Yakin Tak Ada Kudeta Militer, Pengamat: TNI Masih Loyal Terhadap Presiden

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 03 Februari 2021
Yakin Tak Ada Kudeta Militer, Pengamat: TNI Masih Loyal Terhadap Presiden

Militer Myanmar yang biasa disebut Tatmadaw berjaga di pos penjagaan di Naypyitaw, Myanmar, 1 Februari 2021. (REUTERS/STRINGER)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pengamat politik, Ujang Komarudin yakin di Indonesia tidak ada tradisi kudeta militer. Jika melihat kondisi politik saat ini, kudeta militer di Indonesia tak akan terjadi.

"TNI masih loyal terhadap Presiden. Namun, segala kemungkinan harus tetap diantisipasi," kata Ujang.

Baca Juga:

Aung San Suu Kyi dan Presiden Myanmar Win Myint Ditahan Militer

Hal itu disampaikan menyikapi dinamika politik kudeta pemerintahan yang terjadi di Myanmar pada 1 Februari 2021.

Ia menyarankan, Presiden Joko Widodo perlu memilih sosok yang loyal dan dekat untuk posisi Panglima TNI.

Personel militer berjaga di titik pemeriksaan di jalan yang menuju kompleks gedung Parlemen di Ibu Kota Naypritaw, Myanmar, Senin (1/2/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Stringer/wsj.

Ujang juga mengajak semua pihak untuk menjaga kesatuan dan persatuan bangsa. Ia juga mengajak persoalan bangsa diselesaikan secara bergotong royong.

"Disiplin menjaga protokol kesehatan agar tak banyak lagi anak bangsa yang jadi korban COVID-19," ujarnya.

Kudeta di Myanmar terjadi setelah ketegangan meningkat antara pemerintah sipil Suu Kyi dan militer terkait dengan sengketa hasil pemilihan umum.

Baca Juga

Myanmar Tutup Ibu Kota di Tengah Peningkatan Kasus COVID-19

Sejak 2011, Myanmar bergerak menuju pemerintahan demokratis setelah berada di bawah rezim militer. Aung San Suu Kyi menjadi tokoh demokrasi di negara itu.

Pada tahun 2015, Suu Kyi dan partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) terpilih memimpin negara melalui pemungutan suara. (Knu)

#Myanmar
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Diplomasi Selamatkan 2 WNI yang Disandera di Myanmar
Kementerian Luar Negeri mengungkap dua WNI berinisial AE dan S diduga disandera di Myanmar dengan tuntutan tebusan Rp 200 juta.
Frengky Aruan - Minggu, 19 Juli 2026
DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Diplomasi Selamatkan 2 WNI yang Disandera di Myanmar
Dunia
Nasib Tragis Pengungsi Rohingya, 500 Orang Diduga Tewas Tenggelam di Perairan Myanmar
Dua kapal pengungsi Rohingya tenggelam di Myanmar. UNHCR dan IOM menduga lebih dari 500 orang tewas. Mayoritas berasal dari Cox’s Bazar, Bangladesh.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
Nasib Tragis Pengungsi Rohingya, 500 Orang Diduga Tewas Tenggelam di Perairan Myanmar
Dunia
Ledakan Dahsyat Gudang Peledak Myanmar Tewaskan 45 Orang, Warga Diimbau Donorkan Darah
Lokasi ledakan berada sekitar 3 kilometer di selatan perbatasan China yang dikuasai Tentara Pembebasan Nasional Ta’ang (TNLA), kelompok bersenjata yang memperjuangkan otonomi di Myanmar.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Ledakan Dahsyat Gudang Peledak Myanmar Tewaskan 45 Orang, Warga Diimbau Donorkan Darah
Dunia
Aung San Suu Kyi Dipindah ke Tahanan Rumah, Lokasi Dirahasiakan Junta Myanmar
Pemimpin pro-demokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi dipindahkan dari penjara ke tahanan rumah.
Wisnu Cipto - Kamis, 07 Mei 2026
Aung San Suu Kyi Dipindah ke Tahanan Rumah, Lokasi Dirahasiakan Junta Myanmar
Indonesia
ASEAN Sambut Rencana Myanmar Lepaskan Tahanan Politik
SEAN hanya mencatat bahwa Myanmar telah menggelar pemilu bertahap hingga Januari yang menempatkan mantan kepala militer Min Aung Hlaing sebagai presiden.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Mei 2026
ASEAN Sambut Rencana Myanmar Lepaskan Tahanan Politik
Dunia
Keluarga Geng Judol China Minta Maaf Sebelum Dieksekusi Mati di Myanmar
11 terdakwa dari keluarga Ming dan 4 terdakwa dari keluarga Bai dijatuhi hukuman mati sejak 2025. Eksekusi mati mereka dilakukan akhir Januari 2026 lalu.
Wisnu Cipto - Kamis, 12 Februari 2026
Keluarga Geng Judol China Minta Maaf Sebelum Dieksekusi Mati di Myanmar
Berita
Kubu Pro Junta Militer Menang Pemilu, Kuasi 86 Persen Kursi Parlemen
Parlemen Myanmar, yang terdiri atas dua majelis, memiliki jumlah total kursi sebanyak 664, tetapi dengan 25 persen kursi dialokasikan untuk perwira militer.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 31 Januari 2026
Kubu Pro Junta Militer Menang Pemilu, Kuasi 86 Persen Kursi Parlemen
Indonesia
Junta Gelar Pemilu Pertama Sejak Kudeta Militer Pada 2021
Sebanyak 102 kota kecil melakukan pemungutan suara pada fase pertama pemilihan. Fase kedua dan ketiga akan diadakan pada 11 dan 25 Januari,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Desember 2025
Junta Gelar Pemilu Pertama Sejak Kudeta Militer Pada 2021
Dunia
Jet Junta Myanmar Jatuhkan Bom di Rumah Sakit, 33 Orang Meninggal
Bentrokan etnis telah memperparah krisis kemanusiaan Myanmar karena negara itu masih dilanda konflik sipil hampir empat tahun setelah kudeta militer Februari 2021.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Desember 2025
Jet Junta Myanmar Jatuhkan Bom di Rumah Sakit, 33 Orang Meninggal
Indonesia
Ratusan WNI Tejebak di Myanmar, 54 Orang Segera Dibawa Pulang
KBRI Yangon akan membantu menyiapkan dokumen perjalanan dan mengatur proses pemulangan melalui jalur Myanmar–Thailand bersama KBRI Bangkok. Upaya pemindahan WNI lainnya juga masih terus dilakukan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 05 November 2025
Ratusan WNI Tejebak di Myanmar, 54 Orang Segera Dibawa Pulang
Bagikan