Werkudara Kembali Beroperasi, Pemkot Solo Keluarkan Kebijakan Baru

Selvi PurwantiSelvi Purwanti - Minggu, 26 Juni 2016
Werkudara Kembali Beroperasi, Pemkot Solo Keluarkan Kebijakan Baru

Sebuah gambar sosok tokoh pewayangan Werkudara yang ada di bus tingkat wisata Werkudara, Solo, Senin (9/5). (Foto: MerahPutih/Win)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Meski sepekan menjelang lebaran kembali beroperasi, namun pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mengeluarkan kebijakan bagi masyarakat yang ingin menaiki bus tingkat Werkudara.

Pasalnya, selama liburan lebaran nanti diprediksi animo masyarakat yang ingin menaiki bus wisata tersebut akan sangat tinggi.

Kebijakan tersebut, yakni membatasi jumlah penumpang atau dalam kata lain, tidak boleh diboking oleh sebuah perusahaan atau rombongan wisatawan.

"Saat beroperasi kembali besok, tidak ada kata boking. Jadi biar semua masyarakat bisa menikmatinya, karena kalau diboking seperti itu, otomatis jumlah masyarakat yang ingin menaikinya terbatas," jelas Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Solo, Yosca Herman Soedrajat kepada Merahputih.com, Minggu (26/6) siang.

Herman memaparkan, sebelum bus tingkat itu dilakukan perbaikan, dalam sehari bisa beroperasi sebanyak 2 kali. Namun, setelah dilakukan turun mesin, bisa beroperasi maksimal empat kali dalam sehari.

"Pokoknya kami mengutamakan wisatawan, kemarin sudah ada sejumlah rombongan perusahaan ingin memboking saat liburan lebaran kami tolak. Kalau bukan saat momen lebaran, mungkin no problem," terangnya.

Memang, dengan menaiki bus buatan Jerman ini, kita bisa mengenal sejumlah lokasi bersejarah di Kota Solo, seperti Museum Radya Pusataka, Benteng Vastenburg, Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Keraton Kasunanan, dan masih banyak lagi. (Win)

BACA JUGA:

  1. Asyik, Lebaran Tiba Bus Tingkat Werkudara Kembali Beroperasi
  2. Fasilitas Mewah Terminal Tirtodadi Solo
  3. Fasilitas Terminal Tirtonadi Solo Berkelas Internasional
  4. Ratusan Koleksi Museum Keraton Solo Dibersihkan
  5. Kelebihan Kapasitas, Tahanan Rutan Kelas I Solo Dipindah ke Nusakambangan

 

#Wisata Indonesia #Solo #Bus Tingkat Werkudara
Bagikan
Ditulis Oleh

Selvi Purwanti

Simple, funny and passionate. Almost unreal

Berita Terkait

Tradisi
Kirab Pusaka Malam 1 Suro, Keraton Solo Keluarkan 5 Kerbau Kyai Slamet
Ada lima kebo mahesa atau kerbau bule yang akan menjadi cucuk lampah pada kirab pusaka nanti.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Juni 2026
Kirab Pusaka Malam 1 Suro, Keraton Solo Keluarkan 5 Kerbau Kyai Slamet
Indonesia
Jelang Hari Raya Waisak, Bhikkhu Thudong yang Jalan Kaki ke Borobudur Mampir di Vihara Dhamma Sundara, Solo
Sebelumnya Bhikkhu Thudong mulai berjalan kaki dari Bali menuju Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah untuk memperingati puncak Hari Raya Waisak.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Jelang Hari Raya Waisak, Bhikkhu Thudong yang Jalan Kaki ke Borobudur Mampir di Vihara Dhamma Sundara, Solo
Indonesia
Ratusan Pengemudi Ojol Ngadu ke DPRD Solo, Keluhkan Tingginya Potongan Aplikator
Para pekerja transportasi daring saat ini berada dalam posisi dilematis yang serbatidak pasti.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Ratusan Pengemudi Ojol Ngadu ke DPRD Solo, Keluhkan Tingginya Potongan Aplikator
Indonesia
Suporter Nyalakan Flare, Manajemen Persis Solo Pasrah Jika Kena Sanksi Ratusan Juta
Tercatat, sebanyak 8 orang suporter terpaksa harus mendapatkan perawatan medis dari petugas P3K di lokasi karena mengalami sesak napas dan kepanikan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
Suporter Nyalakan Flare, Manajemen Persis Solo Pasrah Jika Kena Sanksi Ratusan Juta
Olahraga
Puluhan Suporter Persis Diamankan Usai Pesta Flare di Stadion Manahan
: Polresta Surakarta amankan 33 suporter Persis Solo karena membawa flare, smoke, petasan, dan miras saat laga kontra Dewa United di Stadion Manahan.
Wisnu Cipto - Minggu, 17 Mei 2026
 Puluhan Suporter Persis Diamankan Usai Pesta Flare di Stadion Manahan
Indonesia
Pemkot Solo Mau Revitalisasi Taman Sriwedari, Ahli Waris: Jangan Gegabah Bangun di Lahan Sengketa
Revitalisasi Taman Sriwedari kini menuai polemik. Ahli waris memperingatkan Pemprov Solo agar tidak mengganggu lahan sengketa.
Soffi Amira - Selasa, 12 Mei 2026
Pemkot Solo Mau Revitalisasi Taman Sriwedari, Ahli Waris: Jangan Gegabah Bangun di Lahan Sengketa
Indonesia
Pemkot Minta Bantuan China Kelola Sampah
Xi'an China adalah kota sejarah dan budaya seperti halnya di Solo yang juga memiliki banyak jejak peninggalan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 Mei 2026
Pemkot Minta Bantuan China Kelola Sampah
Indonesia
Dana Hibah Pemkot Solo Dikorupsi, Walkot Ubah Skema Penyaluran Jadi Non Tunai
“Kita perbaiki tata kelola keuangan dana hibah. Ini dilakukan agar tidak terjadi penyelewengan ataupun praktik korupsi," katanya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Mei 2026
Dana Hibah Pemkot Solo Dikorupsi, Walkot Ubah Skema Penyaluran Jadi Non Tunai
Indonesia
Pemkot Solo Gandeng Kejagung Revitalisasi Sriwedari, Siapkan Anggaran Rp 200 Miliar
Pemkot Solo menggandeng Kejagung untuk merevitalisasi Sriwedari. Anggarannya ditaksir mencapai Rp 200 miliar.
Soffi Amira - Kamis, 07 Mei 2026
Pemkot Solo Gandeng Kejagung Revitalisasi Sriwedari, Siapkan Anggaran Rp 200 Miliar
Indonesia
31 Jemaah Calon Haji Embarkasi Solo Dirawat di Arab Saudi, Kelelahan dan Pengaruh Cuaca
Mereka dirawat karena adaptasi dengan cuaca, lelah, dan riwayat sakit pribadi. Sebelumnya ada 24 orang dirawat.
Dwi Astarini - Kamis, 07 Mei 2026
31 Jemaah Calon Haji Embarkasi Solo Dirawat di Arab Saudi, Kelelahan dan Pengaruh Cuaca
Bagikan