WNA di Apartemen Kalibata City Tidak Disukai Penghuni Lain
Pemprov DKI resmikan Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Jakarta Selatan untuk hadapi MEA, Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (25/5). (Foto: MerahPutih/Muchammad Yani)
MerahPutih Megapolitan - Warga Negara Asing (WNA) yang tinggal di Apartemen Kalibata City ternyata memiliki kelakuan yang buruk. Hal ini diutarakan oleh Musdalifah Ketua Perhimpunan Penghuni Pemilik Satuan Rumah Susun (PPPRS) Apartemen Kalibata City.
"Macem-macem mereka arogan yang jelas, kalau ditegur merasa dirinya paling hebat. Kedua membuat gaduh, terus orang Iran kan identik dengan maaf ya Islam tapi mereka minum-minum (mabuk)," ucapnya saat acara pengukuhan dan peresmian Tim Pengawas Orang Asing (Timpora) Jakarta Selatan di Tower Sakura, Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, Rabu (25/5).
Lebih lanjut dengan geram Musdalifah mengatakan WNA yang paling tidak disukai oleh penghuni lainnya adalah WNA dari Iran dan Afganistan. Namun menurut Musdalifah bukan berarti WNA lain memiliki karakter lebih baik dari WNA Iran dan Afganistan.
"Semuanya. Selagi mereka mengacaukan Kalibata City enggak ada yang baik, Yang paling banyak cowok lah, ceweknya di simpan di dalam kamar," kata Musdalifah.
Wanita berhijab ini pun bersyukur dengan dipilihnya Apartemen Kalibata City sebagai Sekretariat Tim Pengawas Orang Asing (Timpora) Jakarta Selatan. Hal tersebut akan mempermudahkan PPPRS mengadu atas tindakan-tindakan WNA yang melanggar hukum.
"Kami dari warga sangat berterima kasih adanya sekretariat di sini. Sangat membantu, tidak perlu kami harus bersurat lagi, tidak perlu menjalani administrasi yang bagaimana," ujarnya.
Apartemen Kalibata City sendiri memiliki lebih dari 13 ribu lebih unit di Apartemen Kalibata City yang 20 persennya ditempati oleh WNA. Apartemen ini pernah menjadi sorotan lantaran ditemukannya kasus prostitusi online yang menjajakan PSK dari berbagai umur beberapa bulan yang lalu. (Yni)
BACA JUGA:
Bagikan
Berita Terkait
Polda Metro Jaya Bongkar Lab Narkoba Etomidate di Apartemen Pluit, 2 WNA China Ditangkap
DPR Minta Imigrasi Plototin WNA Jelang Nataru Biar Enggak Kecolongan Pelanggaran Administrasi Hingga Narkoba
Wagub Kalbar Gandeng Imigrasi Buru 15 WNA China Penyerang TNI di Area Tambang Ketapang
Duduk Perkara Belasan WNA China Serang TNI Pakai Parang di Ketapang Versi Kodam XII/Tanjungpura
Investor Bodong WNA Pakai Alamat Pegadaian di Tangerang, Imigrasi Perketat Cek Fisik Lapangan
Prabowo Jadikan WNA Bos BUMN, Pengamat: Bukti Kualitas Pejabat BUMN Sekarang Tidak Kompeten
WNA Boleh Pimpin BUMN, Kejagung Sebut Tetap Bisa Diproses Hukum jika Rugikan Negara
Kejagung Tegaskan WNA Bos BUMN tidak Kebal Hukum di Indonesia, Apalagi Kasus Korupsi
KPK Tegaskan WNA yang Pimpin BUMN Tetap Wajib Lapor LHKPN dan Bisa Diusut jika Korupsi
Tanggapi Kasus Jantung WNA Australia yang Tertinggal di Bali, Komisi IX DPR: Pelanggaran Serius dan Harus Diusut!