Pendidikan

Bangun Kebiasaan Membaca dengan 6 Cara Ini

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 27 Agustus 2021
Bangun Kebiasaan Membaca dengan 6 Cara Ini

Ini tips untuk membangun kebiasaan membaca. (Foto: Pexels/Polina Zimmerman)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEJAK kecil, kita telah diajarkan untuk membangun kebiasaan membaca. Namun, beranjak dewasa, kita seringkali mengasosiasikan kegiatan membaca itu membosankan dan tidak interaktif. Padahal, kebiasaan membaca memiliki manfaat yang beragam pada kesehatan seperti meningkatkan kualitas fungsi otak, hingga mencegah penurunan kognitif akibat usia.

Menurut UNESCO, Indonesia menempati peringkat ke-69 dari 127 negara dalam kompetensi membaca, dan hanya 1 dari 1000 orang di Indonesia yang gemar membaca. Peringkat ini memperkuat bukti bahwa kebiasaan membaca merupakan suatu hal yang semakin sulit ditemui pada masyarakat Indonesia.

Baca Juga:

Tips Belajar Kilat Bahasa Asing ala Fiki Naki

Salah satu studi dari Haskins Laboratory menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara keterampilan membaca dengan kemampuan konsentrasi. Seseorang yang terbiasa membaca buku tanpa gambar, terbukti memiliki jangka waktu fokus lebih panjang karena terbiasa mempertahankan fokus ke sebuah tulisan tanpa distraksi. Memiliki tingkat fokus yang tinggi ini tentunya juga dapat memberikan manfaat lebih di setiap aktivitas yang kita lakukan.

Lalu, bagaimana ya cara membangun kebiasaan membaca buku jika kita tidak memiliki kebiasaan membaca? Tenang, mungkin kamu bisa simak tips berikut supaya membaca bisa jadi kebiasaan baru yang positif.


1. Tentukan Tujuan Membaca

Tentukan tujuan membaca. (Foto: Pexels/Andrea Piacquadio)

Memiliki visi yang jelas mengenai tujuan membaca kita adalah langkah pertama yang sangat penting. Tanyakan kepada diri kalian, apakah buku yang kamu baca bertujuan untuk hiburan atau motivasi? Apakah ingin mempelajari keterampilan tertentu? Atau mungkin ingin meningkatkan kosa kata? Pertanyaan ini nantinya merujuk ke jenis buku yang ingin kamu baca serta cara membacanya.


2. Membaca secara perlahan dan jangan terlalu ambisius

Membaca dengan perlahan. (Foto: Pexels/Taryn Elliott)


Bagi kamu yang belum terbiasa, membaca buku lima jam sehari mungkin akan terasa sangat berat. Untuk membangun kebiasaan dari nol, mulailah membaca buku satu halaman per hari. Perlahan, tingkatkan halaman membacamu secara konstan. Ingat, konsistensi merupakan kunci utama dari membangun sebuah kebiasaan baru.


3. Temukan video singkat atau sinopsis buku yang mau dibaca

Temukan video singkat atau sinopsis buku yang mau dibaca. (Foto: Pexels/Vlada Karpovich)


Sama halnya dengan menonton film, menyelesaikan sebuah buku akan membutuhkan waktu yang tidak singkat. Memahami gambaran umum, konsep dan pemikiran di balik sebuah buku adalah hal yang penting. Dengan begitu, kamu bisa menentukan apakah buku yang mau dibaca sepadan dengan waktu yang akan kamu habiskan.

Baca Juga:

Anak Makin Antusias Mengikuti PJJ Lewat Video Animasi


4. Habit stacking

Habit stacking merupakan salah satu tips. (Foto: Pexels/Shvets Production)


Waktu kecil, kita mungkin sering melihat orang tua kita minum kopi sambil membaca koran di pagi hari. Hal ini bisa dianggap sebagai habit stacking, yaitu menggabungkan dua kebiasaan dalam satu aktivitas. Jadi, cobalah untuk mencari kebiasaan apa yang kamu sering lakukan setiap hari, dan sisipkan membaca buku di dalamnya.

Misalnya, kebiasaan minum teh di malam hari sebelum tidur. Kali ini, kamu bisa menyertakan kebiasaan membaca satu halaman buku bersamaan dengan minum teh. Hal ini akan sangat mempermudah membangun kebiasaan barumu.


5. Audiobook sebagai teman membaca

Audiobook sebagai teman membaca. (Foto: Pexels/Karolina Grabowska)


Di zaman sekarang, kamu sudah bisa mengakses jutaan audiobook di internet. Cobalah untuk membaca buku dan mendengarkan audiobook secara bersamaan untuk meningkatkan interaksi serta mengurangi distraksi dalam membaca. Cara ini juga sangat bagus sebagai latihan dalam meningkatkan kecepatan membaca.


