringkali Berujung pada Impulsive Buying, Ini Penjelasan Ilmiahnya
Bukan tentang barangnya, seseorang yang bersedih hanya mencari sensasi kesenangan dari aktivitas kesibukannya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Februari 2025
Kesedihan Seringkali Berujung pada Impulsive Buying, Ini Penjelasan Ilmiahnya
Fun
Alasan Psikologis Seseorang Jadi Fomo, Kenali Tanda-tandanya
Ada banyak alasan orang menjadi fomo, salah satunya butuh validasi.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 28 Desember 2024
Alasan Psikologis Seseorang Jadi Fomo, Kenali Tanda-tandanya
Fun
Sering Berbicara Sarkas Berarti Punya Kecerdasan Tinggi? Simak Penjelasannya
Sarkasme punya elaborasi terhadap kecerdasan seseorang.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 Oktober 2024
Sering Berbicara Sarkas Berarti Punya Kecerdasan Tinggi? Simak Penjelasannya
Fun
Waspada, Ini 5 Tanda Pasangan Kamu Punya Sifat Patriarki
Sifat patriarki bisa muncul dalam berbagai bentuk dan dapat memengaruhi hubungan antar pasangan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 Oktober 2024
Waspada, Ini 5 Tanda Pasangan Kamu Punya Sifat Patriarki
Fun
5 Manfaat Mengapresiasi Anak, Bekal Mereka Hadapi Kerasnya Hidup
Apresiasi mungkin hanya berbentuk kata, tetapi memberikan kekuatan luar biasa.
Wisnu Cipto - Minggu, 13 Oktober 2024
5 Manfaat Mengapresiasi Anak, Bekal Mereka Hadapi Kerasnya Hidup
Bagikan