Waspada saat Anak Mengalami Pembesaran Amandel, Berpotensi Radang Telinga Tengah
Anak bisa mengalami pembesaran amandel. (Foto: Unsplash/Caleb Woods)
MerahPutih.com - Bunda harus waspada saat si kecil mengalami pembesaran amandel. Kondisi tersebut dapat memperbesar kemungkinan si kecil terkena radang telinga tengah (Otitis Media).
Dokter spesialis ilmu kesehatan telinga, hidung, tenggorok, bedah kepala dan leher FKUI-RSCM mengatakan agar anak segera melakukan pemeriksaan apabila mengalami gejala tersebut.
Baca juga:
“Jadi risiko untuk terjadinya infeksi otitis media berulang itu memang ada, dan sebetulnya bukan berarti kalau sudah sekali kena otitis media pasti setiap batuk pilek kena otitis media, belum tentu,” kata dr. Rangga Rayendra Saleh, Sp.THTBKL, Subsp.Oto(K) dalam diskusi daring di Jakarta, Kamis (28/2) seperti dilansir Antara.
Menurut Rangga, radang telinga tengah bisa terjadi berulang kali walau peluang tersebut kecil. Namun, ia menegaskan agar para dokter melakukan pemeriksaan secara menyeluruh agar penyakit tersebut tidak terjadi lagi.
Baca juga:
Ingat Ya, Tidak Semua Radang Amandel Pada Anak Harus Dioperasi
Selain itu, lanjut Rangga, radang telinga tengah bisa terjadi berulang apabila pasien memiliki gangguan bawaan lahir, seperti celah langit-langit di bibir.
Radang telinga tengah dapat mengganggu aktivitas anak. Gejala yang dirasakan ialah nyeri telinga, demam, bahkan keluar cairan dari lubang telinga.
“Kalau terjadi otitis berulang maka aktivitas anak akan terganggu, oleh karena itu selain kita obati kita juga harus mencari faktor risiko dari otitis media ini kenapa sampai berulang supaya ditangani dan pada akhirnya tidak mengganggu aktivitas anak-anak,” kata Rangga. (ikh)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya