Lingkungan

Yayasan Konservasi Alam Nusantara Ajak Masyarakat Dukung Konservasi Laut

Andrew FrancoisAndrew Francois - Rabu, 21 Desember 2022
Yayasan Konservasi Alam Nusantara Ajak Masyarakat Dukung Konservasi Laut

Konservasi laut untuk selamatkan ragam spesies aslinya. (Foto: YKAN)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KAMPANYE Keep Our Oceans Amazing pertama kali diluncurkan secara global pada pertengahan November 2022. Kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang tantangan serta isu yang mengancam kelestarian laut dan satwanya.

Keep Our Oceans Amazing diluncurkan dalam rangka menyambut peluncuran film terbaru besutan 20th Century Studios, yaitu Avatar: The Way of Water, yang mulai tayang di berbagai negara pada 14 Desember kemarin.

Inisiatif Keep Our Oceans Amazing dicanangkan untuk mendukung program pelestarian laut yang dilakukan oleh mitra lembaga konservasi nirlaba internasional The Nature Conservancy (TNC). Kampanye ini juga menjadi upaya melindungi 10 satwa laut dan habitatnya yang dianggap berisiko terancam punah, yang diselaraskan dengan keindahan Pandora atau tempat unik bernuansa alam pada Avatar: The Way of Water.

Salah satu kegiatan dari rangkaian kampanye Keep Our Oceans Amazing di Indonesia, adalah EduTalk yang digelar di Jakarta Aquarium & Safari (JAQS) pada 17 Desember 2022. Acara tersebut menghadirkan Coral Reef Specialist dari Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) Rizya Ardiwijaya.

Baca juga:

Ayo Pemuda, Bantu Jaga Laut Indonesia

Kelestarian ekosistem laut jadi tanggung jawab bersama. (Foto: YKAN)

”Kelestarian ekosistem laut beserta spesies yang ada di dalamnya merupakan tanggung jawab kita bersama. Melakukan pengelolaan secara berkelanjutan adalah bentuk aksi nyata yang bisa kita lakukan,” terang Rizya.

Di Indonesia, laut mempunyai arti penting, karena dua per tiga wilayah tanah air merupakan perairan yang menopang kehidupan lebih dari 60 persen penduduk. Selain itu, perairan Indonesia dikenal memiliki keanekaragaman hayati laut tertinggi di dunia.

Karena faktor ini, Indonesia merupakan bagian penting dari inisiatif kampanye Keep Our Oceans Amazing, yang didukung oleh Yayasan Konservasi Alam Nusantara, sebagai mitra utama TNC di Indonesia. Bahkan, tujuh dari 10 spesies laut yang menjadi target upaya konservasi di dalam kampanye Keep Our Oceans Amazing dapat ditemukan di laut Indonesia.

"Keberlanjutan kehidupan di Planet Bumi sangat bergantung pada kesehatan laut. Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga kelestariannya. Laut menghasilkan setengah dari udara yang kita hirup, menyediakan mata pencaharian bagi miliaran orang, dan merupakan rumah bagi aneka ragam spesies," kata Direktur Pengembangan dan Pemasaran YKAN Ratih Loekito.

Avatar: The Way of Water bercerita tentang klan samudera dengan beragam makhluk laut, yang menginspirasi penonton untuk terhubung dengan keindahan ekosistem laut terhampar di berbagai belahan dunia.

Baca juga:

Hari Satwa Liar Sedunia, 7 Orang Utan Dilepasliarkan di Hutan Kalimantan

Film ini dilengkapi dengan deretan adegan menakjubkan yang menampilkan bioluminescence sangat hidup dan keindahan lanskap bawah air Pandora. Tema ini mengingatkan kita bahwa laut meliputi 70 persen dari keseluruhan area di Planet Bumi dan merupakan rumah bagi keragaman kehidupan yang luar biasa.

Ekosistem laut juga merupakan sumber makanan, penghidupan, dan memproduksi lebih dari setengah oksigen yang dihirup oleh manusia tiap harinya.

Kampanye “Keep Our Oceans Amazing” bertujuan untuk melindungi 10 satwa laut dan habitatnya dari ancaman kepunahan, termasuk paus beluga, paus biru, hiu paus, penyu sisik, manatee, pari manta, ikan kakatua, karang staghorn, singa laut, dan mangrove.

Spesies-spesies laut tersebut dapat ditemukan di perairan yang tersebar di seluruh dunia. Menariknya, banyak dari mereka memiliki kemiripan dengan makhluk dan habitat yang ditemukan di Pandora pada Avatar: The Way of Water. (waf)

Baca juga:

Menilik Populasi Owa Jawa yang Terancam Punah

#Peduli Lingkungan #Sains
Bagikan
Ditulis Oleh

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.