6. Ubah mindset

Mengubah mindset. (Foto: Unsplash/Kylie De Guia)


Jika terus menganggap kamu adalah orang yang tidak suka membaca, tips di atas akan sangat terasa sulit untuk dilaksanakan. Mulai sekarang, anggap diri kamu sebagai orang yang suka membaca agar tips di atas akan sangat mudah untuk dilakukan.

Nah, itu dia tips sederhana yang mudah-mudahan bisa mulai meningkatkan minat membaca kamu. Selain buku, kebiasaan membaca juga bisa kamu mulai dengan membaca artikel atau blog yang ada di internet. Salah satunya, kamu bisa membaca fakta seru dan menarik di ruangbaca oleh Ruangguru. (mic)

Baca Juga:

Belajar Jarak Jauh Asyik Kok

#Pendidikan #Budaya Membaca #Buku
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Indonesia
KPK Ikut Awasi Pelaksanaan SPMB di Jakarta, Cegah Orang Titipan dan Korupsi
Pelaksanaan SPMB telah berlangsung mulai 15 Juni hingga 9 Juli 2026.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
KPK Ikut Awasi Pelaksanaan SPMB di Jakarta, Cegah Orang Titipan dan Korupsi
Indonesia
Mendikdasmen Minta Dana Wajib Belajar 13 Tahun Rp 11,928 Triliun
Kementerian urusan pendidikan ini menyampaikan usulan tambahan anggaran sebesar Rp 40,75 triliun pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Mendikdasmen Minta Dana Wajib Belajar 13 Tahun Rp 11,928 Triliun
Indonesia
DPRD DKI Temukan Banyak Praktik Pungli dalam SPMB
Pungli mencederai pelaksanaan SPMB yang seharusnya berjalan bebas dari biaya.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
DPRD DKI Temukan Banyak Praktik Pungli dalam SPMB
Berita Foto
Dukung Pendidikan Berkelanjutan, UOB Salurkan Meja-Kursi Daur Ulang ke Sekolah Al-Rahmah
Suasana penyerahan donasi berupa mejad dan kursi daur ulang kepada siswa-siswi SD, SMP, SMA Al Rahmah di Jakarta, Senin (15/6/2026).
Didik Setiawan - Senin, 15 Juni 2026
Dukung Pendidikan Berkelanjutan, UOB Salurkan Meja-Kursi Daur Ulang ke Sekolah Al-Rahmah
Indonesia
Legislator Ingatkan Proyek Sekolah Rakyat Harus Perhatikan Keselamatan Anak
Sekolah Rakyat merupakan program strategis pemerintah yang harus dibangun dengan perencanaan matang agar mampu menjadi sarana pendidikan yang aman dan nyaman bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Legislator Ingatkan Proyek Sekolah Rakyat Harus Perhatikan Keselamatan Anak
Indonesia
SPMB DKI Tampung 245.980 Murid, Disdik Pastikan tak Ada Pungutan Biaya
SPMB 2026/2027 disiapkan untuk memastikan setiap anak di Jakarta memiliki kesempatan yang setara dalam mengakses pendidikan berkualitas.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
SPMB DKI Tampung 245.980 Murid, Disdik Pastikan tak Ada Pungutan Biaya
Indonesia
Pemerintah Targetkan Revitalisasi 71.744 Sekolah dari TK hingga SMA
Hingga saat ini, pemerintah telah menyelesaikan sekitar 70 persen dari target awal revitalisasi 11.744 sekolah.
Dwi Astarini - Jumat, 12 Juni 2026
Pemerintah Targetkan Revitalisasi 71.744 Sekolah dari TK hingga SMA
Indonesia
KPK Ungkap 28 Persen Penerimaan Murid Baru Masih Diwarnai Pungli
KPK mengungkapkan bahwa penerimaan murid baru di sekolah masih diwarnai pungli. Temuan ini pun cukup miris.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
KPK Ungkap 28 Persen Penerimaan Murid Baru Masih Diwarnai Pungli
Indonesia
Daripada Wajibkan Belajar Bahasa Prancis, DPR Minta Prabowo Fokus Benahi Persoalan Pendidikan Tanah Air
Kebijakan tersebut masih perlu dikaji termasuk kajian terhadap perangkat guru yang akan mengajar.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Juni 2026
Daripada Wajibkan Belajar Bahasa Prancis, DPR Minta Prabowo Fokus Benahi Persoalan Pendidikan Tanah Air
Indonesia
Mendiktisaintek: 122 Prodi Ditutup pada 2026, Mayoritas Bertransformasi Sesuai Kebutuhan Industri
Mendiktisaintek menjelaskan penutupan 122 program studi pada 2026 dilakukan atas usulan kampus. Mayoritas bertransformasi menjadi lebih relevan dengan industri dan teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Mendiktisaintek: 122 Prodi Ditutup pada 2026, Mayoritas Bertransformasi Sesuai Kebutuhan Industri
Bagikan