Hari Pahlawan

Yang Chil Seong, Pejuang Garut Asal Korea Selatan

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 09 November 2017
Yang Chil Seong, Pejuang Garut Asal Korea Selatan

Taman Makam Tenjolaya, Garut (Foto: pemkabgarut.go.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Selama perang kemerdekaan di wilayah Garut, Jawa Barat terdapat seorang warga Korea Selatan yang ikut berjuang melawan Belanda. Namanya Yang Chil Seong.

Berdasarkan keterangan warga Garut kepada Antara, Yang Chil Seong kemudian menikahi wanita Garut yang mengubah namanya menjadi Komarudin. Komarudin memiliki kemahiran membuat bom dan ikut berperang melawan Belanda.

"Ya betul ada orang Korea yang pro kepada Indonesia dimakamkan di Makam Pahlawan Tenjolaya sini," kata Petugas Taman Makam Pahlawan pada Dinas Sosial Garut, Imam Sukiman saat ditemui di Makam Pahlawan Tenjolaya, Kabupaten Garut, Kamis (9/11).

Imam menuturkan Yang Chil Seong sempat mengganti namanya jadi Jepang yakni Tanagawa itu kemudian berdasarkan riset profesor asal Korea Selatan, Yang Chil Seong berganti jadi Komarudin.

"Komarudin asal Korea ini pernah ditelusuri benar tidaknya adalah orang Korea dan Jepang yang membelot melawan Jepang dan Belanda," katanya.

Komarudin merupakan tentara yang dibawa Jepang ke Indonesia untuk menjaga tahanan di Bandung, hingga akhirnya pergi ke Garut, kemudian bergabung dengan tentara pribumi untuk melawan bangsa penjajah.

Komarudin, kata dia, menikah dengan perempuan asal Garut, kemudian pindah keyakinan menjadi agama Islam hingga akhirnya hidup bersama dengan masyarakat Garut.

"Komarudin ini adalah mualaf, dia menikah dengan orang Garut," katanya.

Komarudin adalah ahli membuat bom, bahkan dirinya pernah meledakan jembatan di wilayah kota Garut untuk menghadang penjajah. Perjuangannya itu berakhir setelah tentara Belanda menangkapnya di Gunung Dora daerah perbatasan Kabupaten Garut dengan Tasikmalaya, kemudian membawanya ke Lapang Kerkof, Garut.

"Di Lapang Kerkof itu Komarudin bersama dua tentara Jepang yang sama-sama pejuang dieksekusi dengan cara ditembak," kata Imam Sukiman.

Sejarah pahlawan asal Korea tersebut sempat membuat kagum kalangan komunitas asal Garut yang menggelar aksi sosial membersihkan Makam Pahlawan Tenjolaya. Komunitas yang terlibat dalam aksi sosial itu sempat kaget ketika melihat batu nisan bertuliskan nama orang Korea Selatan dimakamkan di Makam Pahlawan.

Ketua pelaksana kegiatan tersebut, Yusep Kurniawan, menyatakan keberadaan makam pahlawan asal Korea itu telah menambah pengetahuan baru bagi warga Garut bahwa ada orang asing yang berani mati membela Indonesia.

"Ini menjadi kebanggaan buat kami, karena ada orang Korea begitu cintanya sama Indonesia, rela berjuang dan meninggal untuk Indonesia, tentunya ini jadi bahan pelajaran bagi kami," katanya.(*)

#Hari Pahlawan #Korea Selatan #Garut
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
JIPREMIUM 2026 Hadirkan K-Halal Pavilion kembali, Bawa Makeup Korea Besertifikat Halal
Halal Pavilion kembali hadir dalam JIPREMIUM 2026 dengan menghadirkan produk-produk asal Korea Selatan, termasuk makeup yang telah tesertifikasi halal.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
JIPREMIUM 2026 Hadirkan K-Halal Pavilion kembali, Bawa Makeup Korea Besertifikat Halal
Indonesia
Kapal Berbobot 268 Ton Terbalik di Busan Korea Selatan, ABK WNI Ikut Hilang
Kapal tunda terbalik di Busan, Korea Selatan, menewaskan satu awak. Dua ABK WNI ikut jadi korban, satu selamat, satu masih hilang.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Kapal  Berbobot 268 Ton Terbalik di Busan Korea Selatan, ABK WNI Ikut Hilang
Kuliner
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Studi bersama yang dilakukan peneliti dari Chung-Ang University, Jeju National University, dan World Institute of Kimchi menunjukkan bahwa proporsi warga Korea yang mengaku tidak makan kimchi dalam 24 jam terakhir meningkat hampir dua kali lipat.
Dwi Astarini - Selasa, 25 Agustus 2026
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Kuliner
Skandal Sawi Putih Berformaldehida di China Picu Kewaspadaan Korea Selatan, Parno Kimchi Beracun
Kasus ini mendorong Korea Selatan memperketat pemeriksaan terhadap impor sawi putih dari China.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
Skandal Sawi Putih Berformaldehida di China Picu Kewaspadaan Korea Selatan, Parno Kimchi Beracun
Indonesia
Kota Garut-Nagrek Ikut Goyang, Dampak Gempa Pangandaran di Area Pesisir Masih Didata
Gempa magnitudo 5,3 di Pangandaran terasa hingga Garut. BPBD Garut langsung menyisir pesisir pantai untuk mendeteksi dampak dan kerusakan. Warga panik berlarian keluar rumah.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Kota Garut-Nagrek Ikut Goyang, Dampak Gempa Pangandaran di Area Pesisir Masih Didata
Olahraga
Shin Tae-yong Disanksi Berat oleh Federasi Sepak Bola Korea, Dugaan Kekerasan terhadap Pemain
Shin Tae-yong terseret kasus dugaan kekerasan terhadap pemain saat masih menangani Ulsan HD pada musim lalu.
Frengky Aruan - Jumat, 24 Juli 2026
Shin Tae-yong Disanksi Berat oleh Federasi Sepak Bola Korea, Dugaan Kekerasan terhadap Pemain
Indonesia
Kemenlu Tangani WNI Kabur Dari Rombongan Wisata di Korea Selatan
Kabar mengenai seorang WNI berinisial F asal Madiun, Jawa Timur yang diduga kabur dalam perjalanan tur di Korea Selatan menjadi sorotan masyarakat
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Kemenlu Tangani WNI Kabur Dari Rombongan Wisata di Korea Selatan
Indonesia
Dubes Korsel Bertemu Megawati di Teuku Umar, Bahas Upaya Perdamaian Korea
Dubes Korea sangat mengapresiasi perhatian Megawati atas persoalan di Semenanjung Korea.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Dubes Korsel Bertemu Megawati di Teuku Umar, Bahas Upaya Perdamaian Korea
Olahraga
Pulang ke Korea, Son Heung-min Minta Maaf atas Hasil Buruk di Piala Dunia
Ia mengakui kata-kata maafnya tidak akan mampu menggambarkan besarnya kekecewaan dan kepedihan yang dirasakan para pendukung timnas Korea.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
Pulang ke Korea, Son Heung-min Minta Maaf atas Hasil Buruk di Piala Dunia
Olahraga
Gagal Bawa Korsel Bersinar di Piala Dunia 2026, Pelatih Hong Myung-bo Mundur
Satu-satunya kemenangan Korea Selatan diraih saat mengalahkan Republik Ceko dengan skor 2-1.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Juni 2026
Gagal Bawa Korsel Bersinar di Piala Dunia 2026, Pelatih Hong Myung-bo Mundur
Bagikan