Berita Terkait

Fun
Water Turbine Project: Inisiatif Pendidikan Seni Museum MACAN untuk Isu Air dan Lingkungan
Museum MACAN meluncurkan Water Turbine Project, program pendidikan seni kolaborasi dengan Grundfos Indonesia. Angkat isu air, lingkungan, dan keberlanjutan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Desember 2025
Water Turbine Project: Inisiatif Pendidikan Seni Museum MACAN untuk Isu Air dan Lingkungan
Lifestyle
Ribuan Jejak Kaki Dinosaurus Ditemukan di Pegunungan Italia, Polanya Rapi bahkan Membentuk Pertahanan
Jejak-jejak yang sebagian berdiameter hingga 40 sentimeter itu tersusun sejajar dalam barisan paralel.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Desember 2025
Ribuan Jejak Kaki Dinosaurus Ditemukan di Pegunungan Italia, Polanya Rapi bahkan Membentuk Pertahanan
Indonesia
Temui Jokowi di Solo, Dato Tahir Bocorkan Tanggal Peresmian Museum Sains dan Teknologi
Founder dan Chairman Mayapada Group, Dato Sri Tahir, menemui Jokowi di Solo. Ia mengatakan, Museum Sains dan Teknologi diresmikan Maret 2026.
Soffi Amira - Jumat, 12 Desember 2025
Temui Jokowi di Solo, Dato Tahir Bocorkan Tanggal Peresmian Museum Sains dan Teknologi
ShowBiz
Studi Terbaru Ungkap Popularitas Berpotensi Turunkan Harapan Hidup Musisi, Gaya Hidup dan Kesibukan Tur Jadi Faktornya
Studi yang dipublikasikan di Journal of Epidemiology & Community Health ini menyebut popularitas mempersingkat usia hingga 4,6 tahun.
Dwi Astarini - Jumat, 28 November 2025
 Studi Terbaru Ungkap Popularitas Berpotensi Turunkan Harapan Hidup Musisi, Gaya Hidup dan Kesibukan Tur Jadi Faktornya
Indonesia
Sepakat Kerja Sama di Bidang Ekonomi dan Sains, Presiden Brasil Harap Bisa Untungkan 2 Negara
Brasil dan Indonesia sepakat bekerja sama di bidang ekonomi dan sains. Presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva, berharap kerja sama ini bisa menguntungkan dua negara.
Soffi Amira - Kamis, 23 Oktober 2025
Sepakat Kerja Sama di Bidang Ekonomi dan Sains, Presiden Brasil Harap Bisa Untungkan 2 Negara
ShowBiz
Dari Pengelolaan Sampah hingga Penanaman Mangrove, Synchronize Fest Tegaskan Komitmen Hijau
Synchronize Fest konsisten menjalankan berbagai inisiatif ramah lingkungan untuk mengurangi dampak negatif aktivitas urban.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 19 Oktober 2025
Dari Pengelolaan Sampah hingga Penanaman Mangrove, Synchronize Fest Tegaskan Komitmen Hijau
Dunia
Ilmuwan Peneliti Material Baru Terima Hadiah Nobel Kimia, Temuannya Dapat Bantu Selamatkan Planet
Penemuan mereka berpotensi mengatasi beberapa masalah terbesar di planet ini, termasuk menangkap karbon dioksida untuk membantu mengatasi perubahan iklim dan mengurangi polusi plastik melalui pendekatan kimia.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Oktober 2025
 Ilmuwan Peneliti Material Baru Terima Hadiah Nobel Kimia, Temuannya Dapat Bantu Selamatkan Planet
Lifestyle
Eco Paws, Kampanye Kreatif untuk Masa Depan Lebih Baik
Jakarta Premium Outlets menyerukan kampanye masa depan berkelanjutan lewat aksi nyata Eco Paws.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Oktober 2025
Eco Paws, Kampanye Kreatif untuk Masa Depan Lebih Baik
Dunia
Tiga Ilmuwan Raih Hadiah Nobel Fisika, Berjasa dalam Komputasi Kuantum
Membuka jalan bagi lahirnya generasi baru komputer superkuat.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Oktober 2025
Tiga Ilmuwan Raih Hadiah Nobel Fisika, Berjasa dalam Komputasi Kuantum
Indonesia
Pagi ini, Kualitas Udara di Jakarta Terburuk Kedua di Dunia
Kualitas udara di Jakarta terburuk kedua di dunia, Sabtu (23/8) pagi. Jakarta berada di angka 177 atau masuk kategori tidak sehat.
Soffi Amira - Sabtu, 23 Agustus 2025
Pagi ini, Kualitas Udara di Jakarta Terburuk Kedua di Dunia
Bagikan