Zulhas Sebut 4 Nama Kader PAN Layak Jadi Menteri, Eko Patrio tak Direken

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 10 Mei 2024
Zulhas Sebut 4 Nama Kader PAN Layak Jadi Menteri, Eko Patrio tak Direken

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan.(foto: ANTARA/HO-Partai Amanat Nasional)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - KETUA Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menyebut empat nama kader partainya yang layak menjadi menteri di kabinet Prabowo-Gibran. Dari keempat nama tersebut, tidak ada lagi nama Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio.

Keempat kader PAN itu terdiri dari Waketum PAN Yandri Susanto dan Asman Abnur, Sekjen PAN Eddy Soeparno, serta Ketua Fraksi PAN di DPR RI Saleh Partaonan Daulay.

"Ada Yandri, ada Pak Asman, ada Eddy Soeparno ya kan, kalau Pak Hatta (Rajasa) maqom-nya lain, ada Pak Saleh Daulay, banyak ya," ujar Zulhas di acara Bimtek Anggota DPRD PAN seluruh Indonesia dan Rakornas Pemenangan Pilkada Tahun 2024, di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Kamis (9/5) malam.

Meski demikian, Zulhas sadar diri bahwa pemenuhan kuota menteri sepenuhnya hak prerogatif presiden dan wakil presiden terpilih, Prabowo-Gibran. PAN, kata dia, siap dengan kader-kader terbaik untuk membantu pemerintahan baru nanti.

Baca juga:

Zulhas Yakin Presidential Club Bisa Wujudkan Indonesia Maju

"Nanti soal menteri itu hak penuhnya prerogatif presiden terpilih, terserah kepada beliau. Kalau kader PAN kan banyak yang hebat-hebat," kata Zulhas.

Sebelumnya, Zulhas sempat memberikan bocoran bahwa Eko Patrio berpeluang mengisi salah satu pos menteri di kabinet Prabowo-Gibran. Bukan hanya itu, nama pria yang terkenal sebagai seorang pelawak itu juga menguat untuk maju di Pilgub Jakarta 2024.

"Kalau Jakarta ada Zita (Zita Anjani), ada Pasha (Pasha Ungu), ada Eko. Tapi Eko kan calon menteri ya," ungkap Zulhas, Selasa (7/5).(Pon)

Baca juga:

Alasan Kader PAN Ingin Yandri Susanto Jadi Menteri di Pemerintahan Prabowo-Gibran

#PAN #Zulkifli Hasan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Operasional Dimulai, Pejabat Mulai Dibagi Tugas Kunjungan Pantau Koperasi Merah Putih
Pemantauan tahap pertama menyasar sekitar 8.000 koperasi, dengan pengecekan yang direncanakan berlangsung selama delapan hari
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Operasional Dimulai, Pejabat Mulai Dibagi Tugas Kunjungan Pantau Koperasi Merah Putih
Indonesia
Manajer KDKMP Mulai Bertugas 1 Oktober 2026, Gajinya Capai Rp 8,3 Juta
KDKMP ditargetkan mulai beroperasi 1 Oktober 2026. Sebanyak 28.891 manajer telah dikontrak dengan gaji Rp6,8 juta hingga Rp8,3 juta.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Manajer KDKMP Mulai Bertugas 1 Oktober 2026, Gajinya Capai Rp 8,3 Juta
Indonesia
Tok! Gaji Manajer Koperasi Merah Putih Paling Tinggi Rp 8,3 Juta Bukan Belasan Juta
Menko Pangan Zulkifli Hasan meluruskan isu gaji manajer KDKMP, menegaskan total penghasilan paling tinggi berkisar Rp 8,3 juta disesuaikan UMK daerah.
Wisnu Cipto - Rabu, 30 September 2026
Tok! Gaji Manajer Koperasi Merah Putih Paling Tinggi Rp 8,3 Juta Bukan Belasan Juta
Indonesia
Presiden Prabowo Peringatkan Menteri yang tak Sanggup Kerja untuk Mundur, PAN: itu Peringatan Serius
Seluruh kinerja menteri juga berada dalam pengawasan langsung Presiden Prabowo.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
Presiden Prabowo Peringatkan Menteri yang tak Sanggup Kerja untuk Mundur, PAN: itu Peringatan Serius
Indonesia
PAN Respons Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Saleh Daulay: Menarik tapi Perlu Dikaji Mendalam
Wakil Ketua Umum PAN Saleh Daulay merespons usulan pilkada tanpa wakil kepala daerah. Menurutnya gagasan tersebut memerlukan kajian mendalam sebelum diterapkan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
PAN Respons Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Saleh Daulay: Menarik tapi Perlu Dikaji Mendalam
Indonesia
Zulhas Ungkap Masalah di BGN, Pemerintah Setop Sementara Pembangunan SPPG Baru
Menko Pangan Zulkifli Hasan menyebut masih banyak masalah di BGN. Pemerintah menghentikan sementara pembangunan SPPG baru dan fokus pada evaluasi MBG.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 22 Juni 2026
Zulhas Ungkap Masalah di BGN, Pemerintah Setop Sementara Pembangunan SPPG Baru
Indonesia
Putusan MK soal Caleg Perempuan Didukung PKS dan PAN, Partai Bisa Gugur di Dapil
Putusan MK yang mewajibkan keterwakilan 30% caleg perempuan mendapat dukungan dari PKS dan PAN. Partai yang tidak memenuhi aturan kini terancam gugur di dapil terkait.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Putusan MK soal Caleg Perempuan Didukung PKS dan PAN, Partai Bisa Gugur di Dapil
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Zulhas Minta Tambah Anggaran Koperasi Desa Rp 60 Triliun dari APBN
Beredar informasi yang menyebut Zulkifli Hasan meminta dana tambahan untuk program Kopdes Merah Putih. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 24 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Zulhas Minta Tambah Anggaran Koperasi Desa Rp 60 Triliun dari APBN
Indonesia
Harga Minyakita Mahal Akibat Masalah Distribusi
Harga Minyakita di Pulau Jawa dan Sumatera, diklaim relatif telah sesuai harga eceran tertinggi (HET), sedangkan sejumlah wilayah timur Indonesia masih menghadapi disparitas harga.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 13 Mei 2026
Harga Minyakita Mahal Akibat Masalah Distribusi
Indonesia
Kendalikan Harga Telur Ayam, Bulog Diperintahkan Gelontorkan Jagung Pakan ke Peternak
Langkah tersebut perlu segera dilakukan karena peternak telur menghadapi tekanan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 13 Mei 2026
Kendalikan Harga Telur Ayam, Bulog Diperintahkan Gelontorkan Jagung Pakan ke Peternak
Bagikan