Kesehatan

Yogurt Bisa Mengatasi Hipertensi

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Kamis, 02 Maret 2023
Yogurt Bisa Mengatasi Hipertensi

Yogurt bantu menurunkan tekanan darah tinggi . (Fot: Pexels/Alesia Kozik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEJUMLAH makanan memiliki kandungan yang bisa membuat tubuh sehat. Seperti yogurt yang ampuh membantu kamu untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Produk olahan susu ini bukan hanya enak, tetapi juga tinggi nutrisi.

Yogurt memiliki banyak manfaat kesehatan seperti melancarkan sistem pencernaan. Tak hanya itu, manfaat tak terduga dari yogurt ialah dapat menurunkan tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Baca Juga:

Cegah Hipertensi Sejak Dini

“Ya sebetulnya di buku-buku juga disebutkan. Saya menganalisa sendiri yogurt itu kan micro yodium ya, mikroba normal khusus yang sangat dibutuhkan,” ucap dr. Djoko Wibisono, Sp. PD-KGH dalam acara 17th Scientif Meeting Indonesia Society of Hypertension (InaSH) 2023 di Hotel Ritz Carlton, Jakarta Selatan kepada merahputih.com beberapa waktu lalu.

Yogurt diandalkan sebagai pengganti obat. (Foto: Pexels/Towfiqu Barbhuiya)

Djoko mengatakan kalau pada masing-masing usus terdapat dua setengah kilo mikroba yang fungsinya membantu pencernaan. Ia sangat setuju bahwa yogurt sangat bagus untuk dikonsumsi. Terlebih, dokter yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal InaSH itu mengonsumsi yogurt setiap hari untuk kesehatannya.

Pemaparan Djoko juga didukung pada sebuah penelitian terbaru oleh University of South Australia. Penelitian tersebut mengungkapkan makan yogurt secara rutin sama saja seperti mengendalikan tekanan darah secara alami.

Baca Juga:

Cegah Hipertensi dengan Gaya Hidup Sehat

Studi ini meneliti hubungan antara asupan yogurt. Hasilnya memang terbukti bahwa yogurt dikaitkan dengan tekanan darah lebih rendah bagi mereka yang memiliki penyakit hipertensi.

Produk olahan susu memiliki nutrisi yang tinggi dan baik untuk kesehatan. (Foto: Pexels/Alexas Fotos)



Sebuah penelitian lainnya yaitu Pekan Ilmiah American Heart Association (AHA) yang menyebutkan perempuan yang makan lima porsi yogurt atau lebih dalam seminggu akan berisiko lebih rendah terkena hipertensi sebanyak 17-23 persen dibandingkan perempuan yang hanya mengonsumsi yogurt sekali dalam sebulan.

Seperti dilansir dari hello sehat, yogurt memiliki kandungan mineral yang beberapa di antaranya terlibat dalam menurunkan tekanan darah berkat kandungan sejumlah mikronutrien (zat gizi mikro) seperti kalsium, magnesium, dan kalium. Semua zat gizi tersebut berperan penting dalam pengaturan tekanan tubuh.

“Kalau perutmu sehat pasti semuanya akan sehat. Karena ada pepatah mengatakan you are what you eat. Apa yang kamu makan itu akan menjadi bagian dari kesehatanmu. Kalo makananmu jorok, gulanya tinggi, dan lemaknya tinggi nanti kesehatanmu juga enggak bagus,” tutup Djoko. (dkr)

Baca Juga:

Kenali Thalassemia Pada Anak

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Indonesia
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
kajian kesehatan perlu dilakukan guna Memastikan ikan sapu-sapu layak dikonsumsi dan tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Indonesia
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Tantangan kesehatan di masa depan banyak bersumber dari zoonosis seperti virus Nipah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Bagikan